Rumah Kontrakan (Part 1,2,3,4)
www.diapoker.com .sayapoker.net agen bola
.www.bola54.com
.www.abcbola.com
jinpoker.com
sentabet.com .Judi Casino dan Togel Online Indonesia
.4playsports.com www.fansbetting.com
.www.sahabatdomino.com
www.agen4d.com
SoundCloud Indonesia .BursaBet.net
.www.musikkaraoke.com www.9ikanpoker.com
.
.www.sports188.com
www.anekapoker.com
www.pokervovo.com .modeldewasa.com
.www.terminalbet.com
.www.tokopoker.com
www.pokerkiukiu.com
agen judi agen judi
Halaman 1 dari 2 12 LastLast
Results 1 to 20 of 24

Thread: Rumah Kontrakan (Part 1,2,3,4)

  1. #1
    Banci Tua thealvino's Avatar
    Bergabung
    Dec 2011
    Lokasi
    Sumatra
    Posts
    1,635

    Rumah Kontrakan (Part 1,2,3,4)

    poker uang asli

    live Score Bola Indonesia
    Sebut saja namaku Ardi, usiaku saat ini menginjak 25 tahun dan baru saja menyelesaikan study ilmu computer disalah satu universitas di Jakarta, baru-baru ini aku pindah dari kost2an ke salah satu kontrakan didaerah yang lumayan padat penduduk tapi melihat dari orang2 yang menetap disana sepertinya orang2 dari kelas menengah.
    Kontrakan yang aku tempati terdiri dari 20 rumah yang berbaris sebelah menyebelah, kebetulan aku menempati posisi paling tengah, saat pindahan aku mengetahui kalau keluarga disamping kanan kontrakanku adalah pasangan suami istri keturunan Chinese yg baru menikah kurang lebih 2 minggu dan juga baru pindah ke kontrakan tersebut, suaminya bernama Anton mempunyai perawakan tinggi dan wajah yg lumayan tampan, usianya 29 tahun dan dia bekerja sebagai seorang accounting di salah satu perusahaan terkemuka di Jakarta sedangkan istrinya bernama Siska tidaklah berkerja, usianya sekitar 25 tahun penampilannya sungguh2 sepadan karena mempunyai wajah yang cantik dan tubuh yg proporsional dengan tinggi sekitar 165 cm, kulitnya putih dengan bulu2 hitam halus dilengannya, pinggang yg langsing tapi mempunyai bokong yang bulat dan menonjol, tapi yang membuat aku sangat terkagum adalah buah dadanya yang lumayan besar dan membusung seakan menantang untuk dipegang, kutaksir ukurannya saat itu sekitar 36.

    Kalau tetanggaku yang sebelah kiri adalah pasangan suami istri keturunan sunda yang telah menikah kurang lebih 3 tahun dan sudah dikarunia seorang putra berusia 2,5 tahun, suaminya bernama Mang Ujang berusia sekitar 35 tahun dan bekerja sebagai seorang security di sebuah Bank, sedangkan istrinya bernama Ece Geulis berusia sekitar 30 tahun dan kesehariannya juga mengurus rumah dan anaknya, Ece Geulis inipun tidak kalah cantik, dia mempunyai kulit halus kuning langsat, walaupun sudah pernah melahirkan tapi bentuk tubuhnya sungguh dapat menggiurkan setiap lelaki yang melihatnya, tingginyapun sekitar 165 cm, untuk tubuh aku piker antara Siska dan Ece Geulis kurang lebih mempunyai nilai yang sama.

    Malam itu pkl. 21.00 hujan turun dengan derasnya aku belum tertidur karena aku masih mempunyai pekerjaan untuk melengkapi CV ku, keberuntungan dating kepadaku karena Mas Anton tetangga sebelah kananku menawarkanku sebuah pekerjaan ditempatnya bekerja, sedang asyiknya aku bekerja aku terganggu oleh bunyi gemeretak seperti ranjang yang berderak2, aku menjadi penasaran akan bunyi tersebut, ternyata suara tersebut datang dari dinding sebelah kananku, pikiran nakalku mulai bermain dan aku mencoba untuk menempelkan telingaku kedinding, oleh karena dinding kontrakan tersebut tidaklah tebal aku mendengar sesuatu yang membuat jantungku berdebar2, aku mendengar suara napas 2 orang sedang berpacu menggapai nikmat, aku terus mendengar sampai suara itu terhenti.
    Malam itu pikiranku berkecamuk, aku membayangkan siska tetanggaku yang cantik dan sexy itu sedang ditunggangi oleh suaminya, hujan masih turun dengan derasnya, entah dorongan darimana aku mulai mencari celah di dalam kontrakanku untuk mengintip aktifitas pasangan tersebut, hanpir 15 menit aku memperhatikan seluruh dinding tapi tak satupun celah yang kudapatkan, aku merebahkan diri menenangkan diri sambil terus berpikir, tak sengaja aku melihat ke bubungan atap kontrakanku ternyata disitu ada celah sebesar ukuran orang, biasanya celah diatap setiap rumah memang disediakan untuk memeriksa jaringan listrik yang putus, akupun mendapat ide untuk menaiki atap rumahku melalui celah tersebut, cukup sulit dan beresiko tapi napsuku tidak bisa dibendung, dengan nekat kuambil senter dan tangga lalu kunaiki atap kontrakanku, sesampainya diatas sungguh gelap hanya ada beberapa cahaya yang tembus dari beberapa rumah, aku bergerak perlahan mendekati atas kamar pasangan tersebut, kususuri pelan2 tiang2 pembatas dan akhirnya aku berada tepat diatas kamar tersebut, aku berusaha mencari2 celah dikamar tersebut, sungguh beruntung ternyata atap kamar mereka juga sama dengan kamarku yaitu mempunyai celah atau pintu darurat diatasnya, pelan2 kugeser penutup dari triplek tersebut dan jantungku seakan ingin meledak, aku menelan ludahku karena aku melihat pemandangan yang luar biasa indah, aku melihat siska sedang tergolek telanjang bulat tanpa ada selembar benangpun menutupi tubuhnya yang luar biasa indah, aku yang sehari-harinya hanya bisa membayangkan kemontokannya dibalik kaos putih transparan yang sering digunakannya kini aku mendapat pemandangan yang luar biasa, payudaranya besar begitu kencang dan bulat, kemaluannya yang begitu licin, kelihatan sekali dia sangat merawat organ intimnya, aku terus memperhatikan mereka, terlihat mereka sedang berbicara dan tangan suaminya terus mempermainkan payudara istrinya, trus dipermainkan akhirnya gairah istrinya pun bangkit kembali, aku mendengar siska berkata “ Mas..burung mas nakal, dia bangun lagi tuh..hihihi”, anton pun menjawab”yah pasti bangunlah dia kan mau masuk ke sarangnya, diluar kan dingin, tolong dimandiin donk sayang sebelum dimasukan kesangkarnya..”, siska menjawab” ah aku gak mau kalau disuruh jilatin, aku kan geli, pokoknya aku gak mau ya Mas!”, Anton menjawab,” oke2 kalau gak mau, sini aku masukkan saja ke sangkarnya, aku mau kamu nungging donk!”, dan aku melihat siska merubah posisinya untuk menungging, woow sungguh luarbiasa pantat wanita ini, sunggu2 bulat dan begitu menantang, tak ada kulihat guratan2 selulit di pantat dan pahanya, begitu bersih..
    Melihat hal tersebut aku gak tahan pelan2 kukeluarkan penisku dan mulai mengocoknya dengan tanganku sembari terus kuperhatikan adegan panas yang ada dibawahku, klimaksku tidak terbendung berbarengan dengan klimaks yang mereka dapatkan, sebelum aku kembali kekamarku lama juga kupandangi wajah siska yang begitu cantik saat tertidur pulas dalam keadaan telanjang setelah 2 ronde digenjot oleh suaminya.

    Didalam kamarku aku termenung dan berpikir bagaimana caranya agar aku bisa menikmati tubuh siska, satu2nya jalan aku harus melakukan pendekatan yang intens terhadap keluarga ini dan saat aku berpikir aku mendapat ide yang cemerlang yaitu aku harus merekam setiap adegan yang terjadi dirumah mereka, aku punya rencana besok aku harus pergi ke glodok untuk mencari camera pengintai yang paling bagus, aku akan membeli mungkin cukup banyak untuk aku tempatkan diatas bubungan rumah anton dan oh iya aku juga akan menempatkannya pada tetangga sebelah kiriku.

    Tak sabar aku menunggu pagi hari untuk menjalankan rencanaku, pagi2 sekali aku sudah terbangun karena aku masih penasaran dengan kemolekan tubuh siska, akupun naik kembali keatap rumahku dan mencari letak kamar mandi mreka, mungkin saja aku bisa mengintip siska mandi, aku sekarang sudah berada tepat dikamar mandi mereka dan sudah mendapatkan celah diatapnya, tapi kulihat siska belum mandi, lama kutunggu ternyata tidak kelihatan juga, aku mencoba beranjak ke atas kamar mereka, dan disana kulihat ternyata siska sudah mandi dan sedang berdiri berkaca didepan kaca, dia hanya memakai sebuah handuk yang tidak terlalu besar, yang hany dapat menutupi payudara dan kemaluannya, penantianku tidak sia-sia saat dia mulai membuka handuknya, dengan bebasnya payudaranya menggelantung indah dan bongkahan pantatnya terlihat begitu menantang, akupun menelan ludah menyaksikan pemandangan tersebut, kulihat suaminya masuk kekamar dengan baju kerja yang sudah rapi, mungkin akan berangkat kerja, dari belakangnya suaminya berusaha memeluk dan meremas payudara siska, mereka berciuman, siska berkata “ Sudahlah mas..nanti gak kerja loh..”
    “ Sis, nanti kamu pergi ke pasar?" Tanya Anton.
    “ Iya, ada yang mau aku beli nih, Mas bisa antar aku?”
    “ Waduh sepertinya tidak bisa say..aku buru-buru mau meeting”
    “ oke deh, sebenarnya aku sih malas pergi sendiri karena jarak pasar tersebut lumayan jauh, ya sudah tidak apa2, nanti aku coba cari ojek saja, sudah lah kamu pergi kerja saja, tidak usah khawatir” . suaminya segera bergegas pergi kerja.
    aku terus menyaksikan sampai siska menutupi payudaranya dengan bra hitam yang sexy dan tubuhnya dengan tanktop putih.
    mendengar apa yang mereka bicarakan otak nakalku mulai bekerja, segera aku bergegas untuk turun kekamarku, maksud hatiku aku mau mencoba pendekatan dengan siska, mungkin aku ingin mencoba menawarkan diri mengantar siska kepasar.

    Saat aku beranjak mau turun, samar2 kudengar suara gemericik air dari tetangga sebelah kiriku, pikirku siapa lagi kalau bukan Ece Geulis, kesempatan ini tidak boleh disia-siakan, aku mendekati ke arah suara tersebut dan mencari celah untuk mengintip, aku mendapat dan langsung kuintip, wooow ternyata benar!! Seorang bidadari cantik tengah melepaskan satu persatu pakaiannya, ternyata Ece Geulis sedang bersiap untuk mandi, ck ck ck, aku kembali menelan ludahku dan penisku pun kembali menegang, aku sungguh beruntung semalaman aku mendapatkan pemandangan yang luarbiasa, pelan tapi pasti akhirnya tubuh molek tersebut akhirnya terbuka seluruhnya, aku kagum dengan wanita ini biarpun sudah memiliki anak tapi kesintalan tubuhnya masih sangat bagus, dengan mataku aku sapu semua lekuk dari tubuh Ece Geulis, payudaranya juga besar dan masih kelihatan kekencangannya, uuh rasanya ingin sekali aku meraih ,meremas dan menghisap kedua gunung tersebut..

    Selang hampir 10 menit aku memperhatikan Ece Geulis mandi aku tersadar akan rencanaku terhadap siska yang akan pergi ke pasar, segera aku turun dari atap rumahku lalu segera mandi, selesai mandi akupun mempersiapkan baju kesukaanku karena baju tersebut sedikit memperlihatkan sisi atletis dari tubuhku, aku pun segera mengeluarkan motor Honda CBR ku dan kuparkir dihalaman depan rumahku, karena antara masing2 kontrakan tidak pisahkan pagar atau tembok maka akan sangat mudah untuk bertegur sapa pikirku, aku pun berpura2 mengelap motorku.
    Tak lama kulihat siska keluar dari pintu kontrakannya sambil tersenyum menyapaku, oh my God cantiknya wanita ini pikirku.
    “ Pagi mas Ardi, sedang apa?” sapa siska.
    “ Pagi juga bu Siska, ini lagi siap2 mau berangkat ke tempat kuliah ada yang masih ketinggalan di kampus” sahutku.
    “ Ibu mau kemana?” Tanya ku berpura-pura.
    “ ini loh aku mesti kepasar, tapi aku sebenarnya malas karena letaknya jauh, disini cari ojek dimana ya?” Tanya siska, sambil ditampilkan diwajahnya muka sedih.
    “ maaf bu siska, kalau gak keberatan boleh aku temani ke pasar biar gak diganggu preman disana, setelah itu aku baru jalan ke kampus?” tanyaku.
    “ Memangnya searah?, dan Mas Ardi tidak keberatan? Nanti ada yang marah lagi?” sahut siska.
    “ tenang aja bu Siska, aku belum punya pacar, lagipula searah dan juga sekalian mau sedikit membalas kebaikan suami ibu karena telah memberikan saya pekerjaan” jawabku.
    “ oh begitu, memangnya mas Ardi ketempat kuliah jam berapa? Nanti aku ganggu waktuny lagi?” jawab siska seakan tidak enak hati.
    “ aku waktunya bebas koq, kan sudah lulus, tenang aja pokoknya beres deh..” sahutku.
    “ oke deh kalau Mas Ardi gak keberatan, terima kasih ya!”
    Diapun mendekatiku, jantungkupun berdetak tidak karuan, semalaman hingga pagi aku memandangi tubuh telanjangnya dan sekarang dia akan berboncengan denganku, woow ternyata bila kita berusaha pasti ada jalan..hehe.
    Motorku telah ku starter dan kulihat siska mulai menaiki motorku, karena motor ku tinggi dan posisi duduk siska searah denganku alhasil tubuh bagian atasnya jatuh kepunggungku, tak sengaja payudaranya menyentuh punggungku, tanganku sedikit bergetar, aku menahan napas menerima tekanan dadanya dipunggungku, ternyata dadanya keras juga, tak terasa penisku menegang..
    Siskapun tersadar dan menempatkan tangannya untuk membatasi dadanya agar tidak menyentuh punggungku.
    “ Maaf ya Mas Ardi gak sengaja” gumam siska dibelakangku.
    “oh Iya gak apa2, justru saya yang minta maaf motor saya terlalu tinggi dan nungging, tapi kalau kelamaan aku yang bisa bahaya Bu siska” candaku.
    “ Koq bahaya? Kenapa?” sahut siska.
    “ ya iyalah, aku bisa2 grogi dan gak konsentrasi bawa motornya saking empuknya,hehe” jawabku.
    “ ih, Mas Ardi bisa aja, memangnya gak pernah kesentuh sama begituan?” Tanya siska penasaran.
    “ hehe, aku belum pernah tuh, baru kali ini sama bu siska, sampai2 panas dingin aku,hehe” jawabku menimpali.
    Karena gemas siska mencubit pahaku, hal ini membuat penisku aku semakin terasa tegang.
    “ ih bu Siska jangan gitu dong, nanti kalau aku gak tahan gimana? Mau tanggung jawab”
    Kulihat wajah bu siska memerah, sungguh cantik wanita ini, rambutnya tergerai dan tertiup oleh angina.
    Kami pun terdiam seribu bahasa, tak terasa kami sudah sampai di parkiran pasar.

    Selama kurang lebih 15 menit aku menemani siska belanja kebutuhannya, aku melihat seluruh mata lelaki disana menyantap kesintalan tubuh siska yang hanya terbalut tank top putih dan bra hitam yang terlihat membayang di bajunya, setelah selesai belanja kembali dia terlihat kebingungan..
    “Kenapa Bu siska?” Tanya ku.
    “ Mas Ardi aku bingung pulangnya, ternyata jauh juga ya, kalau naik ojek aku jadi takut dijahati, gimana ya Mas?”
    “ Ya sudah aku anterin lagi pulang deh..”
    “ tapi Mas Ardikan mau kekampus?” Tanya siska.
    “ Gak apa2, besok2 aku bisa, sebenarnya aku Cuma mau minta tolong teman untuk buatkan aku CV lamaran, aku masih bingung” jawabku.
    “ oh begitu, kenapa gak bilang dari tadi, kan aku bisa buatkan untuk Mas Ardi, aku bisa koq, pokoknya bagus deh”
    Sahut siska.
    “ oke deh kalau begitu, jadi malu aku bu, yuk sekarang kita pulang”
    “ oh iya Mas Ardi jangan panggil saya Ibu donk, kita kan masih seumuran, aku kan masih muda juga, anak aja belum punya, kita saling panggil nama aja ya? Gimana ardi?” pinta siska.
    “ oke deh siska” sahut ku menyetujui.

    Tak lama kami sampai juga dikontrakan, aku melihat sekeliling keadaan masih sepi, mungkin semua sudah berangkat kerja. Aku menarik napas aman pikirku.

    “ trima kasih ya Ardi!” sahut siska saat turun dari motor.
    “ iya sama2, oh iya Cv saya kira2 kapan bisa dibuatkan sis?” tanyaku mengingatkan.
    “ nanti ya setelah aku masak sayur2 ini, aku nanti panggil kamu deh, kamu istirahat dulu aja”
    “ nanti di misscal aja, atau sms juga boleh” kataku
    “ boleh juga, berapa no hp kamu di?” Tanya siska.
    Akupun memberitahukan no hp milikku kepadanya dan diapun memberikan nomornya kepadaku.

    Kami sama2 masuk kedalam kontrakan kami masing2, karena masih penasaran aku kembali naik keatap rumahku dengan maksud kembali mengintip aktifitas dari siska.

    Didalam kamarnya kembali aku disuguhkan pemandangan yang luarbiasa karena siska mengganti bajunya dengan daster terusan dengan lengan tali, mungkin dia kegerahan setelah dari pasar tadi, dan mulailah dia memasak, aku segera turun untuk memikirkan rencana selanjutnya.

    Tak terasa 1 jam berlalu, sepertinya siska sudah selesai memasak, tak lama kudengar suara sms di handphoneku berbunyi, “ Ardi aku sudah selesai nih, kamu sudah bisa datang, oh iya bawa juga file2 kamu ya.” Sms dari siska.
    “Oke, aku segera ke sana, thx” jawabku, aku segera mengganti celana panjangku dengan celana pendek berbahan halus, biar gampang pikirku.

    Akupun mengetuk pintu kontrakannya, tak lama pintu dibuka dan aku dipersilakan masuk.

    “ Silakan duduk di, sebentar aku aku ambilkan minum” kata siska.
    “ waduh gak usah repot2 sis, kaya orang jauh aja” sahutku.
    “ Gak apa2, namanya juga tamu masa dicuekin, santai aja lagi” balasnya.
    Tak lama siska keluar lagi sambil membawa minuman, sambil merunduk dia menaruh gelas berisi coca cola dingin dimeja, karena daster yang dipakainya mempunyai coak V yang lumayan lebar aku melihat kedua gunung kembar miliknya tersembul diantara bra hitamnya, wow indah sekali bila dilihat dari jarak sedekat ini. Sungguh beruntung kau Anton pikirku.

    Siskapun tersadar kalau milik kesayangannya itu dipandangi olehku, dan segera menutup dengan nampan.

    “ Ih kamu nakal ya lihat2 punyaku, gak boleh tahu” sahut siska dengan wajah memerah.
    “ maaf ya sis, gak sengaja, tapi bagus banget koq, pantesan waktu tadi kesentuh di motor enak banget” jawabku bercanda.
    Tak sadar penisku terbangun dan tercetak jelas sekali di celana pendekku.
    Mata siska ternyata melihat perubahan pada celanaku, wajahnya merah dan sempat menelan ludahnya.
    “ tuh kan beneran” sambil tangannya menunjuk ke celana pendekku dan buru2 berjalan ke dapur dengan tangan menutupi matanya.
    , aku berkat dalam hati, kau tidak usah malu sis karena aku sudah melihat seluruh tubuhmu yang luarbiasa menggairahkan itu..tunggu saatnya aku akan menikmati tubuhmu dank kau pasti akan ketagihan denganku.

    Sekembalinya dari dapur terlihat siska sudah bisa menguasai diri dan menanyakan file2 yang aku bawa, dan dia mengambil kursi untuk mengerjakan CV ku dikomputerku.

    “ Tunggu ya di, sebentar aku buatkan” kata siska.
    Oleh karena ada yang masih bingung dia memanggilku untuk mendekat, aku beranjak dari kursi ruang tamu dan mendekat berdiri disampingnya, kembali aku melihat pemandangan yang luar biasa karena, payudara siska terlihat jelas diantara celah daster yang dipakainya. Oh good position pikirku.

    Aku berusaha menguasai diri agar tidak kelihatan grogi dan menjawab satu persatu pertanyaan dari siska sambil mata dengan rakusnya menyapu semua permukaan dari payudara siska, kulitnya begitu halus dan rambut2 halus tumbuh dipermukaan kulitnya.

    Tak sadar keluar perkataan dariku,
    “ Sis, bener gak kata orang, kalau perempuan mempunyai bulu2 halus dikulitnya, napsunya sexnya besar?” Tanyaku.
    Siska sempat terkaget menyadari kalau aku mempehatikannya. Dengan malu2 dia menjawab:
    “ aku sih gak pernah dengar di omongan seperti itu, memangnya kenapa?, kamu masih ngeliatin tubuhku ya? Aku bilangin suamiku loh” sahut siska mengancam.
    “ iya de sorry, habisnya kamu cantik banget sih, tadi aja dipasar semua lelaki perhatiin kamu, aku jadi iri sama mereka bisa pandangi kamu, sedang aku yang deket sama kamu gak boleh liat2” jawabku sedih.

    Kulihat ada perubahan di wajah siska mendengar perkataanku, dia menelan ludah.
    “ oke deh kamu boleh liatin tapi gak boleh sentuh2 ya”jawabnya.
    “ boleh bebas ngeliatin nih?” tanyaku penasaran.
    “ iya tapi jangan kelewatan ya” sambil tersenyum dia menjawabku.
    “ nah kalau begini baru adil, tapi kalau siska mau liatin aku juga gak apa2, bebas koq,hehe” candaku.
    “ ih apa yang aku liat dari kamu, tak usah ya” sombongnya.
    “ ah tadi kamu liatin celanaku, sambil menelan ludah lagi, artinya apa tuh?”tanyaku sengit.
    “ ih nakal bener nih ardi, habisnya gimana gak liat…” katanya terbata-bata.
    “ habisnya apa?” sahutku menyerbu.
    “ gee…de..banget kelihatannya” jawabnya gemetar.
    “ masa sih, dari luar mana kelihatan, itukan Cuma bungkusnya doank” jawabku pura2.
    “ gede tau..ah udah ah nanti kita gak selesai2 nih..” jawabnya mengalihkan.
    “ yah kalo gak selesai sekarang, besok aja kita lanjutin lagi, aku senang koq dibantuin sama cewe cantik dan sexy seperti kamu, hehe”jawabku.
    “Ardi!!, sudah donk” dengan raut muka merah dia membentakku.
    “ ok de, sorry, yuk kita lanjutkan” jawabku.

    Kamipun terlibat pembicaraan yang serius kurang lebih 1 jam, sampai akhirnya CV ku selesai dibuatnya.
    Akupun beranjak untuk pamit dengan siska.
    “ Terima kasih ya sis” sahutku.
    “sama2 di” jawabnya.
    “ Oh iya sis CV ini kapan ya aku bisa berikan sama suami kamu?” tanyaku.
    “ nanti jam 7 malam kamu datang saja kesini ketemu sama suami kamu, biar aku certain juga soal kenakalan kamu godain2 aku, biar diomelin sekalian, hihi” siska pun tertawa lepas.
    “ ih kamu jahat banget sis, jangan diceritain donk, inikan rahasia kita berdua,hehe, ok de nanti aku datang ya, oh iya nanti pakai baju yang sexy lagi ya, hehe” candaku.
    “ hu maunya tuh!, enak aja”sambil tersenyum dia menjawabku.

    Kami pun berpisah siang itu, aku kembali ke kontrakanku, niatku untuk beli camera pengintai aku urungkan karena sudah mendapat lampu hijau dari siska.
    Sekembalinya ke kamar aku masih penasaran dengan siska, akupun naik kembali ke atap kamarku menuju ke atas kamarnya, aku mulai mengintipnya, ternyata siska sedang berbaring istirahat, matanya sedikit terpejam, aku terkaget saat kulihat tangannya yang kanan bergerak kearah payudaranya dan meremasnya dan tangannya yang kiri bergerak kearah kemaluannya, oh ternyata dia sedang melakukan masturbasi, hehehe ternyata kamu juga terangsang ya sis, hehe rencanaku sudah berjalan mulus, tinggal tunggu waktunya pikirku.

    Aku terus memperhatikan siska yang sedang mastubasi itu dengan seksama, tiba2 timbul ide nakalku, aku bergegas turun, kulangkahkan kakiku menuju pintu rumahnya dan ku ketok pintu rumahnya.
    “ Sis, siska, bukain pintu donk, ada yang ketinggalan nih” teriakku.
    “ i..yaa..iiyaa, tunggu sebentar ya,” jawabnya terdengar gemetar.
    Tak lama keluar juga siska dengan wajah sedikit merah dan keringatan.
    “ ada apa ya di?” tanyanya.
    “ tadi kan kamu kerjain Cv aku masih ada yang teringgal satu yang belum di print” jawabku.
    “ sorry ya ganggu istirahat kamu, kamu koq keringatan gitu, kamu cape ya?” tanyaku sambil berjalan masuk ke ruang tamunya.
    “ iya aku kecapean kali, tadi lagi rebahan dikamar, eh kamu panggil2 aku, ya udah aku nyalain dulu komputernya, tunggu ya” jawabnya.
    “ Mau gak aku pijitin lehernya, biar pegal2nya rada enteng?” aku menawarkan diri.
    “ emangnya bisa? Tp gak mau ah nanti kamu macem2 sama aku..” katanya to the point.
    “ aku ini jagonya pijit memijit tau, soal macem2 sih tergantung respon kamunya tuh, aku sih bisa nahan diri, tapi kamu kan aku gak tau, hehehe”
    “ ah paling kamu yang gak kuat” balasnya.
    “ kita buktikan saja, gimana?” kataku.
    “ Oke” jawabnya tak mau kalah.
    “ mana lehernya?” aku mulai mendekat dan tanganku kuarahkan ke lehernya.
    Siska pun memberikan lehernya untuk ku pijit, pelan dan lembut mulai ku pijit lehernya, kulihat dia mulai menikmati pijatanku, kadang2 tangan ku bergerak nakal berusaha membuat dasternya jadi lebih terbuka agar aku dapat melihat payudaranya yang montok, sungguh aku menikmati pemandangan tersebut, tak terasa penisku menegang dan ternyata sudah merapat menekan kepunggungnya.
    “ tuh kan kamu yang gak kuat” rintihnya sambil menikmati pijatanku dilehernya.
    “ Justru aku semakin kuat tau, itu tandanya kekuatanku, tadi kan kamu bilang paling nanti aku yang gak kuat,hehe” balasku.
    “ maksudku bukan begitu tau, ih kamu nakalin aku nih” jawabnya.
    Sambil memijat terus saja kutekan tekan torpedoku di punggungnya, diapun kegelian.
    “ aduuuh…itu punya kamu gede banget sih, geli tau..jadi merinding” rintinnya.
    Memang aku melihat bulu halusnya kelihatan sedikit berdiri. Akupun semakin bernapsu.
    “ Ardi…kamu nakal banget, nanti kalau ketahuan suamiku gimana loh?” erangnya.
    “belum juga apa2 dibilang nakal, belum juga dipegang sudah bilang gede, pegang dong” pintaku.
    “ gak mau ah” jawabnya.
    “ itu kan gak bersih” katanya.
    “ kamu tuh salah, punyaku nih selalu aku bersihkan, pokoknya kamu pasti suka deh” akupun merajuk.
    “ memangnya kamu belum pernah pegang punya suami kamu?” tanyaku
    Dia menggeleng.
    “ Wah kasian deh kamu sudah gede begini, sexy lagi belum pernah pegang penis lelaki, padahal kalau sudah pernah pegang dan merasakannya kamu akan ketagihan deh, btw tau gak kalau aku tanya semua lelaki di dunia ini pasti mereka kepingin banget penisnya dipegang sama kamu” kataku.
    “ Gak ah…” jawabnya ragu.
    “sudah gak ragu2 aku jamin deh kamu pasti keenakan” sambil kuarahkan tangannya menuju ke penisku, kulihat dia dengan lembut meraba penis ku dari luar celana pendekku, untung aku sudah melepaskan celana dalamku waktu dirumah tadi.
    “ besar banget punya kamu di, keras lagi” sahutnya.
    “ memangnya punya suamimu gak seperti ini?” kataku.
    “ gak tuh” jawabnya.
    “ pegang dari luar mana enak, buka donk celanaku..” pintaku.
    Dengan sedikit merengut dia mulai membuka celanaku, wajahnya terlihat kaget begitu melihat penisku keluar dari
    celana, kepalanya begitu licin mempesona, dan kurasa ukurannya yang membuat dia tercengang.
    “ Bersih kan?” tanyaku, dan iapun mengganguk dengan wajah memerah, perlahan dia elus penis sambil dia perhatikan setiap lekuk penisku, dia kembali menelan ludah..
    “ besar sekali ya…Pernah diukur gak di panjang penismu?” tanyanya sembari tangannya gemetar menggenggam penisku.
    “ gak pernah tuh”jawabku, “ tolong diukurin donk” sahutku lagi.
    “ok, sebentar aku ambil penggaris”jawabnya.
    Lama juga dia keluar dari kamarnya sambil membawa penggarisan.
    “ susah carinya, sorry ya kelamaan, sudah kecil lagi ya?” tanyanya.
    “ iya lama banget sih, udah kecil lagi, ya kalau mau diukur mesti digedein lagi” kataku.
    “ caranya gimana sih?” tanyanya.
    Wah ini wanita lugu atau pura2 pikirku, tapi melihat caranya memegang penisku kelihatan sekali dia belum pengalaman.

    “ Banyak caranya, salah satunya dengan aku melihat payudaramu dan memegangnya, pasti dia kembali besar deh” kataku.
    “ masa sih?” sahutnya.
    “ Buktiin aja, boleh aku lihat dan memegang payudaramu?” pintaku.
    “ ehm…kita mestinya gak boleh melakukan ini loh di..nanti kalau ketahuan suamiku gimana?” sanggahnya.

    “ kalau kamu tidak kasih tau ya gak mungkin dia akan tau, betul gak?” sanggahku.
    “ ah aku rasa ini akal2an kamu aja untuk mengecilkan punyamu supaya bisa pegang2 dadaku, pasti kamu nakalin aku ya?” kata siska.
    “ gimana bisa begitu, itu kan berjalan alami, butuh elusan, pemandangan yang indah, percaya deh sama aku, nanti juga kamu keenakan deh..hehe, ayo donk, bolehkan kupegang dadamu?” rayuku sambil tersenyum dan memainkan penisku yang telah mengecil. Didalam hati aku tertawa melihat keluguan sikap siska.
    “ tapi…kamu Cuma pegang2 aja ya? Jangan kelewatan loh, janji ya, aku kan istri mas Anton..” pinta siska.
    “ iya aku janji deh”
    Perlahan dia mendekatiku dan duduk disampingku, aku pun langsung menyambutnya dengan rangkulannya, pelan tapi pasti mulai kuraba dada siska yang masih terbungkus dengan daster dan bra hitamnya dan mulai meremas lembut, terasa ditanganku napasnya memburu, tanganku mulai naik ke atas pundaknya untuk melepaskan tali ikatan dari daster yang digunakannya, kedua mata siska terpejam, sedangkan mataku terbuka lebar karena melihat 2 buah gundukan daging kenyal yang masih terbungkus bra hitam yang sexy terlihat begitu menantangku, aku menelan ludahku..tadi malam aku hanya bisa berkhayal menikmati kemontokan payudara siska sekarang ini aku bisa merasakan kehalusan kulitnya, kekenyalan dari dadanya, dan pastinya nanti aku bisa menghisap putingnya, tak sabar aku untuk melakukannya, tapi aku tidak mau keindahan ini berlalu dengan cepatnya..aku akan berlambat2 biar siska tidak akan melupakan kejadian hari ini dan besok2 akan merindukanku..
    “ sis..” panggilku
    “ehm..kenapa di?” jawabnya sambil matanya terpejam.
    “ku buka bra hitam mu ya?” tanyaku.
    “eehm..” hanya itu jawabnya sebagai persetujuan.
    Tanganku yang bergetar hebat segera membuka kaitan bra yang ada punggungnya, cukup sulit tapi akhirnya terbuka, mataku terbelalak begitu payudara siska terlepas dari penutupnya, begitu kencang dan besar, putting susunya yang hanya sebesar ujung jarri kelingking kelihatan berwarna coklat agak kemerah muda itu begitu keras, kelihatannya siska sudah terangsang hebat, sedangkan Mata siska tetap terpejam, akupun mendapat ide nakal, perlahan kukeluarkan dengan hati2 camera handphoneku dan siska dalam keadaan toples itu ku foto berulang kali tanpa sepengetahuan siska.
    Selesai mengambil gambarnya, dengan tak sabar ku raih dan kuremas kedua payudara siska dengan kedua tanganku, siskapun menggeliat nikmat, putingnya pun tak mau kusia-siakan, segera kuarahkan mulutku ke putingnya dan mulai menjilat, menghisap dan sekali-kali kugigit2 kecil.
    Siska menggelinjang hebat..
    “ ehmm. Duh..ardi..apa yang kamu lakukan…uow..ah.ah enak tau..aarrdi…kamu nakal banget..sudah donk aku bisa gak tahan nih..”
    “tuh kan sekarang malah kamu yang gak tahankan,makanya jangan sombong,hehe” sambil terus ku permainkan kedua susunya.
    “ehm..ardi tadi kan bukannya kita mau ngukur penismu? Sudah besar belum?” katanya seakan ingin menyadarkan.
    “ gak tau, coba aja periksa sendiri” kataku pura2 tidak tau, biar saja akan kuajari kau untuk agresif, sembari terus ku gumuli dadanya yang montok itu.
    “ aku periksa ya..boleh?” Tanya siska.
    “ boleh donk, buat kamu apa sih yang gak aku kasih..” jawabku
    Perlahan kulihat dengan malu2 tangannya siska bergerak ke selangkanganku, tak susah dia mencarinya, kini penisku sudah ditangannya.
    “ wah ternyata sudah besar lagi, yuk kita ukur di..” sahut siska.
    “ masa sih, sudah maximal belum?” tanyaku
    “ aku mana tau maximalnya penis kamu, kalau segini sudah maximal belum?” katanya ganti bertanya.
    “ coba kita lihat” jawabku.
    Akupun melepaskan cengkramanku pada susunya dan kami bangkit berdiri untuk melihat kondisi torpedoku.
    “ wah kalau segini sih belum maximal” jawabku berbohong, padahal torpedoku sudah keras sekali.
    “ ah masa di..ini kan sudah besar sekali, bisa lebih besar dari ini?” Tanya siska sambil mengelus penisku.
    “ iya ini belum maximal, masih bisa lebih besar, rangsangan dari kamu masih belum maximal nih” kataku menjebaknya.
    “ jadi aku harus gimana donk, aku elus2 gini biar tambah gede?” Tanya siska.
    “ mana bisa kalo hanya dielus2 saja, ini harus pake mulut kamu, ya dijilatin gitu” jawabku mengarahkan.
    “ ah aku gak mau..kan jijik..suamiku saja tidak pernah aku ciumin penisnya” sanggah siska.
    “ yah sudah kita tidak usah mengukurnya” jawabku sambil pura2 menarik penisku dari genggamannya dan berniat memasukkan kembali ke celanaku.
    “ yah jangan dimasukkan dulu donk, kitakan belum selesai mengukurnya” pinta siska memelas.
    “ habisnya kamu gak mau hisapin penisku sih, mau gak, buruan nanti kecil lagi loh, lagian nantinya kamu juga akan terbiasa trus ketagihan deh, percaya deh” kataku meyakinkannya.
    “ oke2 deh, aku mau..tapi gak lama2 ya..mana penismu, sambil berdiri saja?” kata siska ragu2.
    “ enakan sih akunya duduk dan kamu jongkok dilantai, yuk” kataku sambil menggiringnya ke sofa ruang tamunya yang lumayan lebar dan empuk.
    Siskapun mengikuti arahanku, kulihat diawalnya dia begitu ragu2 dan geli, tapi setelah penisku ada didalam mulutnya di sempat kaget karena tidak semua batangku bisa masuk kedalam mulutnya, paling hanya setengahnya sudaah mentok ditenggorokannya, kelihatannya dia baru pertama kalinya melakukan ini karena beberapa kali penisku berbenturan dengan giginya, sakitnya.., akupun memberitahunya agar tidak bersentuhan dengan giginya dan kuminta dia juga untuk menjilati batang penisku sampai ke buah pelirku..ooooh nikmatnya..
    “oohhh..nikmat sekali bibir dan lidahmu sis….terus sis..kamu makin pintar saja..” erangku.
    “ masa sih di? Diginiin enak ya? Ternyata asyik juga ya seperti makan permen lollipop..ternyata aku bodoh juga selama ini ya..terlalu termakan omongan teman2” sambil mulutnya terus mengulum batang penisku.
    Kurasakan semakin lama dia semakin ahli mengetahui titik2 rangsang yang kuat pada penisku, dan kulihat juga dia semakin menikmati penisku, seperti anak kecil menemukan mainan baru, digenggam erat penisku ditangannya. Tanganku pun tak diam saja, kuremas kedua susunya dan kepermainkan kedua pentil, kelihatan dia menggelinjang keenakan.
    “ di sudah maximal sekarang penismu?” Tanya siska menyudahi kulumannya pada penisku.
    “ coba kulihat, iya ini sudah besar maximal, betulkan lebih besar dan lihat kepalanya merah sekali, seakan2 mau meledak, mau diukur?” jawabku.
    “ mau donk, aku kan penasaran, soalnya suamiku saja tidak seperti ini, dari kecil memangnya sudah sebesar ini?” Tanya siska
    “ ya gak lah, aku punya rahasianya donk” jawabku.
    “ maksud kamu punya cara biar bisa sebesar ini?’” Tanya siska.
    “ pastinya siih, mau tau aja, hehe” jawabku.
    “ boleh donk bagi2 kau ajarkan untuk suamiku, akupun kepingin suamiku punya penis sebesar ini” pinta siska.
    “ gak mau ah, nanti kamu gak mau sama penis aku lagi, hehe” jawabku licik.
    “ please donk di…”pinta siska.
    “ ya sudah diukur dulu, berapa panjang dan diameternya” jawabku.
    “ oke, wah panjangnya 20 cm dan diameternya 4 cm, gede banget di, kalau punya suamiku paling hanya 12 cm dan diameternya 3 cm, jauh banget sama kamu..ceritain donk rahasianya” rayu siska.
    “ boleh tapi kamu harus tanggung jawab dulu karena sudah membesarkan penisku, hehe” kataku sambil kuelus2 batang penisku dihadapannya.
    “ tapi kita gak boleh melakukan hal itu di, kemaluanku hanya untuk suamiku, aku takut berdosa…,maafin aku ya di aku gak bisa “ jawabnya sambil buru dia merapikan bajunya.
    “ trus aku mesti gimana donk” tanyaku.
    “ yah kamu cari cara sendiri deh, sana pakai saja wc ku keluarkan gih disana, pokoknya aku gak mau” kata siska tetap pada prinsipnya.
    “ ah kamu tega sekali sama aku, gimana kalau kamu hisapin saja seperti tadi, lama2 juga bisa keluar, tolong ya” kali ini aku yang ganti merajuk. Waduh nih cewe bikin pusing gue nih, bathinku.
    “ hihi..gak mau ah, biarin aja kamu pusing sendiri, hihi” candanya nakal membuat aku semakin terangsang, pikirku apa aku perkosa saja dia, tapi akal sehatku bicara bisa rugi nantinya bagiku karena resikonya dia bisa kapok main sama aku.
    “ hihi, ya udah sini aku bantuin pakai mulutku, tapi ingat ya aku gak mau disetubuhi” jawab siska tidak tega.
    “ oke deh aku janji” sahutku sambil menyodorkan penisku ke mulut siska yang saat itu sedang duduk disofa.
    Sambil berdiri penisku dihisapnya, cukup lama dia menjilati penisku, dan tanganku kembali mempermainkan susunya, setelah hampir 5 menit akhirnya penisku mulai ada tanda2 mau meledak, aku ada ide nakal lagi, sengaja aku tidak mau bilang2 kalau penisku mau meledak, siskapun semakin rakus menjilati penisku. Saat penisku tidak bisa menahan ledakan sperma yang mau keluar sengaja ku benamkan penisku didalam mulut siska, dan muncratlah spermaku didalam mulut, siskapun terkaget tapi sudah terlambat sebagian spermaku menyemprot tenggorokan siska dan sebagian lagi muncrat di wajah siska. Puasnya hatiku, siska terbatuk2 dan segera berlari kekamar mandi untuk membersihkan spermaku.hehe..kena juga luh rasain, lagian gua sudah pusing sampai ke ubun2 tapi luh gak mau disetubuhi.
    Tak lama siskapun keluar dari kamar mandi sambil membawa handuk kecil dan menyeka mulut serta wajahnya.
    “ ih kamu nakalin aku ya, kamu gak bilang2 mau keluar, sebagian spermamu tertelan sama aku, tadi sperma kamu kental banget dan rasanya asin, ini sperma pertama yang aku cicipi, kalau suamiku tau bisa gawat kamu di” rengut siska sambil mencubit pinggangku.
    “ iya biar kamu makin sayang sama penisku, hehe” jawabku.
    Kami berpelukan dan berciuman mesra seperti sepasang kekasih yang tidak bertemu cukup lama.
    “oh iya janji ya ngasih tau rahasianya penis kamu itu” pinta siska mengingatkanku.
    “ gak mau ah, biarin aja punya suami kamu kecil, nanti kalau aku ajarin kamu lupain aku, udah kamu nikmati aja penisku ini, selamanya buat kamu deh,hehe” jawabku.
    “ tuh kan janjinya gak bisa dipegang, bener nih penismu milik aku selamanya?” Tanya siska sambil tangannya meraba penisku.
    “ so pasti lah, hehe” jawabku.

    Tak terasa hari sudah sore, siska memintaku untuk pulang, dia takut suaminya pulang dan menemukan kita sedang berdua.

    “oh iya sis, soal CV lamaran kapan bisa aku berikan ke suamimu?” tanyaku sebelum kembali ke kontrakanku.
    “ nanti jam setengah tujuh malam saja kamu datang kesini lagi,ok?” jawabnya.
    “ ok deh, tapi nanti kamu pakai baju yang sexy ya biar nanti malam aku tidurnya nyenyak, hehe”pintaku.
    “ ih masih nakal aja, gak mau ah, keenakan kamu nanti” katanya sambil kembali mencubit tanganku.

    Berat rasanya berpisah dengan wanita cantik dan menggairahkan ini, tapi daripada nantinya membahayakan lebih baik aku segera pamit, sebelum pamit aku melumat bibirnya kembali dan meremas dadanya.

    Aku pun pulang dan beristirahat untuk bersiap2 memulai petualanganku nanti malam, rencananya aku akan mengintip Ece geulis nanti, akupun tertidur, tak sadar ternyata jam sudah setengah tujuh malam dan aku dibangunkan oleh suara sms yang setelah kubuka ternyata dari siska yang bertanya apakah aku jadi untuk datang kerumahnya. Aku bersiap2 dan berjalan keluar rumahku mendekati rumah siska lalu mengetuk pintunya.
    Tak lama pintupun terbuka dan kulihat wajah orang yang kugumuli tadi siang membuka pintu untukku.
    Malam itu kulihat siska menggunakan gaun tidur warna hitam, kelihatan kontras sekali dengan kulitnya yang putih mulus itu, tangan siska memberi kode dibibirnya agar berhati2 dalam bicara dengan suaminya.
    Aku dipersilakan duduk oleh siska.
    “ sebentar ya di aku panggilkan suamiku, dia baru selesai mandi, mungkin sekarang sudah selesai” kata siska.
    “siapa mam?” Tanya orang didalam kamar itu.
    “ ini pah ardi tetangga sebelah dia mau ketemu sama kamu, katanya mau antar CV lamaran” teriak siska.
    “ oh iya, tunggu ya”
    Tak lama keluarlah anton suami siska dari kamarnya.
    “halo ardi, apakabar?” sahut anton
    “baik Pak Anton” jawabku, sementara bathinku bicara “luar biasa harini pak, istrimu sungguh2 luarbiasa nikmat”.

    Pak Anton duduk disofa dan mempersilahkanku juga duduk, sementara siska istrinya duduk disampingnya.
    “mana CVnya aku mau lihat, oh iya tunggu sebentar aku lupa ambil kacamata bacaku” kataPak Anton.
    Sementara pak anton masuk kedalam kamarnya, aku dan siska saling bertatapan, aku mencoba menggodanya dengan mengelus penis dibalik celanaku, siska melotot sambil tersenyum, diapun membalasku dengan memegang dadanya sambil lidahnya dikeluarkan seakan ingin menjilat, kami saling tersenyum. Tingkah kami hentikan setelah mendengar langkah kaki suaminya berjalan keluar dari kamar.
    Setelah pembicaraan serius hampir 30 menit akhirnya aku pamit untuk pulang, didepan pintu siska yang berdiri dibelakang suaminya mengerlingkan matanya kepadaku.

    Sesampainya dirumah aku segera menyusun rencanaku, segera kunaiki atap rumahku, tadinya kupikir mau langsung ke atas rumah Ece geulis tapi kuurungkan niatku, aku masih penasaran dengan siska, aku mau tau yang akan mereka lakukan malam ini. Kini aku sudah tepat diatas kamar mereka.
    Kulihat mereka tengah berbaring berdua diranjang dan tengah bercakap2.
    “ Gimana hari ini Mas?” Tanya siska
    “ Baik2 aja, semuanya lancer, bisnis perusahaanku semakin besar, penjualannya meningkat, ke depannya mungkin aku akan sering pulang telat karena aku ditunjuk untuk bertanggung jawab pada Div.Accounting” jawab suaminya.
    “ apakah itu artinya mas naik posisi?” Tanya siska.
    “ iya, apakah kamu senang?” Tanya suaminya.
    “yah pasti senang dong mas, mas ini gimana sih?” sahut siska.
    “ kalau begitu malam ini kita harus merayakannya” lanjut istrinya.
    “ bagaimana kita merayakannya?” Tanya suaminya sambil mencium dan memeluk tubuh sintal istrinya.
    Merekapun berpagutan dengan mesranya. Tangan suaminya mulai menjelajah ke bagian2 sensitif dari istrinya, mereka melakukan foreplay yang sungguh panas cukup lama, kulihat siska begitu bernafsu, mungkin itu gara2 tadi siang hasratnya belum tersalurkan bersamaku dan kini dia lampiaskan bersama suaminya, tapi sekarang mulai ada perubahan dari cara bercinta siska, kulihat dia sudah mau melakukan oral terhadap penis suaminya, kudengar suaminya sangat senang melihat perubahan dari istrinya, saat ini siska sedang menjilati penis suaminya, tak berapa lama kulihat suaminya tak dapat menahan ledakan spermanya tapi cepat2 dikeluarkan oleh siska sehingga tak sampai tertelan, hehe sudah pengalaman ni ye, bathinku.
    Tapi kulihat siska kelihatan kecewa karena setelah spermanya keluar ternyata penis suaminya tidak mau membesar kembali walaupun sudah beristirahat dan diransang olehnya.
    “ Mas anton burungnya dah bobo ya, masa baru 1 ronde sudah keok, akunya belum apa2 mas” sahut siska
    “ maaf ya sayang, aku hari lelah sekali, pekerjaan lagi banyak2nya, hal itu lah yang mau aku bicarakan dengan kamu, mungkin minggu2 yang akan datang staminaku akan terkuras lebih banyak, aku mohon pengertian dari kamu” pinta suaminya.
    “ iya deh gak apa2 aku ngerti, tapi mas mesti jaga kesehatan mas juga, jangan sampai sakit loh” jawab istrinya.

    Diatas atap aku hatiku bersorak gembira karena keadaan yang menimpa suaminya, jawaban dari istrinya yang mau mengerti aku pikir mungkin karena dia teringat sama penisku yang sangat besar.hehe ternyata arah angin keberuntungan sedang berjalan kearahku.

    “oh iya mas, btw si ardi nanti pekerjaannya sama dengan mas Anton?” Tanya siska

    Benar saja dugaanku ternyata dia teringat sama penisku, hahaha, hampir saja tertawaku lepas, cepat2 kututup mulutku.

    “ beda mah, dia dibidang IT yang urusin komputer2 dikantorku, sebenarnya kerjanya enteng dan cepat kalau memang dia sudah ahli, enaknya lagi pekerjaan ardi bebas waktunya, seperti orang freeland, tidak terikat waktu.” Jawab suaminya.
    Kulihat siska tersenyum puas.
    “bagaimana menurut mama si ardi itu?” Tanya suaminya.
    “keliatannya orangnya pintar..supel..dan bertanggung jawab, oh iya ada satu lagi dia lumayan ganteng juga,hihi” jawab siska.
    “ ganteng mana dengan ku?” Tanya suaminya.
    “ masih gantengan mas sih, tapi gak tau burungnya kuatan mana,hihihi” canda siska.
    “ koq kamu bicaranya gitu sih?” jawab suaminya.
    “ habisnya burungnya mas belum masuk kandangnya malam ini, udah tewas tertembak sebelum masuk kandangnya, hihi” sahut siska. Merekapun tertawa bersama dan siska menghabiskan malam itu tanpa orgasme…sungguh kasihan kau siska, lagian sombong sekali sih kau tadi siang tidak mau menerima torpedoku, aku mau lihat sampai kapan kau bertahan, bathinku..

    Malam itu berlalu aku juga tidak jadi mengintip aktifitas dari Ece Geulis dan suaminya, aku segera turun untuk beristirahat, akupun merebahkan tubuhku dan tertidur, kira2 pukul 11.30 malam handphoneku berbunyi, aku terbangun dan melihat ternyata ada sms, wah ternyata dari siska, ada apa nih pikirku,
    “ di, kamu sudah tidur?” begitu bunyi sms tersebut.
    “belum sis, ada apa ya?” segera kujawab dengan sms.
    “ boleh aku ke kontrakanmu?” balas siska.
    “ boleh aja sih, tapi ini kan sudah malam, nanti kalau suamimu tahu gmn? Balasku.
    “ dia sudah tidur pulas banget, ngorok lagi, gak mungkin bangun deh biarpun ada geledek”jawab siska.
    “ boleh ya? Ada yang mau aku bicarakan sama kamu, boleh ya di, please?” pinta siska.
    “ oke deh, tapi hati2 ya jangan sampai suamimu tahu” kataku
    “ iya tenang aja, bukain pintunya ya” balas siska.
    Dengan gembira aku bergegas bangun menuju pintu rumahku dan membuka kunci rumahku, tak lama muncul siska dengan menggunakan gaun malam hitam yang mempertontonkan tubuhnya yang sexy dan iapun segera masuk ke dalam rumahku.
    “ ada apa ya sis?” tanyaku pura pura.
    “ di enaknya ngobrolnya jangan di ruang tamu, nanti kalau ada tetangga yang dengar bisa berabe ah” katanya.
    “ oke deh kita ke kamarku saja” jawabku.
    Kupegang tangan siska dan kuajak kekamarku, sesampainya dikamar, aku minta duduk diranjangku.
    “ ada apa sih sis” tanyaku lagi.
    “ aku mau minta tolong sama kamu di” katanya.
    “ apa yang bisa kubantu?”tanyaku.
    “ tapi..aku malu ngomongnya..” balas siska.
    “ apaan sih, jadi penasaran gini” tanyaku lagi.
    “ begini di…tolongin aku dong, aku lagi nanggung nih…” jawab siska.
    “ maksudmu nanggung apa? Ngomong aja gak usah malu2 sama aku” sahutku.
    “ Bantu aku keluarin…” jawab siska malu..
    “ keluarin apaan?” tanyaku semakin penasaran.
    Dengan wajah memerah dia menunjuk kea arah kemaluannya.
    “ oh maksud, bantuin keluarin cairanmu? Supaya orgasme?,hahaha” kataku sambil tertawa geli.
    “ ih kamu nakal godain aku, ya udah deh gak jadi kalau kamu ledekin kayak gitu” siska berdiri seakan mau pergi.
    “ jangan marah gitu dong” sambil kuraih tangannya.
    “ kan nada suamimu, memangnya kamu gak minta sama dia?” balasku lagi.
    “ maunya begitu tapi dia sudah keburu lemes, kecapean kerja, aku dicuekin malam ini” jawabnya.
    “ gimana caranya aku bisa buat kamu orgasme kalau masukin penisku aja gak boleh sama kamu?” tanyaku.
    “ iya sih..tapi aku butuh banget nih, gimana ya” Tanya siska kebingungan.
    “ boleh gak aku masukin?” Tanyaku lagi.
    “ ehmm. Oke deh…tapi nanti lubangku jadi longgar gak ya di, soalnya punyamukan lebih besar dari mas anton, nanti ketahuan sama dia gak ya?” Tanya siska.
    “ hahaha..ya pasti enggaklah, lubangmu itu elastis tau, jadi dia akan kembali normal sperti biasa, kalau enggak elastis wah banyak ibu2 diceraikan sama suaminya karena melahirkan” jawabku.
    “ tapi bukannya setelah melahirkan jadi longgar?” Tanya siska lagi.
    “ kepala bayikan lebih besar dari punyaku sis,gimana sih, mau gak?” balasku.
    “ oke deh..tapi pelan2 ya aku belum pernah ngerasain yang sebesar itu” jawab siska.
    “ sip lah..siska2 dari tadi siang aja, kamu bikin repot aku aja, tapi…” kataku.
    “ tapi apa di…? Balas siska.
    “ apa kata orang kalau kita melakukan ini, nanti kalau suami tahu gimana? Godaku.
    “kamu nakalin aku lagi ya di?” sahut siska, sambil mencubit pahaku.
    Kutangkap tanganya dan segera kupeluk tubuh siska dan kamipun tertawa bersama sama sambil berguling diatas kasurku, kenyalnya payudara siska yang bersentuhan dengan dadaku kembali membangkitkan kelaki2anku, dengan lembut kucium bibirnya.
    “ kamu cantik dan sexy sekali malam ini siska?” kataku.
    “ kan tadi sore kamu yang pesan supaya aku pakai yang sexy?”jawab siska.
    “ oh iya, berarti sudah sesuai pesanan donk? Dan artinya pula aku harus bayar, karena yang aku pesan sudah sampai malam ini dengan mulus” kataku sambil tangan nakal menyusup dibalik gaunnya mencari payudara montoknya dan mulai meraba serta meremasnya, terasa ditelapak tanganku pentilnya sudah mengeras tandanya dia sudah terangsang.
    “ pembayarannya pakai apa sis? Cash atau cicilan perbulan nih?” tanyaku menggoda.
    “ ehm, sebentar aku piker dulu ya…ehm kalau bayarnya sih sudah jelas pakai ini” katanya sambil mengelus penisku yang sudah membesar.
    “ kalau soalnya kapan bayarnya, aku pikir aku minta dimuka dulu malam ini selanjutnya atau sisanya harus cicilan keras loh pak, heehe” kata siska sambil tersenyum2 nakal.
    “ maksud kamu bayar dimuka itu seprrti ini?” kataku sambil mengeluarkan penisku dan mengarahkan ke mukanya.
    “ betul sekali pak, hehe.. ini baru customer yang pinta sekali, tapi ingat ya cicilannya mesti rutin dibayar loh, kalau gak rutin aku kenakan denda” jawabnya sambil meraih penisku dan mulai mencium dan menjilat dengan napsunya.
    “ ehm..oke deh, nanti tolong dibuatkan schedull cicilan rutinnya ya, tapi kalau saya mau bayar cicilan agak besar dan sebelum schedullnya boleh ya? Tanyaku sambil mengelus rambutnya dan tanganku yang satunya lagi meremas payudara dan memainkan pentilnya.
    “ boleh, asal dikonfirmasi dulu, ingat ya bayarnya harus melalui saya loh” balas siska .
    “ ah kita ini seperti lagi kredit rumah, kita kan sekarang lagi persiapan mau menggapai nikmat, hehe, mana punyamu sini aku masukkin biar penisku ke lubangmu, biar kamu lega” kataku lembut dan mulai membuka seluruh gaun tidurnya, akupun terpesona begitu melihat celana dalam siska, wow begitu sexynya, malam ini dia pakai cd lingerie warna hitam hanya mampu menutupi kemaluannya sedangkan pantatnya yang bulat terbuka begitu menantang, sebelum aksiku kulanjutkan aku segera mengambil cameraku dan meminta siska untuk berpose sexy dengan hanya menggunakan bra hita dan cd lingerinya, tadinya dia menolak, tapi setelah ku rayu terus dengan mengatakan kalau hal ini bisa membuat penis tambah besar akhirnya dia mau juga dan mulai berpose sexy dengan wajah bersemu merah, hal ini membuatnya keliatan sangat sexy..
    “oke deh aku sudah gak tahan melihat kamu berpose seperti ini, coba kamu nungging, aku mau tusuk kamu dari belakang” pintaku.
    “ boleh..siapa takut” balas siska.
    “ jangan kapok ya dientot sama aku sis” sambil kuarah penisku ke lubangnya, sangat sulit bagiku untuk memasukkannya pertama kali, tapi setelah kulumasi dengan ludah akhirnya jebol juga pertahanannya, siska pun meringis kesakitan.
    “ jangan digoyang dulu di…uuh penismu padat sekali dilubangku..ohh” kata siska.
    “ sudah enakkna belum?” tanyaku.
    “ehhmmmm…iyaa..pelan2 ya di..”pinta siska.
    Akupun mulai mengenjot siska dari belakang, mata siska terpejam menikmati, baru 10 kali sodokan ternyata siska sudah dipuncak.
    “ oh di enak banget batangmu…aku gak kuat nih..aku sudah mau sampai ni di…terus disodok memekku di…ah ah ah” rintih siska dengan napas memburu.
    “ ardi….aahhhh..aku keluar…oooh batanngmu perkasa sekaliiiii..uh ah” teriak siska.
    Kurasakan tubuh siska mengejang dan melengkung kenikmatan. Terus saja ku genjot tubuhnya dan kurasakan sensasi yang luarbiasa karena kurasakan memeknya seperti meremas2 penisku, aku berusaha bertahan, pikirku aku harus benar2 menikmati tubuh sintalnya dan membuatnya tidak mudah melupakan kontolku. Hampir 1 jam aku menggenjotnya dengan berbagai macam gaya dan entah sudah berapa kali dia mencapai orgasme, sampai akhirnya akupun ingin meledak, kutekan sedalam2nya kontolku dan tak ingin kukeluarkan spermaku dari liang nikmatnya.
    “ooooohhhh…sis..sis…aku entot kamu sis..biar tau rasa kamu sudah nolak kontolku tadi siang…uh.uh.uh..ahhhh..aku keluar siska…nikmati nih peju panasku…” erangku sambil terus kugenjot sedalam2 dan secepat2nya kontolku didalam memeknya.
    “aduhh..ah.ah.terus di..jangan dikeluarin didalam di..jangan….”teriak siska seakan ingin berontak dan melepaskan diri.
    Aku tetap tak mempedulikan permintaan siska, aku harus menghukum kamu sis dengan kontolku, biar tau rasa kamu…hehe, trus kugenjot kontolku dan akhirnya meledak juga spermaku menyemprot semua ruang dalam rahim siska.
    Aku pun tergeletak diatas ranjangku disamping tubuh telanjang siska. Napas kami terengah engah.
    “ kamu jahat ardi kenapa dimasukan didalam di..” terlihat air mata siska keluar.
    “ aku melakukan itu karena sayang sama kamu..apapun yang terjadi aku akan tanggung jawab sama kamu..pecayalah sayang..” sambil kucium bibirnya yang basah.
    “oh ardi aku juga sayang sama kamu…terima kasih ya sudah mau Bantu aku..pejumu banyak dan hangat sekali didalam memekku..enak banget…” jawab siska.
    Kamipun beristirahat sambil berpelukan mesra. Samapi kami tersadar waktu sudah menunjukan jam 1 malam, kamipun berpisah dengan berat hati. Sesampainya dirumah siska meberitahuku dengan sms kalau suaminya masih lelap tertidur. Aku pun bernapas lega. Malam itu sebelum tertidur kembali siska mengirim sms yang bunyinya seperti ini:
    “ di aku puas sekali tadi..****** kamu perkasa sekali..terima kasih ya di..ku tunggu cicilan selanjutnya ya..hihi”

    Akupun tertidur dengan pulasnya…………..
  2. # ADS
    Circuit advertisement
    Bergabung
    Always
    Lokasi
    Advertising world
    Posts
    Many
    BursaBet
     

  3. #2
    Banci Tua thealvino's Avatar
    Bergabung
    Dec 2011
    Lokasi
    Sumatra
    Posts
    1,635

    Rumah Kontrakan 2

    paginya aku bangun kesiangan, untungnya aku belum mulai masuk kerja masih menunggu panggilan dari perusahaan pak anton, kubuka jendela rumahku untuk melihat situasi disekeliling, sepi sungguh sepi, ku buka pintu rumahku, pikirku biar udara segar masuk kedalam rumahku dan aku beranjak menuju kamar mandi, kubuka seluruh bajuku dan kusiram tubuhku dengan air dingin, uuh segarnya, saat aku mulai menyabuni tubuhku, terdengar suara perempuan memanggilku, samar2 kuperhatikan suara tersebut, kupikir suara siska, tapi bukan, akupun membilas sabun yang melekat di tubuhku dan bergegas mengambil handuk dan kulilitkan sekenanya ditubuhku dan segera keluar kamar mandi, tapi aku sungguh terkejut saat aku mau keluar dengan terburu aku menubruk sesuatu didepan pintu kamar mandiku, akupun terjaatuh menimpa sesuatu didepanku, setelah kagetku hilang ternyata seorang perempuan yang kukenali itu Ece geulis tertindih olehku dan yang lebih membuatku syok adalah wajahku terbenam diantara kedua buah dadanya yang saat itu hanya memakai tank top tali yang sexy, akupun berusaha bangkit berdiri dan membantu dia berdiri juga.
    “ Maaf ya ece, saya tidak liat ece didepan pintu” pintaku.
    “ iya mas ardi, saya yang mestinya minta maaf karena masuk2 sampai kesini, habisnya saya panggil2 koq gak sahutan, tapi pintu rumah kamu terbuka, jadi ece masuk saja” jawab ece sambil tersipu2, wuih cantiknya ece geulis ini, lama kupandangi wajah dan tubuhnya, tak terasa penisku menegang karena teringat tadi saat wajahku terbenam didadanya..
    Aku pun tak menyadari kalau aku hanya pakai handuk, handuk yang kupakai tidak dapat menutupi penisku yang saat ini sedang tegang.
    Ece geulis melirik penisku yang menjulang seakan ingin menembus keluar dari handukku.
    Wajahnya bersemu merah.
    “kenapa Ece? Koq muka ece jadi merah gitu?” tanyaku masih belum menyadari.
    Matanya memberi isyarat kepadaku untuk melihat selangkanganku, dan akupun terkaget saking groginya aku berusaha menutupi tapi sialnya mngkin karena tadi aku sempat terjatuh maka ikatan pada handukku kendor dan saat aku berusaha menutupi burung eh malah handuknya terlepas, uuups terbukalah handukku dan terlihatlah penisku yang tegak seperti monas. Ece geulispun menjerit melihat pemandangan seperti itu.
    “ aduh Mas Ardi!!, ih malu atuh mas” sambil berusaha menutupi wajahnya dan kulihat dia menelan ludahnya.
    “ups, maaf, maaf ya Ece saya gak kesengaja, gara2 ece sih ah saya jadi malu nih” jawabku, sambil membereskan handukku.
    “ koq gara2 saya sih mas ardi” jawab ece.
    “ kalau handuknya jatuh sih bukan gara2 ece tapi….”
    “tapi apa mas..?” Tanya ece penasaran.
    “ gak ah, malu” jawabku.
    “apaan sih?” Tanya ece semakin penasaran.
    Karena dia mendesakku, akhirnya aku menjawab juga..
    “ tadi waktu jatuh muka saya jatuh di susunya ece, trus..” jawabku ragu2
    “ trus apa?’ Tanya ece.
    “ tadi kan ece sempat melihat punyaku kan?”
    “gak” jawabnya berbohong.
    “gede kan?” sambungku.
    “ iya gede banget” jawabnya cepat dan spontan
    “ ups” ece menutup mulutnya.
    Aku pun tertawa kecil melihat tingkah lucu dan wajah ece yang memerah.
    “ya itu gara2 susu ece, punyaku jadi gede” tambahku.
    Bibirny tersenyum dan rona wajahnya semakin memerah.
    “ih mas ardi genit ah” sambil beranjak ingin pergi.
    “ eit tunggu dulu ce, tadi ece mau ngapain panggil2 saya? Tanyaku.
    “ iya aku ada perlu sama mas ardi, mau pinjam handphone untuk menelpon suamiku, handphone rusak, aku belum bisa ganti dengan yang baru, bolehkan?”
    “Boleh tapi nanti saya antarin saja ke rumah ece, saya mau pakaian dulu,oke” jawabku
    “iya deh, aku tunggu dirumah ya mas” sahutnya.

    Akupun segera memakai bajuku dan celana pendekku dan segera kerumahnya, kesempatan emas ini tak boleh kubiarkan, segera kuketok pintu rumahnya dan keluarlah sicantik ece geulis menyambutku.

    “silahkan masuk mas”
    “ya terima kasih ce, enak ya rumahnya bersih, gak seperti rumahku” kataku.
    “ah bisa aja, mau minum apa mas?”Tanya ece.
    “ kopi juga boleh” jawabku, pikirku biar aku bisa berlama lama dirumahnya.
    “ sebentar ya aku siapin” diapun masuk ke dapurnya, dari belakang kupandangi pantat perempuan ini, sungguh menggairahkan pikirku.
    Tak lama dia keluar sambil membawa segelas kopi.
    “ silahkan mas kopinya” sambil merunduk dia menyuguhkan kopi dihadapanku, dan aku terpesona oleh dua bukit kenyal yang seakan akan ingin melompat keluar dari balik tanktop putihnya dihidangkan bersama kopiku. Tapi sepertinya dia tidak menyadari kalau payudaranya sedang kuperhatikan. Dia duduk disofa sebelah kananku.
    “Oh iya ini handphonenya ce, katanya mau pinjam” sambil kuberikan hp ku kepadanya.
    “Oh iya,terima kasih mas” dia mengambilnya dari tanganku.
    Lama juga dia mengutak utik hp ku tapi tidak menelpon2.
    “ koq belum nelpon jug ace?” tanyaku.
    “ aku bingung pakenya, ini dikonci ya mas ?” tanyanya.
    “Oh iya, aku lupa bukain kuncinya, sini aku Bantu” aku segera berdiri mendekatinya dan mengambil hp ditangannya, ece geulis tetap terduduk di kursinya dan aku berada di sebelah kanan atasnya, dan melihat dengan jelas dari atas payudara si ece dan bra kremnya menyembul keluar, wow, kesempatan ini tak boleh kusia siakan, segera kuaktifkan camera hp ku dan mulai menjepret isi dari tanktop ece, sambil pura pura seakan akan kuncinya macet, lumayan banyak juga kuambil gambarnya.
    “ Kenapa mas, susah juga ya?” tanyanya.
    “iya nih, tapi sekarang sudah bisa” segera kuserahkan hp ku kepadanya.
    Ece geulispun segera menelpon suaminya, menanyakan kabarnya, dari pembicaraan mereka yang kudengar kalau suaminya ece dapat tugas jaga malam dan besok pagi baru bisa pulang. Wajah ece keliatan kecewa mendengar kabar dari suaminya.
    “ ini mas Ardi, terima kasih ya” katanya
    “ sama2 ce, oh iya hp ece rusak apanya sih? Boleh liat gak?” tanyaku.
    “boleh, sebentar ya mas” dia masuk ke kamarnya untuk mengambil hp nya.
    “ ini mas, sering hank dan macet, katanya kena virus” sahutnya
    Kulihat hp nya sudah dilengkapi kamera dengan pixel yang lumayan besar dan memoriny juga besar.
    “ce sebentar kuambil laptopku, aku punya anti virus siapa tau bisa” sahutku.
    Tak lama aku kembali lagi sambil menenteng laptopku, dan mulai kunyalakan.
    Pelan2 kukeluarkan memori card dari hp nya dan kumasukkan kedalam card reader, dan aku mulai memindai setiap data yang ada, akhirnya kutemukan salah satu virus akibat penggunaan fasilitas internet di hp.
    “ Ini loh ce penyebabnya” kataku.
    “ bisa diperbaiki?” tanyanya.
    “ bisa, tapi data ece harus dipindahkan dulu kedalam komputerku, nanti diinstall ulang,gimana?”Tanya ku.
    “ iya deh pindahin dulu” pintaku.
    Aku segera mengcopy semua data yang ada di hp nya dan menetralisir virus yang ada di datanya, saat memeriksa data tak sengaja aku menekan folder image, dan keluarlah foto2 milik ece dan yang membuat aku kaget banyak sekali foto2 ece dalam keadaan telanjang dan saat berhubungan dengan suaminya, ece menyadariny dan terkejut.
    “ mas ardi koq buka folder saya sih?” katanya sedikit marah.
    “waduh sory bgt ce saya gak sengaja, maaf ya” kata ku.
    “ suami saya sih nakal, aku piker foto2 itu sudah dihapus olehnya, ternyata belum” wajahnya memerah.
    “ sudahlah ce, toh Cuma saya yang melihat dan saya tidak akan menyebarkannya,tenang aja, saya janji koq” kataku
    “ tapi kan saya malu sama mas ardi…” sahutnya serak.
    “ kenapa mesti malu, orang fotonya cantik2, ece tuh cantik dan sexy tau, saya aja kalau jadi suami atau pacar ce pasti ingin mengabadikannya dalam bentuk foto, beneran loh” bela ku.
    “ masa sih…ih, apanya yang cantik dan sexy hayo? Ih jadi malu saya” jawab ece.
    “ sini liat saya tunjukan kecantikan ece, tuh liat payudara ece besar dan tidak turun tapi begitu montok, dengan putting yang begitu menantang, wajah ece keliatan oriental atau seperti orang Chinese, perut dan pantat ece yang masih kencang tidak kelihatan seperti perempuan yang sudah punya anak” tegasku.
    “ah mas ardi bisa aja” ucapnya malu.
    “ Cuma sayang camera yang dipakai bukan kamera professional jadi agak blur atau pecah, kalau pakai kamera prof pasti ece cantik sekali seperti bidadari turun dari langit dalam keadaan telanjang,hehehe” candaku.
    “ih mas ardi nakal, memangnya kalo pake kamera prof bisa lebih bagus hasilnya?”
    “ya iya lah, aku punya kamera seperti itu, ece mau coba, sebentar aku ambilin ya” segera aku bangkit berdiri dan berlari.
    “ duh gak usah repot2 mas…” sahutnya.
    “ udah gak apa2 koq” aku segera meninggalkannya mengambil kameraku.
    Sebentar saja aku sudah kembali.
    “ ayo ce kita coba” ajak ku.
    “ dimana ya mas tempat yang bagus?” tanyanya.
    “ kalau mau foto telanjang sih bagusnya dikamar ce,hehehe” candaku nakal.
    “ ah gak mau aku malu sama mas ardi”
    “ kenapa mesti malu, kan saya sudah lihat semuanya, hehe, lagian kan saya professional ce gak bakal macam2 koq”
    “ beneran nih?” ucapnya malu.
    “ lah iyalah, emangnya becanda, kan ece mau bedain nanti hasilnya” kataku.
    “oke de, yuk kita kekamar ku, untungnya anakku sedang kutitipkan dirumah neneknya” katanya.
    “ oh begitu, bagus donk”
    Kami sekarang sudah ada dalam kamarnya, aku pun berpura2 seperti prof mulai membereskan kamarnya dan menyetelnya supaya keliatan bagus saat diambil gambar.
    Ece geulis keliatan berdiri mematung, pakaiannya belum ditanggalkannya.
    Aku mendekatinya.
    “ lah koq bengong, mau foto gak, kalo gak mau ya sudah gak usah kita lanjutkan nih” kataku
    “ mas ardi aku takut dan malu, kalo ketahuan suamiku gimana?”tanyanya.
    “ hehe dia pasti senang liat istrinya difoto cantik sekali, lagian jangan dikasih tau kali” sahutku.
    “ah mas ardi bisa aja”
    “ ayo donk cepet dibuka bajunya, apa perlu aku bantuin?” sahutku.
    “ hu maunya tuh,hihi” ece mulai rileks dan tertawa.
    Dia pun mulai membuka pakaian tanktopnya dengan membelakangiku, lalu celana pendeknya, saat dia mau membuka bra kremnya terlihat dia kesulitan, keliatannya kancingnya macet.
    Aku menelan ludah melihat pemandangan didepanku.
    “ perlu aku bantuin gak?” tanyaku.
    “boleh deh” jawabnya dan akupun mendekatinya, dengan tangan bergetar kuraih kaitan bra krem tersebut tapi masih sulit juga.
    “ wah gak bisa dibuka nih ce, gimana neh?’ tanyaku.
    “ diputusin aja deh mas, tarik aja biar putus, aku memang mau ganti bra ini dengan yang baru, sering macet begini”
    “ oke deh”
    Akupun mengerahkan tenagaku untuk memutuskan pengaitnya, mungkin karena tenaga ku terlalu besar kaitan terputus dan bra nya terlempar ke lantai dengan keras. Aku kaget bukan kepalang karena payudara ece tersentak dan bergelantung sambil bergoyang2 dengan indahnya, wow indahnya, ternyata melihat dari dekat seperti ini semakin membuat penisku menegang dengan dahsyatnya.
    “ mas ardi sebenarnya kalau mau adil mas juga fotonya sambil telanjang juga donk” pinta ece.
    “ ah gak mau ah, aku malu, sudah ece aja” jawabku pura2.
    “gak aku gak mau difoto telanjang sendirian” sahutnya sambil kedua tangannya yang kecil berusaha menutupi kedua payudaranya yang besar.
    “oke2” sahutku.
    Akupun mulai membuka bajuku, saat kubuka celanaku terlihatlah torpedoku tegak menantang. Kulihat ece terus memperhatikan torpedoku yang besar dan diatas rata2, kulihat dia menelan ludah.
    “ mas… anunya gede ya?” katanya.
    “anunya apaan ce?” tanyaku pura2.
    “ itu tu” sambil tangannya menunjuk ke batangku.
    “ oh ini, ka nada namanya ce, ini namanya ******, hehe” kataku.
    “ih mas ardi ngomongnya kotor”
    “ kotor tapi maukan? mau pegang? mau cium atau mau jilatin,hehe” candaku.
    “ ih mas ardi nakal nih” sambil berjalan mendekatiku dan tangannya mencubit dadaku.
    “ koq cubitnya didada? kenapa gak dikontolku?” kutangkap tangannya dan kuarahkan ke kontolku yang sudah mengeras.
    Lama juga tangannya mengelus2 kontolku, tanganku pun mulai bergerilya menuju payudara dan pentilnya, matanya pun terpejam, kulihat posisi ini ece sangat cantik sekali dan kameraku mulai bekerja.
    “ koq ****** saya Cuma dielus2 aja, gak mau dicium ce? Gak suka ya?” tanyaku
    “ ehmm..memangnya mas ardi mau aku hisapin?” tanyanya.
    “mau donk”





    Perlahan di berjongkok di depan kontolku, dia sempat kaget karena kontolku begitu besar, mulutnya hampir tak muat.
    “ mas ardi anunya gede banget sih” sambil terus menjilati batang kontolku.
    “ itu namanya ****** ce bukan anu”
    “iya ****** mas ardi gede banget” setengah berteriak dia mengucapkannya
    “ suka ya, sama ****** suamimu gede mana?” tanyaku
    “ aku suka ****** gede mas, suamiku saja yang jadi satpam kalah besarnya, ini mah Cuma bisa disamakan dengan tongkat satpam , gak kebayang kalo masuk lubangku” lanjutnya.
    Saat dia mengulum dan mencium kontolku aku mengambil foto2nya. Sexy sekali nih perempuan.
    “ berarti sekarang istrinya satpam kena sodok sama pentungan satpam donk,hehe” candaku
    “ iya mas, please sodok aku donk dengan pentunganmu”
    “mau posisi apa?” tanyaku.
    “ aku mau nungging mas ardi, kelihatan sexy kalau diliat dikaca” katanya, memang didepan kami ada sebuah kaca besar.
    “ayo mas” rengeknya.
    Aku pun mulai menyodok ece yang saat itu sudah menungging, agak sulit memasukkannya karena ukuran penisku yang besar, tapi dengan bantuan ludahku akhirnya kutembus juga lubangnya ece, dengan napas tertahan dia memintaku untuk tidak menggenjotnya dulu, setelah 5 detik aku merasakan liangnya ece mulai licin, danpelan tapi pasti aku mulai menggenjotnya.
    “auw..ah…sssh…ach..terus mas ardi, ya terus…” kata2nya meracau.
    “uuh enak sekali memekmu ce…memek begini nih paling enak dientot dari belakang.” Akupun meracau keenakan.
    Kira2 ada 30 sodokan keliatan teriakan ece semakin menggila.
    “ ah ah ah…ssssh..oh mas ardi aku mau keluar..terus mas..entot aku yang dalam….” pintanya
    Sengaja kutahan laju sodokanku, biar dia tambah penasaran.
    “mas ardi ayo donk entot lebih cepat dan dalam…aku sudah mau keluar nih”rengeknya.
    Sengaja aku berbuat lebih nakal, kutarik kontolku keluar dari memeknya..aku mau tau reaksinya.
    “ aaah mas ardi jangan dikeluarin donk kontolnya, aku sedikit lagi mau keluar, please masukin lagi” rengeknya.
    “ aku mau masukin tapi aku mau foto2 kamu dulu saat kamu lagi habis2an terangsang, ayo pose memelas seperti tadi, kamu berbaring diranjangmu”
    “ oke de, tapi nanti masukin lagi ya?”rengeknya.
    “iya pasti, kan kita mau dapat posisi yang bagus” kataku.
    Mulailah dia berpose di ranjang dengan wajah dan tubuh sedang mengalami horni berat, uuuh sumpah deh wanita akan cantik sekali saat difoto dalam keadaan begini.

    Setelah puas mengambil gambar, kurebahkan dia dalam posisi terletang ,kontolku yang masih tegang segera kuarahkan ke memeknya, dan dia bergetar hebat, memeknya seakan ingin mencengkramku, akupun terus menyodok dan menyodok, tak lama ece berteriak.
    “mas ardi aku keluaaaaar…uohh nikmatnyaaaa..terus entot aku mas…biar cairan ku keluar semua….” Rintihny.
    Aku terus menyodok, entah sudah brapa kali ece orgasme, akhirnya akupun meledak, tubuhku bergetar hebat, tadinya hendak kutarik kontolku saat spermanya mau muncrat, tapi kaki ece menjepit pinggangku.
    “sudah masukkan saja mas, aku lagi gak subur koq, gak apa2, lagian aku mau merasakan semburan sperma dari ****** mas ardi yang gede, ternyata enak banget, hangat sekali”
    “ uuuooohh..ece aku keluuuuaaar….rasakan pejukuuuu…ahhhh” erangku sambil terus kugenjot kontolku didalam memeknya, dan akhirnya akupun rubuh karena kecapean.
    Sambil terengah2 kami terbaring telanjang bersama2 diranjang.
    “wow mas ardi luar biasa, ****** mas enak banget deh, terasa penuh di lubangku, memekku aja masih terasa senut2 dan longgar” sahut ece.
    “begitu ya..ece..ece cantik sekali kalau telanjang bulat seperti ini..coba aku jadi suamimu pasti aku akan menyuruhmu tidak pakai baju bila dirumah..uh indahnya” kataku sambil kuperhatikan seluruh lekuk tubuhnya.
    “mas ardi jangan liatin aku seperti itu dunk, aku jadi malu…”sahutnya.

    Kamipun beristirahat sambil berpelukan mesra. Sampai akhirnya aku pamit mau pulang karena kurasakan lapar sekali.

    Sesampainya dirumah akupun segera makan dengan lahapnya, pikirku aku harus menjaga staminaku karena sekarang aku harus kuat melayani 2 orang wanita yang menurutku haus akan sex. Selesai makan aku segera istirahat sudah 2 hari ini aku bertempur dengan 2 wanita tersebut dan kurasakan tubuhku letih sekali. Baru 5 menit aku tertidur tiba2 aku mendapat kiriman sms lagi dari siska yang menanyakan aku kemana karena tadi siang dia ketempatku tapi aku tidak ada.
    Tapi sms dari siska tersebut tidak kujawab, aku harus istirahat dulu pikirku, dan aku punya rencana akan menghilang selama 3 hari untuk membuat mereka berdua penasaran. Akupun tertidur dengan pulasnya.
    Jam 9 malam kembali aku menyusun siasat, segera aku naik ke atas bubungan atap rumahku untuk melihat gerak gerik siska dan ece geulis.
    Tepat diatas atap rumah siska kuperhatikan pasangan pengantin baru 3 minggu itu sedang bercumbu dengan mesranya, tapi lagi2 kulihat pak anton tak sanggup untuk melayani hasrat istrinya dan cepat sekali orgasme, dengan wajah kecewa siska terbaring telanjang disamping suaminya.
    “ maaf ya sis, aku cape banget hari ini, mana besok aku pergi ke kantor pagi2 sekali lagi, kantorku sedang diaudit kantor pajak, jadi bosku mau aku mengurus hal ini dengan sebaik2nya” kata anton.
    “ iya gak apa2” jawab siska.
    “ oh iya mas, ngomong2 si ardi kapan dipanggil kekantor kamu?”Tanya siska.
    “ tadi siang sih cv dia sudah aku serahkan ke bos, mungkin minggu depan dia dipanggil sama bos, memangnya kenapa sis?” Tanya anton.
    “ gak apa2, siap2 aja kalau ditanya sama dia” jawab siska.
    Diatas atap aku tertawa geli, sepertinya siska kebingungan karena aku tidak jawab sms dari dia, mungkin dia pikir tadi siang aku sudah mulai kerja.hehe kangen ni ye sama kontolku. Ternyata rencanaku untuk membuat dia penasaran berhasil hari ini.
    Akupun beranjak menuju atas rumah ece geulis, dan disitu kuperhatikan ece geulis sedang tertidur pulas dengan hanya menggunakan kaos dalaman yang tipis dan berenda pada bagian dadanya dan hanya menggunakan cd, kulihat dia tidak menggunakan bra, sexy sekali dia, disampingnya anaknya juga sedang tertidur, malam ini suaminya tidak pulang.
    Akupun turun dari atas atap rumah dan segera tidur.
    Kira2 jam 11 malam kembali kudapatkan sms dari siska, tapi aku menahan diri untuk tidak menjawabnya.
    “ ardi kamu kemana aja, koq sms dari aku tidak dibalas, kamu marah sama aku ya?” begitu bunyi sms dari siska.
    Akupun melanjutkan tidurku, pagi2 sekali aku segera bangun, hari ini aku punya rencana seharian untuk ke glodok untuk beli camera pengintai, karena pikirku akan sangat berbahaya kalau aku terus2an naik ke atap rumahku. Segera kutuntun Honda CBRku menjauh dari kontrakanku agar suaranya tidak terdengar. Seharian kuhabiskan waktuku untuk mencari camera pengintai terbaik, setelah kudapatkan akupun pergi ke toko obat Chinese untuk mencari ramuan obat untuk memelihara staminaku. Jam 18.30 pun kembali ke kontrakanku, setelah selesai mandi dan makan aku mulai menjalankan rencanaku untuk memasang camera pengintai diatas rumah siska dan ece geulis, lumaya lama juga aku memasangnya karena harus berhati2 dan ada beberapa tempat yang kupasang seperti kamar utama, kamar mandi dan ruang tamu dari rumah siska dan rumah ece geulis. Semuanya kubuat rapi agak tidak sampai ketahuan.
    Kira2 jam 9 malam pekerjaanku selesai, dan saatnya menyaksikan gerak gerik mereka pada komputerku.
    Malam ini aku senang sekali karena kwalitas gambar yang kudapatkan sungguh jernih dan kameraku dapat kugerakan untuk mengambil posisi yang kuinginkan. Dan yang membuatku lebih senang malam itu aku dapat menyaksikan adegan percintaan mereka dengan santai dirumahku, sekarang ini aku tengah melihat ece geulis sedang digumuli oleh suaminya,tapi sama saja dengan siska biarpun suaminya ece geulis punya stamina lebih baik tetap saja kulihat wajah ece geulis tak dapat menyembunyikan kalau dia kurang berhasrat, yang lebih parah lagi siska malam ini tidak disetubuhi oleh suaminya karena kudengar suasana hati suaminya sedang tidak baik karena hari ini ia ditegur oleh bosnya oleh sebab ada kesalahan.
    Kulihat wajah siska kelihatan sedih dan kecewa, dan suaminya kulihat tertidur pulas, sedang siska kuperhatikan keliatan gelisah, kira2 jam 10.30 kuliat siska mengambil handphonenya, aku menebak sebentar lagi pasti aku mendapat kiriman sms, benar saja dia mengirimkanku sms.
    “ di..ardi..kamu menjauhiku ya? Katanya kamu sayang sama aku? Koq tidak pernah membalas smsku?”
    “ kalau kamu tidak mau jawab, ya sudah kita gak usah ketemuan lagi seterusnya” lanjutnya mengancam.
    Sengaja aku tidak menjawabnya selama 5 menit dan baru kubalas.
    “ sorry2 sis, aku bukannya tidak mau menjawab tapi aku gak tahu kalau kamu sms, battere handphone rusak dan seharian ini aku ke roxy untuk cari battere tapi agak sulit karena model tersebut sudah tidak keluar, tapi aku akhirnya dapat juga biarpun mahal kubeli juga, maaf ya sis ada apa ya?”jelasku. hehe ngambek ni ye, mana bisa aku gak ketemu lagi sama kamu, aku kan belum puas sama kamu, pikirku.
    “ oh gitu, sorry ya, kupikir kamu menjauhi aku stelah kejadian kemarin malam”jawab siska.
    “ aku gak mungkin menjauhimu sayang..karena aku masih belum puas sama kamu, tubuhmu kan belum ku explorasi, hehe” candaku.
    “ dasar..memangnya aku tambang minyak?hu” balas siska.
    “ bukan tambang minyak, tapi tambang nikmat, sudah siap ku explorasi?hehe” candaku lagi.
    “ tambang nikmatku sudah siap di explorasi dari kemarin, penambangnya aja sombong gak mau jawab undanganku” balas siska.
    “ nanti aku cari penambang yang lain loh!” sambung siska.
    “ mana ada penambang yang ahli seperti aku sis, kalau kamu cari penambang lain aku batalkan kontrak kerja sama kita loh, hehe” balasku.
    “ waduh jangan donk di, soalnya susah cari penambang yang punya peralatan besar seperti punyamu..hihi”jawab siska.
    “ jadi kapan nih mau di explorasi?” tanyaku.
    “ malam ini bisa? Aku ketempatmu ya?” Tanya siska.
    “ oke, tapi kurang seru kalau dirumahku, aku ada ide seru nih, gimana kalau dirumahmu?” tanyaku.
    “ gila!! Nekat kamu ardi! Kamu mau kita ketahuan! Gak ah!” balas siska.
    “ justru itu baru seru, orgasmenya pasti lebih pol deh,hehe, aku kesana ya” jawabku.
    “ jangan ardi, aku gak mau” balas siska.
    Aku tak membalas sms dari siska.
    Kuperhatikan dari layar monitorku dia gelisah sekali, dan segera beranjak keluar kamarnya.
    “ mau kemana mah?” Tanya anton.
    “ aku mau minum pah, haus sekali, udah papa tidur aja” jawab siska.
    “ ehmm.” Balas anton melanjutkan tidurnya.
    Akupun segera keluar rumahku dan menuju pintu rumah siska, kulihat di jendela wajah siska mengintip dari kain hordengnya dan tangannya menyuruhku pergi.
    Aku tetap berkeras ingin masuk, akhirnya siska membuka pintu.
    “ gila kau ardi, nanti kalau ketauan gimana?” kata siska berbisik.
    “ justru kita harus ahli dalam hal ini, mau terima tantanganku gak?” balasku berbisik.
    “ ehhmm. Tapi…”jawab siska ragu.
    “ udah gak usah kelamaan, yuk kita ke kamar mandimu” ajakku sambil merangkulnya.
    “oke deh, tapi kita jangan sampai ketahuan ya..” jawab siska.
    “ pastilah..”
    Kamipun beranjak menuju kamar mandinya, untung kamar mandinya cukup luas untuk kami berdua, segera kubuka bajunya dengan bernapsu, payudara siskapun langsung keluar karena dia sudah tidak pakai bra dan cd, sejurus kuperhatikan tubuhnya..
    ” kamu sexy dan menantang sekali, sudah siap ku explorasi? Tanyaku.
    “ ayo cepat ardi, jangan berlama2, nanti kalau suamiku bangun gimana?”
    Siska membantuku membuka pakaianku, dan tanganku mulai meremas payudaranya.kamipun berpagutan mesra,
    “ duh aku kangen sama susumu, sudah 2 hari aku tidak netek” sambil kudekatkan bibirku untuk menghisap susunya yang montok.
    “ aww, pelan2 di..jangan napsu begitu donk, aku juga kangen sm batangmu, boleh ku ciumi?” balas siska, sembari berjongkok dia mulai mengelus lalu menjilat kontolku.
    “ ehmm..akan kubuat kau keenakan ardi..rasakan loh..” kata siska sangat bernapsu sambil menjilat kepala kontolku.
    “ ooh siska..kamu makin ahli aja..terus sis, lidahmu enak sekali..”seru ku sambil tanganku memainkan pentilnya.
    Saat dia tengah asyik bermain dengan kontolku, tiba2 terdengar suara pintu kamarnya terbuka dan ada suara langkah kaki mendekat.
    “ sis..kamu sedang dikamr mandi?” Tanya anton
    “iiyaa mas..perutku mulas, gak tau mungkin salah makan..” jawab siska.
    “oh gitu, aku pikir kamu kemana, tapi kamu gak apa2kan?”Tanya anton lagi.
    “ gak apa2 pah, papa tidur lagi aja ya” jawab siska.
    “oke deh” jawab anton.
    Terdengar langkah kakinya menjauh, dan pintu kamarpun ditutup kembali.
    Kamipun bernapas lega.
    “tuh kataku apa, bisa bahaya tau di..” sahut siska berbisik.
    “ ah gak apa2, tapi seru kan?hehe, ayo lanjutkan dong” balasku.
    Kembali siska melanjutkan mengoral kontolku, karena dia khawatir dia segera minta untuk disetubuhi. Dan dia kuminta untuk duduk di bak mandi sambil melebarkan kedua kakinya. Akupun langsung memasukkan kontolku kedalam memeknya dan pelan tapi pasti mulai kugenjot siska, mata sisk terpejam menikmati setiap sodokan dari kontolku dan dari bibirnya keluar suara mendesis.
    Hampir 10 menit aku menggenjotnya dan mulai ada tanda2 dari siska mau orgesme, tiba2 kembali terdengar suara pintu kembali terbuka.
    “ masih belum selesai sis?koq lama amat?” Tanya anton.
    “ iiya nih mas, susah keluarnya, mules banget perutku..udah mas tidur aja sana” jawab siska
    Sambil berbicara terus saja kugenjot tubuh siska, tangannya mencengkramku minta untuk berhenti tapi tak kulakukan dan terus menggenjot.
    “ uuh..perutku Cuma mules tapi belum mau keluar..sssh, uda sana gih tidur, mungkin aku akan minum pencahar saja biar mudah buang airnya..uuhh” jawab siska sambil menahan nikmat dari kontolku.
    Suaminya tidak tahu kalau didalam istrinya sedang mengejang nikmat karena akan orgasme.
    “uuhh di…di…di…diaa mau keluar” rintih siska lupa mengontrol dirinya karena siska orgasme.
    “Kamu tuh sedang apa sih, buang air atau sedang apa?” Tanya anton heran.
    “ aku lagi buang air mas, akhirnya keluar juga mas..lega dan enak rasanya bisa keluar, pantesan saja susah, itunya besar sih” kata siska berdalih.
    “ ih jorok ah..ah mendingan aku tidur daripada nungguin kamu” sahut anton sambil berjalan menjauh.
    “ lagian sudah dibilang tidur aja, gak mau, syukur loh,hihi” kata siska.
    Siskapun segera berpura2 mengambil air seolah2 ingin menyiram kotorannya.
    Aku terus menggenjot tubuh siska, keadaan tadi semakin membuat kami bernapsu, setelah hampir 10 menit akhirnya aku meledak, segera kutarik kontolku, dan kuarahkan kontolku ke mulut siska dan kupaksa dia untuk menelan spermaku, awalnya dia tidak mau tapi kupaksa mulutnya untuk mengulum kontolku dan akhirnya muncratlah spermaku didalam mulutnya.
    “ telan sis pejuku….aaaah”sahutku.
    Siskapun dengan terpaksa menelan pejuku dan menjilati sisanya dibatang kontolku.
    “ ih kamu nakalin aku ya,jahat..” sambil terus dia menjilat kontolku hingga kembali bersih dan licin.

    Kamipun berciuman dan berpelukan mesra..
    “kamu hebat sayang..” kataku.
    “ kamu juga hebat, sudah berhasil menyetubuhi aku didepan suamiku, nakal sekali kamu di” sambil mencubit putting susuku.
    “ tapi tadi kamu menikmatikan sayang?” tanyaku.
    “ aku sangat menikmati, campur aduk sekali perasaanku tadi waktu hampir orgasme suamiku datang, hebat kamu membuatku seperti ini”katanya.
    “ sudah puas?’tanyaku lagi.
    “sebenarnya mau lagi, tapi nanti bisa bahaya, sebaiknya kamu segera pulang ya di”
    Kamipun dengan hati2 keluar dari kamar mandi dan dia mengantarku kedepan pintu
    , sebelum berpisah kucium lembut bibirnya yang basah.
    “ selamat tidur yang nyenyak ya sayang”

    Sesampainya dirumah aku masih menyaksiskan siska dan suaminya bercakap2.
    “ sudah enakkan mah” Tanya anton.
    “ sudah mas, sudah lega..”jawab siska.
    “ sebenarnya tadi kamu buang air atau lagi apa sih?” Tanya anton curiga.
    “ sebenernya aku…aku..tapi mas jangan marah ya…janji ya” kata siska.
    “ iya lag apa?” tanyaku lagi.
    “ aku tadi sedang melakukan itu mas…” jawab siska pelan.
    “ apa sis?” Tanya anton penasaran.
    “ itu gara2 mas sih…”
    “ koq gara2 aku?’ Tanya anton bingung.
    “ iya..mas gak sentuh2 aku, aku tadi kepingin tapi liat mas kecapean gitu ya sudah aku melakukan itu” kata siska.
    “ oh kamu mastubasi sis?” kata anton.
    “ hhihi, iya mas..tadi waktu aku teriak mau keluar itu bukan kotoranku tapi aku sedang orgasme hebat, mas ganggu aku aja tadi”kata siska.
    “ kamu sudah biasa berbuat itu ya?” Tanya ardi.
    “ gak mas, aku baca di majalah kesehatan wanita, akukan harus solusi untuk masalah kita ini mas, kenapa mas memangnya mas gak suka?” Tanya siska
    “ oh gitu..gak apa2 sih, trus kalau kamu masturbasi kamu bayangin sama siapa sis? Sama aku?”Tanya anton menyelidik.
    “ enggak mau, abisnya mas jahat gak mau sentuh2 aku” balas siska.
    “ trus sama siapa donk?” Tanya anton.
    “ sama ardi mas. Habisnya dia ganteng sih..Hi.hihi..” jawab siska spontan.
    “ koq sama ardi bukan sama aku” jawab anton marah.
    “ cemburu nih ye..ya pasti sama mas anton lah, masa sama ardi” jawab siska.
    “ dasar nakal kamu ya” kata anton sambil tangannya meggelitik tubuh siska.
    Merekapun tertawa bersama sama.
    Tengah malam aku dapat sms lagi dari siska :
    “ di gawat loh tadi hampir aja kita ketauan, untung aku bisa menjawab semua pertanyaan suamiku, kamu sih nakal bgt ngentotin aku didepan suamiku, btw seru juga sih, kamu hebat ya, ku tunggu aksimu selanjutnya, oh iya cicilan pertama sudah lunas ya, aku sudah terima pembayarannya, terima kasih ya di..”
    “ oh iya di besok kan hari minggu, mas anton kan libur, lebih baik kita jangan ketemuan dulu deh, aku khawatir akan ketahuan,ok..see u next week”
    Dikamarku aku berkata” asyik juga nih cewe, sudah cantik, sexy, pintar lagi, jadi tanbah sayang gue sama dia” tunggu petualangan dari ku selanjutnya sis, kamu pasti tambah gak bisa lupain aku.

    Besok paginya aku bangun dengan tubuh yang segar, ah aku mau cuci motorku, pikirku, aku ada ide nakal, aku akan bertelanjang dada dan hanya menggunakan celana pendek ketat biasanya dipakai untuk balap sepeda, pasti kontolku akan tercetak dengan jelas.hahaha..pasti 2 perempuan itu akan ngiler bila melihatku, segera kulakukan aksiku, sebelum keluar aku sebentar melakukan push up dan angkat beban biar keringat dan otot ku yang kencang terlihat menonjol, memang aku sangat menyukai dan biasanya sering melakukan olahraga balap sepeda dan angkat beban, sehingga otot pahaku menonjol dan tubuhku terbentuk sempurna. Setelah kurasakan otot tubuhku mengencang dan keringatku mengucur dan membasahi tubuh segera kukeluarkan sepeda motorku dan kuparkir dihalaman depan rumahku.
    Kulihat sekeliling ternyata masih sepi, waktu itu masih jam 7.30 pagi, akupun mulai mencuci motorku, oleh karena siraman dari selang tidak terarah dengan tepat maka tubuh dan celana pendekku basah tersiram, sial pikirku, tapi kupikir2 justru kontolku semakin terlihat tercetak pada celana pendekku. Untuk kondisi tidur saja kontolku mempunyai panjang 10 cm, nah bisa kebayangkan kalau ****** dengan ukuran segitu terjepit celana pendek yang tipis dan ketat..hehe, aku terus mencuci ternyata tanpa sepengetahuanku ternyata ada sepasang mata yang mengawasiku, dan ternyata itu bukan siska atau ece geulis. Tak lama muncullah seorang wanita cantik keluar dari rumah kontrakan sebelah rumah ece geulis dan berjalan hendak keluar dari gang kontrakan yang pastinya melewatiku, kira2 jarak 5 meter aku pura pura berdiri dengan tegak dan seakan ingin memamerkan tubuh dan batangku yang menonjol. Tepat didepanku gadis itu menyapaku,
    ”Pagi mas Ardi” sapanya.
    “Oh iya selamat pagi juga, loh koq tahu nama saya? Padahalkan kita belum kenalan”kataku sambil kuberikan tanganku untuk bersalaman.
    “ Saya Paramitha, panggil saja mitha, saya adiknya ece geulis mas, kebetulan saya juga ngontrak disebelah rumah ece” jawab mitha.
    “oh gitu, aku gak tahu kalau ece punya adik perempuan, apalagi cantik begini” rayuku.
    “ ah mas ardi bisa aja” balas mitha dengan wajah bersemu merah, dan kuperhatikan dia melirik ke celanaku tapi cepat2 dia palingkan wajahnya melihat kearah lain.
    “ beneran cantik koq, mau kemana mitha?” tanyaku.
    “ oh aku mau ke warung depan mas, mau beli sabun buat, dirumah habis” jawabnya
    “ jadi belum mandi ya?” tanyaku.
    “ belum mandi aja sudah cantik begini, daripada beli sabun buang2 uang mendingan sini aku Bantu mandiin bareng sama motorku, tuh aku juga pakai sampo bagus buat mandiin motor,hehehe” candaku sambil mengarahkan selang yang ada ditanganku ke tubuhnya.
    “ ih jangan donk mas, nanti kalau kena bajuku kan basah” kata mitha sambil menghindar.
    “ bukannya takut basah kali, tapi takut tambah sexy, hehe” balasku sambil sedikit kusemprotkan air pada tubuhnya.
    “ iiih, mas ardi nakal ya, basah tau mas bukannya sexy” katanya
    “ tuh kan jadi sexy” sambil kutunjuk baju kaos putihnya yang basah tersiram dibagian dadanyaolehku.
    Kulihat dia menelan ludahny dan wajahnya begitu merah dan tangannya berusaha menutupi dadanya.
    “ ih nakal banget mas ardi nih, nanti aku cubit loh” balas mitha
    “Memangnya berani? Ini cubit” tantangku sambil menyodorkan dadaku ke dekatnya.
    “ udah donk mas, mithakan mau ke warung” rengek mitha.
    “ emangnya kamu mau beli sabun apa sih” tanyaku
    “ aku mau beli sabun pantene mas” jawabnya.
    “ sama donk sabunnya, udah gak usah beli, aku masih ada stok banyak, kamu pakai aja punyaku, sini aku siram lagi” kataku sambil kembali menyiram mitha.
    “ udah udah donk mas, tuh kan aku jadi basah semua nih” rengek mitha.
    “oke deh, tunggu sebentar ya aku ambilkan sabunnya, masuk dulu mit, duduk dulu aja tuh disofa” jawabku.
    Aku pun berjalan masuk kerumahku untuk mengambil sabun, dan mitha mengikutiku masuk ke ruang tamuku dan duduk disana.
    Tak lama aku keluar lagi sambil membawa sabunnya dan berjalan mendekati mitha yang sedang duduk sambil membaca majalah kesehatan lelaki yang ada dimeja ku.
    “ hei itu kan buat laki2 mit” kataku sambil berdiri didepannya
    “ oh iya sory tapi isinya bagus mas” jawab mitha sambil menaruh majalah kembali dimeja, diapun terkejut saat mendongak matanya tertumbuk pada tonjolan besar yang tercetak pada celana pendekku. Wajahnya langsung merah padam, dan bergegas bangun dari duduknya lalu mengambil sabun yang ada ditanganku.
    “ makasih ya mas, aku bayarin aja deh” kata siska dengan wajah yang masih merah.
    “ gak usah mit, mau sekalian aku mandiin ga?hehe” tanyaku nakal.
    “ ihh mas ardi nakal banget sih, udah ah aku mau pulang” jawab mith
    Mithapun segera bergegas keluar dari rumahku, kupandangi dari belakang tubuhnya, tak disangka ternyata adiknya ece geulis lebih cantik dan montok, payudaranya menonjol sekali dan kulitnya lebih putih dari kakaknya, kalau pantatnya sama2 menonjol..wah bisa betah aku tinggal disini.
    Akupun terus melanjutkan mencuci motor, sedang asyiknya mencuci dari arah samping kananku ada suara lelaki yang menyapaku. Oh ternyata mas anton
    “ lagi mandiin motor di?” Tanya anton
    “ iya nih mas, udah keliatan dekil banget” jawabku.
    Kami pun terlibat pembicaraan serius masalah pekerjaan, dia memintaku untuk berhati2 bekerja agar tidak melakukan kesalahan karena ini menyangkut nama baiknya. Kulihat mata mas anton juga memperhatikan tonjolan yang ada pada celana pendekku. Akupun selesai memandikan motorku dan mas antonpun kembali masuk ke rumahnya karena siska memanggilnya. Kulihat sebelum masuk siska menelan ludahnya dan melirik kepadaku dengan tatapan penuh napsu.

    Dikamarku aku berkata” asyik juga nih cewe, sudah cantik, sexy, pintar lagi, jadi tanbah sayang gue sama dia” tunggu petualangan dari ku selanjutnya sis, kamu pasti tambah gak bisa lupain aku.

    Hari seninnya aku dipanggil untuk di interview bosnya mas anton dan akupun diterima masuk kerja ditempatnya bekerja, besoknya akupun berangkat bekerja, pada jam 3 sore mas anton memanggilku, dia berkata bahwa akan kerja lembur malam ini, ia titip pesan untuk memberitahu dan menjaga istrinya, dia khawatir akan ketakutan ditinggal sendiri, didalam hatiku aku melonjak kegirangan, tenang aja mas aku akan menjaga istrimu sebaik2nya,hehe, segera kutinggalkan kantorku dan kukebut Honda CBR ku menuju kontrakanku, begitu sampai segera kumasukan motorku kerumah dan aku langsung ke rumah siska, saat itu siska hanya memakai tank top tipis warna krem, langsung saja begitu dipersilahkan masuk kupeluk dan kucium dia dengan penuh napsu seperti layaknya seorang kekasih yang sudah lama tak bertemu, siska kaget bukan kepalang dan bertanya.
    “ ada apa di?” Tanya siska.
    “ aku lagi pengen ******* sama kamu, aku sudah kangen berat nih sama susumu dan jepitan memekmu sis” candaku sambil kuremas payudaranya dengan bernapsu. Kubimbing dia di sofa ruang tamunya dan kupangku tubuhnya sambil kupeluk dia dari belakangnya dan kedua tanganku terus meremas kedua gunung indahnya yang masih terbungkus bra hitam yang lembut.
    “ jangan nekat di, nanti kalau suamiku pulang gimana,?” Tanya siska.
    “ hehehe..jangan takut sis tadi suami dikantor minta tolong kepadaku untuk ngentotin kamu malam ini dan supaya benar2 memuaskanmu karena malam ini dia lembur mungkin jam 1 malam baru bisa pulang,hehe” candaku.
    “ ah masa? Memangnya dia sudah tahu hubungan kita, kamu bohong ya di, dasar kamu..” kata siska sambil membaringkan kepalanya dipundakku dan membuat tubuhnya semakin melengkung dan payudaranya semakin membusung dengan indah, tanganku semakin agresif segera kulepaskan bra hitamnya dan kuremas remas dengan penuh napsu kedua gundukan daging kenyal itu. Siska memejamkan matanya menikmati setiap sentuhanku.
    “ hehehe..mimpi kali ye..kalau bisa seperti itu berarti ilmu sudah pada level sempurna sis, sekarang ini belum tapi suatu saat pasti ilmuku pasti sempurna dan aku akan bisa menaklukan suamimu itu,heheh.tunggu saja.”
    Malam itu kami bersetubuh sepuas2nya, dari mulai ruang tamu, ruang makan, kamar mandi hingga terakhir dikamarnya untuk mengantarnya masuk ke dalam mimpi. Dan akupun pulang saat siska tertidur lelap..suaminya kulihat pada komputerku baru pulang jam 1.30 dini hari. Dan langsung tertidur.

    Esoknya aku kembali bekerja, suasana ditempatku kerjaku yang baru ini ternyata kusadari sangat menyenangkan, ternyata perusahaan ini bergerak dibidang jasa penerbangan yang setelah kuamati hampir 80% karyawannya perempuan dan dikantorku ini rekan2 kerjaku adalah wanita2 yang mempunyai wajah cantik dan tubuh yang proporsional, pantesan mas anton kalau kerja sampai lupa waktu, pikirku.
    Hari ini aku kesal sekali kelihatannya aku harus kerja lembur karena ada program baru yang diminta dari divisi accounting, sudah dari siang aku mempersiapkan perlengkapan yang akan kugunakan untuk kukerjakan pada malam harinya, huh..sial, malam ini aku gak bisa ******* sama siska,pikirku
    Saat aku hendak menaiki lift aku berpapasan dengan mas anton yang berjalan dengan seorang wanita yang cukup cantik.
    “ eh kamu ardi..mau kemana?sudah mau pulang?”Tanya anton.
    “belum mas, masih ada kerjaan,mas sudah mau pulang?”tanyaku
    ”belum jg di, keliatannya aku lembur” jawab anton
    “oh iya ini kenalkan, sekretarisku Devi” kata anton.
    “Oh iya, saya ardi” sambil memberikan tanganku. Kami pun bersalaman dan saling memberi senyum, antonpun menjelaskan kepada sekretarisnya itu mengenai status kerjaku, kuperhatikan perempuan ini cantik juga dan pintar juga berdandan, dia juga pintar memilih pakaian yang dapat membuatnya keliatan anggun dan sexy, saat itu dia menggunakan baju dalaman berwarna krem yang mempunyai belahan dada yang cukup rendah berbentuk V lalu dibalut lagi dengan blaser warna hitam serta dengan rok mini sekitar 15 cm diatas lutut, pahanya yang putih dihiasi bulu2 hitam yang halus kian menambah kesan sexy dari penampilannya. Entah kenapa aku mulai berpikir sesuatu, tapi kutepis pikiran itu.
    Kamipun masuk kedalam lift bersama2 dan berpisah saat mas anton keluar bersama sekretarisnya pada lt.15 sedang aku masih melanjutkan hingga lt.17 ketempat ruang kerjaku untuk menemui atasanku.
    Sesampainya di ruanganku, atasanku memanggilku dan akupun menghampiri ruangannya.
    “ di, nanti kamu setelah selesai urus perlengkapan kamu install program dilt.17 ya!”suruh atasanku.
    “baik pak lesmana, akan saya kerjakan, tapi mungkin baru agak malam saya baru bisa install karena masih cukup banyak yang belum lengkap” jawabku.
    “ oke, tidak apa2, yang penting bisa selesai malam ini dan beres semuanya” balas pak lesmana.
    “baik pak” jawabku.
    Akupun kembali melengkapi segala sesuatu yang kuperlukan untuk kubawa kesana, oh iya kalau gak salah lt.17 itukan ruang mas anton bekerja. Lama juga aku mempersiapkan. Jam 8 malam sms di handphone ku berbunyi, oh ternyata dari siska, dia menanyakan keberadaanku, akupun menjawab kalau malam ini tidak menemani dia karena diminta lembur, dia kelihatan sedih karena suaminya pun lembur dan sampai sekarang belum pulang.
    Kira2 sekitar jam 10 malam saat keadaan sudah sepi aku baru beranjak menuju lt.17, sebelum masuk ruangan aku memutuskan untuk ke toilet dulu, saat aku membuka resletingku aku mendengar sesuatu yang mencurigakan dari arah salah satu wc yang pintunya tertutup, kudengar ada suara desahan napas yang sangat kukenali, akupun mendekat dan masuk kedalam salah satu wc disebelah wc tersebut dengan hati2, pelan2 kutempelkan telingaku kedinding wc dan benar saja dugaanku ternyata sepasang sejoli sedang menggapai nnikmat, aku penasaran siapa kira2 yang berbuat hal tersebut dan mulai kupanjat dengan hati2 dinding dari wc tersebut. Aku kaget bukan main ternyata itu mas anton bersama dengan devi sekretarisnya sedang melakukan penetrasi, mereka tidak menyadari kalau gerak gerik mereka kuawasi dan sempat aku mengambil gambar mereka dengan camera handphoneku, karena takut ketauan aku segera keluar dari toilet tersebut dan bergegas menuju ruang kerja div.accounting.
    Didalam ruang kerja aku berusaha menenangkan diri dan berusaha menarik2 kesimpulan, kasihan juga kau siska, pikirku, kau tidak tahu apa yang dilakukan suamimu diluar, pantas saja anton suka lemburan hingga tengah malam dan bila diajak berhubungan dengan siska dia selalu menolak belakangan ini.
    Kira2 jam 11.30 malam selesailah pekerjaanku untuk menginstall semua program dan akupun segera kembali kerumahku.karena begitu lelah aku beranjak tidur, sebelumnya sempat kulihat gerak gerik siska dan anton melalui komputerku, ternyata malam ini mereka bertengkar karena hampir setiap malam mas anton selalu lemburan dan meninggalkannya sendirian dirumah. Aku tidak tahu apa yang akan terjadi bila saja siska mengetahui apa yang telah kulihat hari ini. Akupun tertidur dengan pulasnya.
    Esoknya aku bangun kesiangan, untungnya aku hari ini dapat masuk siang karena sudah lembur tadi malam, saat aku sedang memakai baju setelah mandi dan masih menggunakan handuk tiba2 pintu rumahku diketok dan akupun segera beranjak menuju pintu rumahku untuk melihat siapa yang datang, setelah kubuka ternyata siska yang datang dan langsung saja masuk kedalam rumahku lalu duduk disofa panjangku.
    “ ada apa sis” Tanyaku mendekat dan duduk disofaku.
    “ aku lagi kesal di dengan mas anton” jawab siska.
    “ memangnya ada apa? Wajahmu koq keliatan pucat sis?” tanyaku lagi.
    “ aku bertengkar dengan suamiku tadi malam dan setelah itu aku tidak bisa tidur hingga pagi hari, aku berusaha sms kamu tapi tidak dibalas juga, kamu juga sudah tidak perduli sama aku ya?” balas siska.
    “ oh gitu, pantas saja wajahmu pucat, sudahlah tidak usah dipikir yang berat2 nanti kamu jadi sakit loh” jawabku.
    “ memangnya kamu sms aku? Jam berapa sis, aku td malam lemburan, cape banget sih jadi aku langsung tidur dan tidak mendengar sms dari kamu, maaf ya..” kataku.
    “ oh gitu, aku sangka kamu juga sudah gak perduli sama aku..” kata siska dengan nada manja.
    “ suamiku tadi pagi2 sudah berangkat kerja tanpa pamit kepadaku, dia berubah belakangan ini” lanjut siska.
    “ oh iya aku lupa pengen Tanya sesuatu, gimana sih awalnya kamu ketemu mas anton?” tanyaku

    “ sebenarnya aku tuh sebelum nikah adalah sekretaris big bos ditempatnya sekarang bekerja, oleh karena peraturan perusahaan kalau suami dan istri tidak boleh bekerja di satu perusahaan, maka kami putuskan aku yang berhenti bekerja, memangnya kenapa di?” jawab siska.
    “ oh gitu, gak apa2 Cuma mau tau aja” jawabku, pantas saja siska begitu cantik dan sexy ternyata dia dulu seorang sekretaris big bos. Sungguh beruntung sebenarnya mas anton bisa mendapatkan hati dari sekretaris bigbos yang begini cantik dan sexy, oh iya aku juga lebih beruntung bisa mendapatkan tubuh siska tanpa harus membiayai kebutuhan hidupnya.hehehe
    “ di..tau gak yang membuat aku tambah kesal, pagi ini sampai hari minggu sore dia harus keluar kota untuk mengunjungi kantor cabang, dia benar2 sudah tidak perduli sama aku”kata siska.
    “ sudahlah sis jangan bersedih, dinikmati saja setiap keadaan, toh tidak semuanya buruk untuk kita, lagipulakan ada aku disampingmu” balasku.
    “ oh iya sis, mumpung besok hingga minggu suamimu pergi keluarkota bagaimana kalau kita juga jalan2, besok jumat sore setelah kuselesai kerja kita berangkat, daripada kamu sedih terus” sambungku.
    “ ehmm..boleh juga sih, tapi kita mau kemana di?” Tanya siska.
    “ kita kepuncak aja, aku dulu pernah tahu satu tempat bagus, semacam villa, tapi privasinya bagus banget, ada kolam renangnya pribadinya setiap villa, tapi yang jadi masalah harganya mahal banget…”jawabku.
    “ trus kita kesana naik apa di?” Tanya siska.
    “ kalau kamu gak keberatan kita naik motorku saja, mau?”tanyaku.
    “ boleh juga sih, sepertinya seru tuh, aku gak pernah jalan2 yang jauh dengan motor, ok deh, soal biaya aku yang keluarin deh, yang penting kita bisa senang2 di” jawab siska.
    “ aku agak pusing nih di, aku mau pulang dulu deh, mau tidur…” sambung siska, sambil memegang kepalanya.
    “ sepertinya kamu masuk angin sis, makanya gak usah terlalu dipikirkan, oh ya mau kerokin gak? Biar besok kamu sudah sehatan dan kita bisa menikmati jalan2 kita, mau?” tawarku.
    “ aku gak mau dikerok, nanti kulitku jadi rusak, trus nanti kamu gak gairah lagi lihat aku, dipijitin aja deh” jawab siska.
    “ oke deh, kamu mau dipijit dimana, disini atau dirumahmu?” tanyaku.
    “ dirumahku saja, bisa langsung tidur, kan kamu nanti siang mau kerja” jawab siska.
    “ oke deh, kamu duluan deh, kalau bareng2 takut tetangga pada curiga” kataku.
    “oke deh..aku pulang ya di, jangan lama2 ya” jawab siska dan dia segera pulang kerumahnya.
    Tak lama akupun menyusul ke rumahnya, siska langsung mengajakku ke kamarnya, diapun segera berbaring diranjangnya.
    “ sis..kalau mau dipijat buka dulu donk bajunya” kataku
    “ oh iya, sorry” diapun kembali duduk diranjang dan mulai melepaskan kaos putihnya dan celana pendeknya, yang tertinggal sekarang hanya cd dan bra berwarna pink, dia pun kembali berbaring, woow indahnya wanita ini, bokongnya sungguh padat, kakinya yang panjang begitu putih dan halus dan punggungnya pun begitu menggairahkan, aku menelan ludahku melihat tubuh siska yang terpampang sangat jelas dihadapanku.
    “ ayo di..tolong pijit yang enak ya..” kata siska dengan mata terpejam.
    Akupun memijatnya dengan lembut, entah kenapa aku mulai merasa sayang dengan siska, rasanya aku merasa cocok sekali dengan semua yang dimiliki siska, kumulai pijatanku dari kaki dan terus kususuri ke pahanya, sesampainya dipaha aku meminta kepada siska untuk melepaskan cd dan bra nya.
    “ sis..kupikir lebih baik kau lepaskan saja cd dan bra mu supaya lebih mudah aku memijatnya”pintaku.
    “iya deh..tolong dong di kamu lepasin cd dan bra ku..” pinta siska.

    Aku kembali menelan ludah, dengan tangan sedikit gemetar kulepaskan cd siska dan setelah itu bra nya juga kulepaskan pengaitnya, kini terpampanglah tubuh siska telanjang siska dihadapanku.lama juga kupandangi tubuhnya,hingga siska menegorku.
    “ jadi pijit aku gak…koq bengong…”Tanya siska.
    “ aku sedang mengagumi tubuhmu sis..kamu sexy sekali..bodoh sekali suamimu meninggalkan istrinya yang luarbiasa cantik dan sexy seperti ini..kalau aku jadi anton aku akan entot siang dan malam,hehehe” jawabku sambil kembali kuteruskan pijatanku.
    “ah kamu bisa aja di..dulu juga suamiku bicara seperti itu waktu kami masih pacaran”jawab siska.
    “ kan aku beda sis..aku benar2 mengagumi kecantikanmu..” rayuku.
    “ ah gombal kamu di..” balas siska.
    “ ya sudah kalau gak percaya, dengan berjalanya waktu kamu juga akan tahu kalau apa yang kukatakan itu benar..” jawabku.
    Aku pun terus memijatnya, pantatnya yang bulatpun tak luput dari pijatanku, sambil kuselipkan sekali2 jariku paha bagian dalamnya hingga menyentuh bibir vaginanya, siska merintih nikmat.
    “ nakal kamu ardi..nanti kalau aku gak tahan gimana” sahut siska.
    “ gampang kan ada aku,hehe” jawabku.
    “hu..dasar nakal..”balas siska
    Akupun meneruskan pijatanku ke punggungnya yang mulus, kulihat siska sangat menikmati pijatanku dan tak terasa mungkin karena mengantuk sekali diapun tertidur pulas, akupun menghentikan pijatanku dan kubalikkan tubuhnya, kini terpampanglah tubuh bagian depannya berserta dengan aksesorisnya yang begitu menantang, kusentuh dengan perlahan kedua payudaranya dan kuremas dengan lembut, kontolku menegang melihat pentil susunya begitu menantang, perlahan kudekatkan bibirku ke pentilnya dan kuhisap dengan lembut, kulihat siska sedikit menggeliat tapi tak membuka matanya.
    “di…ehhhmmm kamu nakal ya…” lirih siska.
    Tapi aksiku tidak kulanjutkan, pikirku kasihan juga kalau kugenjot sekarang lalu kuambil bed covernya dan kututupi tubuhnya dan perlahan kubisikan sesuatu ditelinganya.
    “ sis kamu istirahat saja dulu ya untuk memulihkan staminamu, aku mau bersiap berangkat kerja, oh iya kunci rumahmu gimana?” bisikku.
    “ oh iya tolong kamu bawa saja kunciku ini dan tolong kamu kunci saja dari luar ya, aku gak mau kemana2 hari ini, tapi kamu nanti malam temani aku ya?” jawab siska.
    “ oke deh kalau begitu, tapi kalau ada apa2 kamu telephone aku aja ya, nanti sore aku datang sekalian bawakan makanan untuk kamu, mau kan?”Tanya ardi.
    “ duh kamu baik sekali sama aku, boleh kalau kamu gak keberatan di” jawab siska.
    “ gak apa2 koq aku senang melakukannya untuk kamu, kamu mau dibelikan apa sayang..” Tanya anton lagi.
    “ apa saja terserah kamu aja di, terima kasih sebelumnya” jawab siska.
    “ tapi siang ini kamu sudah makan?” Tanya ardi kembali.
    “ sudah, aku masih ada sayur yang kemarin” jawab siska.
    “ Oke deh, istirahat ya say…karena nanti malam akan kita habiskan berdua dengan percintaan yang panas” sambung ardi.
    “ oke..siapa takut..nanti malam aku pasti bisa melayanimu” tantang siska sambil mengelus kontolku yang masih menegang.
    “oke..sampai nanti malam ya sayang..” kataku sambil kucium bibirnya dan diapun membalas ciumanku.
    Didalam hatinya siska berkata, sungguh luarbiasa pria ini..dia begitu perkasa, lembut dan romantis, entah kenapa setiap malam aku selalu merindukan pelukannya, kehangatannya dan keperkasaannya…apakah aku sudah jatuh cinta kepadanya…hatiku bahagia sekali…andai saja mas anton seperti dia…..yahhh sudahlah..
    Siska pun melanjutkan tidurnya, dan ardi segera berangkat kekantornya.
    Diperjalanan ardi berpikir makanan apa yang akan dibawakan nanti sore untuk siska, ah akan kubelikan seafood saja untuk mendongkrak gairah nanti malam,hehe, pikiran nakal ardi kembali bekerja.

    Sore harinya siska terbangun, dia merasakan tubuhnya lebih segar, diapun segera menuju kamar mandi untuk membersihkan diri.
    “aku harus memberi penampilan yang terbaik saat nanti ardi datang”pikirnya sambil tangan nya mulai mengguyur tubuhnya yang telanjang. Entah kenapa hatinya begitu bersemangat dan bergairah, seperti halnya merasakan cinta pada pandangan pertama. Selesai mandi diapun merias diri dengan sungguh2, dipakainya gaun malam yang sexy dengan punggung yang terbuka hingga ke bokong dan belahan dada berbentuk V yang membuat payudaranya yang montok dan putih bersih itu seakan ingin berontak keluar. Diikatnya rambutnya yang hitam dan panjang keatas sehingga lehernya yang putih jenjang ditumbuhi bulu2 halus terlihat menggoda. Disemprotkannya parfum termahal yang dimilikinya keseluruh tubuhnya..dia siap untuk bertempur kali ini,pikirnya..jarum jam seakan bergerak lambat, tak sabar hatinya menunggu kekasihnya datang untuk bercinta. Demikian halnya juga dengan ardi dkantornya dia nampak gelisah, tak sabar dia ingin segera pulang, dia sudah menelphone restaurant seafood langganannya untuk memesan, jadi saat dia datang ke restaurant di minta pesanannya sudah jadi dan tinggal dibawa, untuk menghemat waktu ,pikirnya. waktu menunjukan pkl.16.55 WIB, tinggal 5 menit lagi pikir ardi, tiba2 sms di hp nya berbunyi, ternyata dari siska.
    “ di cepat datang ya…aku dah gak sabar..hati2 dijalan ya” sms dari siska.
    “ oke..tunggu aku ya..sebentar lagi aku pulang..oh iya request baju sexy ya sis?hehe” canda ardi.
    “ tenang aja…aku akan berikan penampilan terbaikku untuk kamu seorang sayang…kamu pasti puas malam ini,hihi” jawab siska.
    “ oke de..jadi gak sabar nih..see u” balas ardi.
  4. #3
    Banci Tua thealvino's Avatar
    Bergabung
    Dec 2011
    Lokasi
    Sumatra
    Posts
    1,635

    Rumah Kontrakan 3

    Pkl.17.00 sudah tiba, segera aku keluar dari kantorku dan menggenjot dengan maximal Honda CBR ku menuju kerestauran dan langsung bergegas pulang.
    Sesampainya dirumah aku segera mandi untuk menghilangkan bau keringat dan kupakai baju terbaikku lalu bergegas kerumah siska.
    Dengan segera dibuka olehnya pintu rumah siska, dengan suara pelan dia panggil siska.
    “Sis..siska kamu dimana?” sahutku.
    “ disini di..dikamar..masuk aja” terdengar jawaban siska dari kamarnya
    Segera ardi berjalan masuk kekamarnya siska.
    Disana kulihat siska sedang berdiri didepan kaca rias sambil bergaya sexy, aku pun menghampirinya.
    “ wow kamu cantik sekali sis…” sapaku langsung memeluk siska dari belakang sembari mencium tengkuknya, tak terasa kontolku langsung tegang melihat penampilan siska.
    “aku memang cantik di…akukan sekretarisnya bigbos…sudah lama juga aku tidak berdandan seperti ini..ini semua demi kamu..belum apa2 aja burungmu sudah bangun di” jawab siska nakal dan merebahkan kepalanya didada ardi yang bidang.
    “ sungguh beruntung mas anton bisa memilikimu sayang..”balas siska.
    “ apakah kamu tidak beruntung juga bisa memilikiku ardi?” Tanya siska.
    “ aku lebih dari orang yang beruntung…” kataku sambil dipagutnya bibir sexy siska dan merekapun berciuman cukup lama.
    “ oh iya aku membawakan makanan,yuk kita makan sama2” kataku.
    “iya nih aku sudah lapar sekali” jawab siska.
    Merekapun menuju ruang makan, dan siska dengan pakaian yang sexy melayaniku untuk makan.seakan akan aku ini suaminya.
    “kamu beli apa di?” Tanya siska.
    “aku beli seafood, biar nanti malam kita bisa bertempur habis2an,hehe”candaku.
    “ih nakal..memangnya aku mau nanti malam bercinta dengan kamu” balas siska
    “ harus mau..kalau tidak aku perkosa saja,hehe”jawabku
    “ ih maksa ni ye, kalau rayuanmu yang indah sih aku belum tentu mau di..hihi” canda siska.
    “ah selesai makan juga nanti kamu yang minta, apalagi kita sekarang makan seafood, kita lihat saja,hehe” balasku.
    “hu sok tahu” balas siska.
    “yah sudah kita lihat saja, kalau aku yang benar aku minta kau menuruti permintaanku,mau?” kata ardi.
    “ boleh, siapa takut”jawab siska.
    “yuk kita makan” kataku lagi.
    Kamipun segera menyantap hidangan yang ada, tak lama kami pun telah selesai.
    Kami beranjak menuju kamar siska, dan siska menyalakan ac kamarnya dan disetelnya pada temperature paling kecil sehingga tak lama suhu didalam kamarpun menjadi sangat dingin, aku pun duduk ditengah ranjangya sambil menyandar disandaran ranjang, siska segera menyusulku naik keranjang dan dia menyandarkan kepalanya dibahuku sembari tangannya melingkar dipinggangku, tangan kananku melingkar dibahunya dan mengelus2 tangannya yang halus sembari kupermainkan bulu2 halus dilengannya.
    Suhu ruanga serasa semakin dingin, siska semakin merapatkan tubuhnya ke tubuhku, tangannya mulai nakal meraba raba kontolku.
    “tuh kan benar kataku, pasti kamu yang minta duluan,hehe”kataku
    “habisnya dingin acnya di..” sambil terus memainkan kontolku. Kontolku mulai menegang diperlakukan seperti itu. Apalagi yang mempermainkannya adalah wanita cantik dan sexy sekali.
    “ ah alas an..udah ngaku saja aku yang menang, pokoknya kamu harus menuruti permintaanku” balasku.
    “ oke de..emangnya kamu minta apa sih di?” Tanya siska.
    “ aku mau kamu sekarang telephone suamimu..” jawab ardi.
    “ untuk apa di?” Tanya siska.
    “ pokoknya kamu telephone dulu deh, nanti kamu juga tahu” desak ardi.
    “oke..tapi..” jawab siska ragu.
    “sudah gak usah takut, mana hp mu?” Tanya ardi.
    “ ini”
    “ sekarang tlp dia, ayo sis” kata ardi.
    Siskapun segera memencet hp nya dan terdengarlah nada sambung pada hpnya, tak lama di hp nya terdengar suara suaminya, aku meminta dengan berbisik agar siska mengaktifkan loudspeaker pd hpnya, begitu loudspeakernya diaktifkan terdengarlah dengan jelas suara suaminya.
    “Halo sis..ada apa ya?” Tanya anton.
    “ga ada apa2 mas..mas baik2 aja?”Tanya siska.
    “aku2 baik2 aja, sekarang aku sedang dikamar hotelku, baru saja sampai”jawab anton.
    Selagi bercakap2 kupeluk tubuh siska dan kuciumi tengkuknya hingga kelehernya sambil tanganku bergerilya masuk kedalam gaunnya untuk meremas payudara siska.
    “ ehhhmm…aahh…sssh..aduuuhhh” gumam siska tak sadar mengucapkannya karena menerima serangan dariku.
    “ kamu kenapa mah..” Tanya anton.
    “ gak kenapa2 mas…sshs..aahh..uuh..” rintih siska.
    “ koq kayak gitu suaranya?, kamu lagi ngapain sih?” Tanya anton makin curiga.
    “ oh sorry mas..aku lagi…aku kangen sama mas anton…sssshh..aaah..uuhh” jawabsiska berdalih.
    “oh kamu pasti lagi swalayan lagi ya?”Tanya anton lagi.
    “ ehhhmm iya masss…aduhhh enaknya..gak apa ya mas aku ganggu mas sebentar..?jawab siska.
    “ gak apa2 sis..terus saja kau lakukan..aku akan mendengar..” jawab anton.
    Aku minta agar siska meminta kepada suaminya untuk memberi arahan untuk melakukan sesuatu. Seperti halnya phone sex.



    “mas aku minta mas untuk memberi arahan kepadaku seperti seakan akan mas anton ada bersamaku, please mas” kata siska.
    “ oke2..sekarang seakan2 kau kupeluk dari belakang dan kuremas2 susunya dank au menggeliat kenikmatan, lalu perlahan kubuka baju dan bra sehingga seluruh tubuhmu terbuka dan susumu yang montok itu menggelantung bebas dengan indahnya dan kembali kuremas2 dengan penuh napsu” kata anton mengarahkan.
    Akupun mengikuti arahannya dan kudengar deru napas siska semakin memburu.
    “aaahh.uuuhs..sssshh..truuuus apaaa lagi masss..?” kata siska.
    “perlahan kubuka cd mu dan kupermainkan klentitmu dengan jarimu dan kau menggelinjang keenakan, dan tanganmu mulai meraba2 kontolku” jawab anton
    “aaaaww..enak mas…truuuss..ohh..waduh kontolnya udah besar sekaliiiiiii…teerasa hangat ditangankuuu…” balas siska dengan napas semakinmemburu.
    “ perlahan kupangku tubuhmu dan kumasukkan kontolku kedalam memekmu sambil mulutku menghisap2 putting susumu..” kata anton.
    “ ohh..tapi kontolnya gede banget masss…rasannya memekku gak muattt…gimana nih masss?” Tanya siska terengah2
    “ ludahi dulu kontolku dengan lidahmu…aku mau kamu menjilat dan menghisap kontolku…”balas anton.
    “ oke mas… eehhhmm enak sekali kontolnya mas….besar sekali…mulutku tak bisa menampung seluruh batangnya…urat2nya mas…uohhh begitu kekar kontoll ini….aku belum pernah ketemu ****** seperti iniii…ehhhm..ehhmmm..” rintih siska.
    “kontolku sudah keras sekali..sekarang coba kau masukkan kedalam memekmu..” pinta anton
    “iya masss kontolnya sudah keras bukan main….sekarang kumasukkan yan mas kontolnya” jawab siska.
    Aku terus saja mengikuti arahan dari suaminya, gairahku dan siska sungguh2 meningkat tajam..
    “sekarang sudah masuk mas…boleh digenjot ya mass…” kata siska
    “ oke sekarangku digenjot ya sis..” kata anton lagi.
    “uuhhh..aaahh..aaah.aaw..ennnaaakk..trusss…enakkk sekali kontolmmmuu..please entotin akuuu…terusss…tusuk aku yang dalaaammmm…”raung siska.
    “sekarang rubah posisi sis..kamu sekarang nungging biar kuentot kau dari belakang” pinta suaminya
    Kamipun merubah posisi kami dan segera kumasukkan kontolku yang sudah sangat besar itu kedalam memeknya, dan langsung kugenjot.
    “aaw…ssshhh…ssshhh…terus tusuk yang dalammm….entotin akuuu…”rintih siska
    Tak sadar napas kami berdua memburu,
    “ sis..koq ada suara napas selain kamu..?” Tanya suaminya curiga.
    “oohh sshh..itu napas ardi mas…aku sedang digenjot ardi mas ..aaahha”jawab siska
    “ardi!!! Kamu serius sis? Jangan bercanda kamu?” bentak suaminya.
    “ ssshh…hihi mas anton cemburu ya…itu bukan suara ardi mas tapi suara film blue film yang kusewa tadi siang mas…. “jelas siska berbohong
    Sungguh bodohnya suaminya tak menyadari kalau istrinya sedang kugenjot menggapai nikmat bersamaku…
    “ya enggaklah mas…ayo dong mas kita lanjutkan..sudah nanggung nih….ssshh ah” jawab siska.
    “ oke de…terus saja kugenjot tubuhmu dengan bernapsu..terus dan terusss”
    “oooohh masss aku mau keluarrr…terus sodok yang kerasss…terusss…yyaa..yaa…trusss…aaaaahhh…nikmatny a masss.” Siskapun mengalami orgasme.
    “ makasih yam as arahannya….”lanjut siska.




    “oke gpp mah..yang penting kamu sudah puas…sekarang kamu istirahat ya…”jawab anton
    “iya pah…papah hati2 ya disana…jaga kesehatan..bye2 papah..” jawab siska sambil mematikan hpnya.
    Aku yang belum orgasme terus saja menggenjot tubuh siska dan kira2 hampir 100 sodokan akhirnya akupun orgasme.
    Kami berdua terkapar nikmat diranjang siska, napas kami masih terus memburu..
    “gila..ahhh…gila kamu ardi…nekat sekali kamu….untung aku dapat berdalih…kalau tidak…bisa gawat kita..”sahut siska.
    “ justru itu yang kusuka dari kamu..pintar dan cerdik dalam menyikapi keadaan, sekaligus nakal dan nekat sepertiku..hehe..kamu hebat sayang…” jawab ardi.
    “ kapan aku nakal dan nekatnya?” Tanya siska.
    “itu waktu kamu bilang kesuamimu kalau kamu sedang digenjot sama aku” jawab ardi.
    “itu tadi aku ga sadar berkata seprti itu, habisnya kontolmu enak sekali dimemekku”jawab siska.
    “oh gitu, tapi tetap saja nakal buatku..hahahahha” kataku sambil kupeluk tubuhnya yang telanjang dengan erat sambil kami tertawa bersama2. malam itu kami habiskan bersama dengan percintaan yang luarbiasa panas dan akupunmenginap dirumahnya.

    Esoknya hari jumat aku kembali bekerja, sebelumnya dipagi itu kami mandi bersama dan masih sempat melakukan hubungan badan dan sesudah melakukan hubungan siska menyediakan buatku sarapan pagi serta 2 butir telur ayam kampung setengah matang, katanya agar staminaku tetap terjaga. Pokoknya pagi itu aku merasa bahagia sekali sebab siska memperlakukanku layaknya suaminya sendiri.
    “ok aku kerja dulu ya say” kataku
    “iya di,hati 2dijalan, oh iya nanti sore kita jadi pergi kan?” Tanya siska.
    “ok..pasti jadi donk, kamu siapin aja baju dan juga pakaian renang yang sexy ya,hehe” pintaku
    “siip lah, kamu jangan sore2 pulangnya ya, oh iya nanti kita ketemuan dimana?” Tanya siska.
    “nanti kamu tunggu aku di mall saja jam 17.30, jangan lupa bawa jacket ya, helmnya nanti aku siapin ok..see u honey” jawabku.
    “oke see u” balas siska sembari mencium bibirku.

    Sorenya aku langsung bergegas pulang dan langsung menjempu siska disalah satu mall, dia cantik sekali sore itu, wajahnya keliatan gembira saat melihata aku datang. Saat iua dia menggunakan jeans belel ketat dan tang top warna abu2, tubuhnya yang proporsional dan dadanya keliatan sangat membusung membuat semua lelaki di mall tersebut memperhatikannya.
    Kamipun segera berangkat dan siskapun memelukku dengan erat saat kubonceng.
    Diperjalanan kami kami habiskan dengan bercanda dan tertawa, ternyata aku telah berhasil untuk membuat dia lupa akan kesedihannya.


    Kira2 jam 7 malam sampailah kami didaerah gadok, saat itu perjalanan kami terhambat oleh karena hujan yang tiba2 turun cukup deras dan kamipun segera mencari tempat berteduh yang aman, kamipun menemukan sebuah pos ronda yang saat itu kosong dan kamipun berteduh disana.
    Hujan semakin deras dan suhu udara terasa dingin, akupun memberikan kepada siska jaket kulitku agar siska tidak kedinginan.
    “nih pakai sis jaketku,didobel aja sama jaketmu biar tidak kedinginan” sambil kupakaikan jaketku ketubuhnya.
    “ nanti kamu pakai apa di? “ jawba siska.
    “sudah tidak apa2, yang penting kamu jangan sampai sakit, kamu baru pulih” kataku.
    “ oke deh” jawab siska.
    Lama kelamaan kurasakan dingin juga udara dikawasan ini tapi aku tidak tega melihat siska kedinginan, akupun menyilangkan tanganku didadaku agar tanganku menjadi hangat.
    “Di kamu kedinginan ya, kemarikan tanganmu” pinta siska sambil membuka jaket agar tanganku dapat masuk.
    “mungkin lebih enak seperti ini saja sis” kataku sambil memintanya duduk dipangkuanku dan tanganku masuk kedalam jaketnya dan memeluknya dari belakang.
    “nah seperti ini lebih hangat” kataku.
    “huh dasar…maunya tuh..tapi kalau mau lebih hangat aku lebih tahu,begini nih” kata siska sambil mengambil kedua tanganku dan memasukkannya kedalam tank topnya dan menempatkanny di kedua payudaranya.
    “ehmm..kamu tau aja caranhya memberikan kehangatan kepadaku sis” kataku sambil kuremas perlahan kedua payudaranya yang montok dan kucium lembut bibirnya, kamipun terlibat percumbuan yang hangat sambil terus kupermainkan payudaranya yang telah kubuka branya, percumbuan kami terhenti saat kulihat dari kejauhan ada orang yang mendekat dan kuminta siska segera membereskan pakaiannya, ternyata hanya orang yang melintas, karena khawatir ketahuan kami tidak melanjutkan percumbuan kami.
    “ di..apakah tempatnya masih jauh?”Tanya siska.
    “ sudah gak terlalu jauh sih, kenapa?kamu mau kita melanjutkan perjalanan saja?” tanyaku.
    “aku pikir begitu, aku rada ngeri disini, lagipula tasku dan tasmu tahan air, paling hanya tubuh kita yang kebasahan” pinta siska
    “ tapi nanti kamu bisa sakit loh sis?” kataku.
    “gak apa2, paling nanti minta kamu pijat lagi,hihi” canda siska.
    “oke deh, yuk kita jalan” kataku lalu kami menlanjutkan perjalanan kami dan tubuh kamipun basah kuyup oleh karena hujan masih terus turun dengan derasnya, sekitar 20 menit perjalanan sampailah kami ditempat yang kumaksud dan kamipun segera memesan sebuah bungalow yang paling bagus ditempat itu.
    Siskapun terkagum2 oleh bungalow yang kami pesan karena letak satu bungalow dengan yang lain sangat berjauhan dan masing bunngalow itu terdapat kolam renang ukuran sedang dan dilengkapi jacuzi yang dibentuk secara alami, seperti surga katanya.
    Kamarnya pun begitu luas, dengan kamar mandi dalam yang temboknya hanya dibatasi dengan kaca, jadi kalau mandi pasti keliatan lah seluruh aurat kita.siska menelan ludah melihat tempat itu.
    “bagus sekali ya di…seperti mimpi..” kata siska.
    “benarkan kataku..” sambil memeluk tubuh siska setelah office boy yang mengantar kami sudah keluar.
    “ kamu tidak mau mencoba kamar mandi kita” kataku.
    “ oh iya pasti donk.., ayo kita mandi bersama” ajak siska.
    “ aku mau kamu mandi duluan, karena aku mau menonton kamu mandi dari kasur ini” kataku nakal sambil kubuka seluruh bajuku dan kurebahkan tubuhku dikasur empuk itu.
    “hu dasar nakal..awas ya nanti akan kubuat pertunjukan yang buat kamu masuk dan mandi bersamaku” jawab siska lalu dia segera masuk kedalam kamar mandi dan segera melakukan aksinya dengan membuka bajunya perlahan2 seakan seperti tidak ada yang mengawasi dan dia melakukan gaya2 yang sexy sekali hingga seluruh tubuh telanjangnya terpampang pada kaca itu dan membuat kontolku menegang dengan keras sekali.

    Buru 2 kususul siska masuk kekamar mandi dan langsung saja kusergap tubuhnya dan kupeluk tubuhnya dari belakang.
    “tuh kan kamu gak tahan…lagian nekat mau tontonin aku mandi…uoohs..sshhh..ardiii…kamu nakall sekaliiii….”canda siska sambil merintih nikmat saat kedua payudaranya kuremas dengan penuh napsu.
    “ kamu pintar sekali membuat gerakan erotis seperti tadi..kamu belajar dari mana sis…?” tanyaku lalu kunyalakan shower kamar mandi dan kuletakkan ditempatnya yang berada 20 cm diatas kepala kami, air shower yang hangat segera mengguyur tubuh kami berdua yang telanjang, kamipun berpagutan dengan mesra di kamar mandi tersebut, tubuh siska yang telanjang begitu indahnya saat air membasahi tubuhnya dan cahaya ruangan yang temaram memantulkan sisi erotisnya.
    Gairah kami berduapun bergejolak ditubuh kami, kuciumi seluruh tubuh siska dan kugigiti dengan bernapsu beberapa titik2 rangsangan dibeberapa bagian tubuhnya. Siskapun mendesis2 nikmat dan menjambak rambutku saat paha bagian dalamnya kuciumi dan terus kususuri sampai ke pangkal pahanya, dengan lembut kubuka bibir vaginanya dan tersembulah klitorisnya dan dengan bernapsu mulai kujilati klitorisnya, siska berusaha menahan diriku agar jangan melakukan hal itu.
    “ ooow..diii…ehhhhmm…jangan diii…kan jorok disitu….uuushhh.aahhh” rintih siska nikmat.
    “ gak apa2 sis..dah kamu nikmati saja…kan sudah dibersihkan pakai air tadi…..nikmati saja ya..” jawabku sambil kuteruskan menjilati klitorisnya dengan penuh napsu..
    “gimana sis enak kan?” Tanyaku lagi.
    “ eehhhhmmm…iiiiiya siiihh…auuuw..yess..enakkk di…teruss di..aku beluuum pernah diginiin sama suamiiiku…terusss di…aacchh..aku bisa gak kuaattt kalo diginiiiinn terusss…aacchh” jawab siska.
    “ suamimu tuh bodohh sis…tidak tahu bersyukur…dan kurang ahli dalam bercinta….” Balas siska.
    “iyaa di…jauh dibanding dengan kamu….kamu ahli sekali…..aaachhh..terus di…udaaah donk masukkin kontolmu diii…” balas siska.
    “ nanti dulu donk…aku mau kamu jilati dulu kontolku sis…” sambil aku masuk kedalam bath up dan duduk selonjor didalamnya. Siskapun mengikuti masuk kedalamnya, air hangat yang ada didalam bath up membuat kami semakin terangsang, siskapun memegang kontolku dan mulai menjilati kontolku dan tangan kanan membelai rambutnya yang panjang tergerai sedangkan tangan kiriku meremas payudaranya.
    “ oooh sis..kamu makin pintar saja…kamu suka ya sama kontolku? Ssshh…ah” kataku memujinya.
    “ iya donk, kan aku guru yang ahli dan punya ****** yang sesuai dengan impianku…” balasnya semakin agesif.
    “ keliatannya kontolku juga suka dengan bibirmu” balasku
    “ harus suka donk..kan yang punya bibir inikan orangnya cantik dan sexy” kata siska sambil terus mengulum kontolku.
    “sudah sis..yuk kita mulai menambang cairan cintamu..” kataku lalu memintanya untuk bersandar pada sisi bath up dan kuminta dia melebarkan kedua pahanya, pelan2 kuterobos lubang nikmatnya hingga seluruh kontolku terbenam didalam memeknya.
    “oooh ardi…enak sekali…pelan2 ya sayang…” rintih siska.
    “tenang aja sayang..aku kan ahlinya,hehe”balasku.
    Pelan tapi pasti mulai ku pompa tubuh sexy siska dan semakain lama semakin cepat, siskapun merintih dan menjerit kenikmatan mendapatkan pompaan dari kontolku.
    “ooooh di….enakkkk…oooww…aaaachchh…terus..terus..terus…en ak sekali di..yang dalam di…terus tekan…ahhhhh..” rintih siska.
    Terus saja kugenjot memek siska..sungguh aku juga merasakan nikmat bukan kepalang karena memek siska ini masih begitu sempit.
    “sis..boleh kutanya sesuatu?” tanyaku.
    “ apa ya di?’ balas siska.
    “ waktu kamu nikah sama mas anton kamu masih perawan?” tanyaku.
    “ iya di, aku masih perawan saat dia menikahiku” katanya.
    “ kamu jujur sis?” Tanya ku lagi.
    “ iya di, buat apaku berbohong padamu, kontolmu adalah ****** kedua yang kurasakan setelah mas anton..aaachh…ssshhh…terus dii…”jawab siska.
    “ pantas saja memekmu begitu enak sis…ohh” kataku sambil terus kugenjot tubuhnya.
    “ enak gimana maksudmu di…aaachhh…shhshsh..terusss di…tekannnn terussss…” Tanya siska sambil merintih.
    “ lubangmu masih sempit sekali sis…oooh..enak sekali…lubangmmmuu…” jawabku
    “ ah itu bukan karena sempit lubangnya tapi karena kontolmu yang gede banget di….sshshhs..aahh…ooouchhhh..terus di…aku mau sampai nihhh…truuuus di tekan yang dalammm…” pinta siska.
    Sengaja kukurangi tempo sodokan kontolku pada lubangnya dan kucabut dengan tiba2.
    “ koq dikeluarkan diii…ayo donk masukkinn…aah kamu jahat dii…aku nanggung di sdh mau sampai nih…” rengek siska.
    “ aku mau kita menyelesaikannya di ranjang saja” kataku sengaja untuk membuat dia semakin penasaran, perlahan kuangkat tubuhnya dari bath up dan aku bawa dia keluar kamar mandi dan menuju ranjang. Sebelum kurebahkan diranjang, perlahan kuturunkan tubuhnya disamping ranjang dan aku mengambil handuk lalu dengan lembut kukeringkan seluruh tubuhnya dengan handuk itu dan dia pun melakukannya kepadaku juga. Setelah tubuh kami kering kubaringkan tubuhnya diranjang dan perlahan kumasukkan kembali kontoku kedalam lubang nikmatnya.mata siska terpejam.
    “ooohhh…di…aku merasa bahagia sekali….andai saja kau suamiku…aku pasti akan menjadi wanitta paling bahagia didunia..ayo diii…buat aku bahagiia dii…aacchhh…shshsh..uuuhh” rintih siska.
    “ iyaaa sis….andai juga kau jadi istriku aku pasti menyetubuhimu siang dan malaammm…aaahh..shshhs…enak sekali memekmu…sis..” aku mulai memompa tubuhnya dan terus memompa dengan penuh napsu. Kedua kaki siska sudah mengangkang dengan lebarnya seakan2 ingin menelan seluruh batangku kedalam memeknya.
    “ iya…di…aku mau kau entot siang dan malam…aku mau….aku mau …kau jadi kan istri gelapmu… kaulah suamiku yang sebenarnya….ouuuch…aachhh..terus di…” balas siska semakin menggila.
    Tak berapa lama siskapun mengejang nikmat, diapun orgasme dengan dahsyatnya karena tadi sempat orgasmenya kutahan,hehe, dia sampai mengejang beberapa kali, keliatannya dia meikmati sekali, tinggal aku yang belum keluar. Biar saja aku akan melanjutkannya nanti, perutku terasa lapar dan ingin makan. Saat dia masih terbaring lemah aku beranjak menuju telepohone untuk memesan makan malam pada room service. Setelah mulai kuat tubuhnya Siska segera mengambil baju didalam tas nya, dan segera dia kenakan, woow ternyata dia pakai gaun malam transparan yang sexy berwarna merah hati dan dipakainya lingerie sexy untuk menutupi payudara dan kemaluannya.
    “ wow sexy sekali kamusis” sahutku.
    “iya donk..kan aku harus usaha supaya kamu juga bisa orgasme, pokoknya kita tidak akan melewati dengan sia2” balas siska sambil melenggak lenggok seperti model yang berjalan2 dicatwalk. Aku punya ide gila dan kusampaikan kepada siska.
    “ sis..kamu sexy sekali..sis..aku punya tantangan untukmu gimana kalau nanti yang membukakan pintu untuk room boy nya kamu sambil memakai gaun tersebut dan berjalan seperti itu?” tantangku.
    “ih kamu gila ya di..gak mau ah…nanti aku disangka perempuan murahan lagi” jawab siska
    “ ah memangnya ada yang kenal kamu disini sis?ayo gimana nanti aku berikan kamu satu petualangan seru lagi buat kamu, mau gak? Kamu pasti suka deh”jawabku
    “apaan tuh..” kata siska
    “ada deh,pasti kamu suka” jawbaku.
    “ ok de..tapi nanti kalau aku diperkosa sama dia gimana di..aku takut di” jawab siska.
    “tenang aja, gak mungkin sis, karena manager hotel ini teman baikku, kalau ada apa2 aku pasti beritahu dia, tenang aja, ayo donk” jawabku
    “oke dehh..apa sih yang gak kasih untukmu sayang…” jawab siska
    Tak lama bel berbunyi dan ada suara laki2 memanggil.
    Akupun segera menyuruh siska untuk membuka pintu sedang aku pura2 beristirahat ditempat tidur. Siskapun segera membukakan pintu dan mempersilahkan room boy tersebut untuk masuk.
    “slahkan mas, tolong taruh makanannya dimeja sana ya” sambil siska berjalan mendahului masuk dan berlenggak lenggok sexy, aku yang mengintip melihat room boy tersebut terpana dan menelan ludah sambil mengikuti siska, mata nya melahap seluruh tubuh sexy siska yang hanya berbalut gaun merah yang sungguh2 mempertontonkan kemulusan tubuhnya, dengan tangan gemetar dia meletakkan makanannya diatas meja makan dan dengan wajah tegang dia segera minta diri untuk keluar. Tapi sebelum keluar siska sengaja memanggil room boy tersebut dan dia menyodorkan dengan perlahan uang tips untuknya, maksudnya supaya dia dapat membuat room boy itu lebih memperhatikan seluruh tubuh bagian depannya. Kulihat si room boy melongo seperti orang bloon memandang kedua payudara indah siska yang seakan ingin memberontak keluar dan dia sadar setelah dikagetkan oleh suara siska yang memanggilnya.
    “mas..mas..koq bengong? Ini tips dari saya, makasih ya” kata siska.
    “”iiiiyaa…bu….makasih juga…maaf”” segera dia berlari kecil keluar dari kamar kami.
    Setelah agak lama dia keluar, kamipun tertawa bersama2.
    “kamu hebat sis..tadi aku liat kamu nakal juga ya, kamu sengaja ya berlama2 untuk memberikan uang tips supaya dia liatin tubuhmu, wah tuh orang sekarang pasti lagi nyari sabun mandi untuk onani habis2an,hahahha” candaku.
    “ iya di tadi aku sengaja, abisnya nanggung kalau Cuma lenggak lenggok doing, sekalian aja aku godain dia, trus tadi aku liat anunya juga membesar dicelananya, yang buat aku geli pas liat wajahnya yang bloon itu loh,hihihi” balas siska.
    “ ah kamu ini sudah pintar ya, yang dilihat kontolnya si mas” candaku lagi.
    “iya donk, sepertinya gede juga tuh di,hihi” jawab siska menggodaku.
    “ hu dasar, aku gak kasih lagi kontolku loh baru tau rasa,hehe” kataku sambil mengelus kontolku.
    “ ayo kita lanjutkan, aku jadi tambah terangsang liat aksi kamu tadi” lanjutku.
    “ayo di aku jg sama” jawab siska.
    “tapi apa gak lebih baik kalau kita makan dulu karena perutku lapar sekali” Tanyaku.
    “ehm boleh juga sih, lagian sepertinya makanannya keliatan enak di, yuk kita makan dulu” jawab siska.
    “ oke” jawabku.
    Dengan hanya menggunakan pakaian seadanya kami menyantap makanan yang telah tersedia, sambil bercakap akap.
    “ di.. tadi kamu bilang punya petualangan seru, apa tuh kalau boleh tau, td kan aku udah lakukan yang kau minta” Tanya siska.
    “ gini loh sis..manager hotel ini adalah teman baikku..jadi karena sudah begitu dekat maka aku diberikan satu fasilitas rahasia mengenai setiap bungalow ditempat ini” jawab siska.
    “ rahasia apa tuh di?” Tanya siska penasaran
    “ aku diberitahu oleh temanku itu bahwa setiap bungalow punya pintu rahasia yang bisa tembus sampai kedalam lemari dikamarnya, dan tadi sebelum kita masuk kekamar aku sempat menemui temanku itu untuk meminjam salah satu kunci rahasia bungalow yang sedang disewakan oleh orang lain, menurutnya yang menyewa bungalow tersebut adalah 2 orang lelaki setengah baya dan seorang wanita cantik sekali, mereka sudah masuk duluan sebelum kita, kira2 beda2 setengah jam lah” jelasku.
    “oh jadi kamu mengajakku untuk mengintip mereka? Tanya siska
    “ mau gak?”tanyaku.
    “ tapi nanti kalau ketahuan gimana di? “ Tanya siska ragu2
    “ yah paling2 kamu diperkosa sama mereka sis,hahaha” balasku sambil bercanda.
    “ hu dasar nakal, gak ah aku jadi takut di” jawab siska
    “ gpp sis..aku pasti jagain kamu, kita coba dulu..seru tau” kataku mendesaknya.
    “ tapi..beneran ya kamu lindungi aku, kapan kita mau kesana, dan dimana bungalow mereka letaknya?”Tanya siska.
    Ok.pasti aku lindungi kamu, nanti setelah selesai kita makan sis, bungalownya kebetulan ada disamping bungalow kita sis” jawabku.
    “wah seru juga nih..tapi aku sedikit takut di” jawab siska.
    “udah tenag aja sis, yuk cepat kita habiskan nanti mereka keburu selesai” jawabku.
    Tak lama kamipun selesai menyantap makanan kami dan segera bergegas menuju bungalow yang ada disebelah kami, melalui akses pintu rahasia yang ada dibalik semak belukar kami pun masuk perlahan2 menuju satu titik cahaya yang menurut temanku itu adalah celah dari pintu lemari, setelah jarak kami semakin mendekat mulai terdengarlah suara perbincangan 2 orang laki2 dan seorang perempuan.
    “ wah kamu pintar juga ton, bisa membawa devi kesini, kamu tahu aja yang jadi kesukaanku” sahut salah seorang laki2.
    “ saya lakukan ini kan untuk bos, biar bos gak stress, bener gak dev?” jawab laki2 yang satunya lagi.
    Siskapun terkaget begitu mendengar kedua suara laki2 tersebut karena dia begitu mengenali suara tersebut..itu adalah masa anton dan pak wira bosnya dulu.
    “ iiituu..mas anton dii dan bosku yang dulu..” kata siska geram setengah berbisik, akupun langsung mendekap mulutnya supaya jangan bersuara lagi.
    “ iya berarti itu juga bos ku yang sekarang juga sis..” kataku berbisik.
    Dengan tegang Kami pun meneruskan mendengarkan perbincangan mereka dan mengintip mereka melalui celah yang cukup lebar pada lemari tersebut sehingga adegan mereka dapat kami lihat dengan jelasnya. Dengan hati2 Aku mengeluarkan camera handphoneku dan merekam setiap kejadian dalam format video, kupikir kejadian ini harus kusimpan baik2 dan siskapun menyetujuinya.
    “ iya pak, saya sering perhatikan bapak selalu marah2 bila dikantor, makanya anton punya ide untuk mengajak bapak ketempat ini, maaf ya pak kalau kurang berkenan” rayu devi.
    “ oh gak apa2, saya senang sekali kalian perhatian sama aku, justru kalian begitu mengerti kebutuhanku” jawab pak wira.
    “ gimana pak bisa kita mulai?” Tanya anton.
    “ boleh, aku gak sabar ingin mencicipi tubuh montok kamu devi, sudah lama aku menginginkannya, tapi karena statusku aku harus benar2 jaga image, sebelumnya aku juga kepingin sekali menyetubuhi siska istrimu waktu masih menjadi sekretarisku, tapi keburu kau nikahi ton, kapan2 bisa aku nikmati juga siska ton? Sebab aku masih penasaran sama dia..” tanya bosnya, sambil mulai membelai rambut devi.
    “ sepertinya perlu waktu untuk pendekatan dulu tuh bos, nanti saya cariin caranya deh..udah bos nikmati dulu devi ya?” jelas anton
    “oke deh..tapi simpan di agendamu ya,hehe” perintah pak wira.
    “oke deh, sekarang saya keluar dulu ya pak?” Tanya anton.
    “ iya..kamu keluar dulu” jawab pak wira.
    “oke..dev..kamu layani ya bos kita, biar dia senang” kata anton
    “ oke deh..aku jamin pak wira pasti senang” jawab devi nakal.
    Anton segera meninggalkan ruangan tersebut dan mulailah kami lihat pak wira dengan penuh napsu langsung menciumi bibir devi dan tangannya bergerilya diseluruh tubuh devi, kami lihat devi pun tak mau kalah dia langsung berusaha mencari penis pak wira dan mengeluarkannya dari celananya.
    “ tunggu2 sebentar dev..aku mau kau membuka seluruh bajumu, aku mau menikmati melihat tubuhmu yang telanjang bulat, aku mau kamu menari2 erotis dihadapanku” pinta bos sambil melepaskan pelukannya.
    “oke deh bos.bos liatin ya..” lalu devi membuka satu persatu baju dan dalaman yan dikenakannya, tak lama devipun telanjang bulat dihadapan bosnya dan mulai menari2 erotis, siska yang melihat aku melotot melihat pemandangan itu mencubitku pahaku, aku pun meringis kesakitan.
    “ rasain kamu..” kata siska berbisik.
    “ duh kamu..sakit tau” kataku.
    “ habisnya kamu nakal..” balas siska.
    “ habisnya perempuan itu cantik dan sexy sekali, kalau liat begini torpedoku bisa gak tahan nih sis” jawabku, memang kulihat tubuh devi begitu kencang, keliatannya dia rajin senam karena payudara, perut, bokong dan pahanya begitu kencang, sexy sekali dia, seperti kuda Australia, pikirku.
    “ yuk kita kembali, daripada ngeliatan mereka kita Cuma jadi mupeng” ajakku.
    “ ntar dulu di, aku mau liat dulu mereka bermain” jawab siska penasaran
    “ oh kamu mau liat torpedo bos mu ya?” kataku bercanda.
    “ iiih nakal kamu ardi” sambil mencubit lagi pahakuu.
    “ aku tuh mau lihat apakah mas anton pun menyetubuhi devi” jawab siska.
    “maksudmu kamu mau tau kalau mas anton selingkuh atau tidak?” Tanya ku lagi.
    “ iya di” jawab siska.
    “ oh gitu, kalau seperti itu kita gak perlu tungguin karena aku ada informasi buat kamu mengenai mas anton, lebih baik kita segera kembali nanti aku jelaskan sama kamu” sambil tanganku menarik lengannya untuk kembali.
    Kamipun segera kembali ke bungalow kami, dan siskapun langsung segera bertanya tentang informasi itu. Tanpa banyak komentar langsung saja kuberikan handphone dan kubukakan rekaman video yang memuat adegan antara devi dan mas anton, mata siskapun terbelalak melihat isi video tersebut.
    “ pantas saja asal menyetubuhiku dia selalu sudah lemas” kata siska dengan geram.
    “ sudahlah sis..kan posisinya sudah seri dan adil..jadi kita bisa lebih bebas” jawabku sambil membelai tubuhnya.
    Melihat dia masih belum bisa meredam emosinya aku jadi tidak berniat untuk bersetubuh dengannya, malam itu kami hanya berpelukan mesra diranjang, kudengar siska menangis, kudiamkan saja dia sambil kupeluk hingga diapun tertidur pulas.
    Pagi harinya matahari masuk dan menyinari kamar tidur kami dari jendela kaca yang cukup besar, aku terbangun tanpa siska disampingku, aku pun segera beranjak dari tempat tidur, kudengar dari arah luar ada suara kecipak air dikolam renang, aku berjalan kearah kolam renang dan begitu sampai aku terpana melihat siska sedang berenang dikolam tanpa mengenakan sehelai benangpun, seakan2 aku melihat bidadari cantik yang sedang mandi seorang diri.
    “ sis..” panggilku.
    “ oh kamu sudah bangun di..yuk kesini..” ajaknya, kulihat senyumnya mengembang dan wajahnya ceria sekali.


    “ kamu berani sekali menggodaku pagi ini..awas ya”jawabku lalu kubuka celana dalamku dan dengan telanjang bulat akupun segera terjun ke air dan menghampiri siska.
    Sesampainya didekatnya langsung kupeluk dan kucium bibirnya yang basah dan diapun membalas ciumanku dengan mesra, lama jug kami berpagutan.
    “ kamu sudah gak sedih lagi” tanyaku.
    “ sudah gak di..benar katamu..lebih baik kita pikirkan hubungan kita dan menikmati liburan kita” jawab siska sambil tersenyum dan memelukku mesra, payudara siska pun menempel erat didadaku membuat torpedoku kembali terbangun.
    “auw..dikolam ini ada ikan lelenya ya di?…” Tanya siska.
    “ masa sih? Mana lelenya?” tanyaku.
    “itu tuh..” sambil tanganganya menunjuk ke dalam air, tepatnya kearah selangkanganku.
    “ eh iya…lele jumbonya lepas nih..sepertinya dia lagi nyari lobang untuk bertelor” balasku
    “ tapi lelenya gede banget..mana ada lobang yang muat buat dia,hihi” balas siska
    “ gara2 kamu sih, kamu harus tanggung jawab “ kataku.
    “ ah gak mau, itu kan salahmu sendiri gak bisa nahan diri” seraya berusaha melepaskan diri dariku dan berenang menjauh.
    “ koq gitu sis..” aku pun berusaha mengejar siska.
    Kamipun berkejar2an dikolam renanga tersebut sampai akhirnya siskapun terpojok di sudut kolam renang, dia berusaha memercikiku dengan air kolam tapi aku terus mendesaknya.
    Akhirnya siskapun menyerah dan kami kembali berciuman dengan napas2 terengah2, kurengkuh payudaranya dan mulai kuciumi dan kuhisap2 pentilnya, siskapun menggelinjang nikmat.
    “ aauw..ardi nakal…enak tau..” kata siska sambil meremas rambutku dan tangannya yang satu mencari torpedoku setelah mendapatkan dia mengelus batangnya dengan lembut.
    Aku terus mempermainkan payudaranya dan membuat dia tidak tahan menahan rangsangan dariku.
    “ di..ayo masukin donk..kamu nyiksa aku ya..” katanya manja.
    “ ok deh.” Lalu kuarahkan torpedoku kesasarannya, mata siska terpejam.
    Setelah masuk perlahan kugenjot tubuhnya, sungguh enak sekali melakukan persetubuhan didalam air seperti ini apalagi kalau melakukannya di ruang terbuka seperti ini, aku merasa tidak lelah menggenjotnya walaupun setengah jam telah berlalu dan siska sudah 2 kali orgasme, lalu kuminta siska untuk naik kepinggir kolam dan melakukan posisi menungging, wow sexy sekali kamu sis, akupun mulai menggenjotnya kembali, setelah 15 menit torpedoku terasa mau meledak, dan aku pun segera menarik torpedoku keluar agar peju tidak masuk kedalam memeknya. Siskapun membantuku mengocok dan menjilat torpedoku dan muncratlah pejuku diwajahnya.
    “ uuh dasar ardi nakal..” kata siska sambil lidahnya terus menjilati pejuku yang meleleh kebatangnya.
    Kamipun terkapar lelah berdua dipinggir kolam, tak lama kamipun menceburkan diri kami kekolam renang kembali dan kamipun melakukanny sekali lagi. Benar2 doyan sex juga pikirku wanita ini, cocok sekali denganku yang hobi juga melakukannya.hehe

    Siangnya kami segera check out tapi sebelum kami kembali kejakarta, siska mengajakku untuk berbelanja pakaian disana, aku punya ide nakal kembali kuminta siska untuk mengenakan tanktop hitam tanpa menggunakan bra dan celana pendek 20 cm diatas lutut, siska menjadi keliatan sexy dan nakal sekali.puting payudara kelihatan tercetak mencuat dengan indahnya. duuh rasanya torpedoku pengen masuk lagi nih kalau melihat seperti ini.
    Sepanjang perjalanan hingga kedalam factory outlet semua mata baik wanita maupun pria terbelalak dan berbisik2, dengan bangganya kugandeng lengan siska dan kuajak dia berputar, sekali2 kupeluk tubuhnya dan kucium bahunya.
    Setelah puas berkeliling dan menggoda orang2 di tempat itu, kamipun segera berangkat kembali kerumah kami dijakarta.


    Ceritaku sebelumnya adalah saatku jalan2 kepuncak bersama dengan siska dan menemukan hal2 yang tidak kami duga sebelumnya yaitu melihat mas anton dan bosnya sedang bersenang2 dengan sekretarisnya.
    Sepulang kami dari puncak kamipun berpisah untuk beristirahat dirumah kami masing2, minggu malam suami siska sudah kembali juga dari perjalanan dipuncak dan aku menyaksikan pasangan tersebut bertengkar, kulihat siska mencari cari persoalan sampai akhirnya suaminya tertidur kelelahan tanpa memperdulikan siska yang masih emosi, rupanya dia belum bisa menerima apa yang dilihatnya dipuncak, suamimu pasti juga akan berlaku sama denganmu siska kalau melihat kau kusetubuhi bahkan sampai berulang kali,hehehe,pikirku.
    Malam ini pikiran nakalku sedang berputar, aku teringat akan mitha adiknya ece geulis, oh iya kangen juga aku sama nih cewe, sepertinya sih ni cewe masih lugu banget, aku ingat waktu dia gak sengaja melihat torpedoku, wajahnya merah seperti kepiting rebus, belum saja kau merasakan kalau torpedoku masuk kedalam liang nikmatmu, wajahmu pasti lebih merah, ah aku mau intipin dia malam ini, tapi seingatku rumahnya belum kupasang kamera pengintai, tapi aku masih punya sisa beberapa kamera, akupun segera naik keatap rumahku dengan membawa beberapa kamera pengintai dan kabel dan berjalan perlahan menuju kerumah mitha dan berusaha mencari celah, tak sulit aku mendapatkannya karena hampir setiap rumah sama kondisinya. Aku melihat2 sebentar kedalam kamarnya sebelum kupasang kameraku. Aku melihat suatu pemandangan yang luar biasa karena kulihat mitha tengah tertidur dikasurnya dengan hanya memakai cd dan bra hitam yang sexy, tepatnya dia pakai lingerie yang sungguh sexy, tebakanku benar sekali kalau cewe ini sexy sekali dan begitu montok, pakaian yang dipakainya waktu bertemu denganku tidak dapat menutupi kemolekan tubuhnya, aku menelan ludah beberapa kali melihat hal itu dan torpedoku kurasakan memberontak dicelanaku yang kini terasa sempit..ingin rasanya aku turun kebawah dan menyetubuhi mitha tapi akal sehatku masih bekerja dan kutahan diriku lalau aku mulai memasang kamera pengintaiku di atas kamarnya, diruang tamu dan satu lagi di kamar mandinya. Setelah memuaskan pandanganku akupun segera turun ke kamarku dan mulai kunyalakan computer untuk melihat hasilnya, dengan kameraku yang lumayan canggih aku mencoba untuk menzoom tubuh mitha…ooohh indahnya..tak terasa tanganku sudah mengeluarkan torpedo dan mencoba untuk onani, ah bodoh sekali aku kenapa akan kubuang percuma pejuku, kenapa tidak kulampiaskan saja napsuku ini, apa ku panggil saja siska, pikirku, tapi hari ini perasaannya sedang tidak bagus, apakah ece yang kusetubuhi ya, ah coba kulihat apakah dia sudah tertidur dan apakah suaminya ada dirumah, aku mulai melihat2 dan kusaksikan di layer komputerku ece geulis sedang menidurkan anaknya dikamarnya lalu setelah anaknya tidur dia berjalan lemari pakaiannya dan mengambil sepotong pakaian tidur sexy berwarna merah lalu menuju kaca riasnya, dia melepas baju kaos yang dikenakannya dan menggunakan baju tidur tersebut, setelah terpakai dia mematut dirinya dicermin sambil bergaya2 sexy, akupun tersenyum kecil melihat tingkahnya sambil terkagum2 melihat kesexyan tubuhnya, ah aku beruntung malam ini ternyata ada tempat pencurahan nikmat,hehe.
    Segera kuambil handphoneku dan kucoba untuk sms ece geulis.
    “halo ece…sudah tidur?” sapaku
    Kulihat dilayar monitor dia berjalan menuju sumber bunyi handhone dan melihat sms yang kukirim, kulihat dia tersenyum.
    “ ehh kamu ardi..aku belum tidur, ada apa ya?” jawabnya.
    “ gak ada apa2 ce, Cuma kangen aja pengen foto2 ece yang cantik pakai baju tidur yang sexy” kataku lagi.
    Kulihat dimonitor dia agak terkaget mendapat sms dariku.
    “koq kamu tahu aku lagi pakai baju tidur yang sexy?” Tanya dia.
    “ tadi tuh aku lagi tidur trus mimpi ece pakai gaun malam sexy warna merah, waktu terbangun aku jadi ingat ece” jawabku berkilah.
    “oh gitu, koq bisa samaan mimpinya, aku juga lagi pakai gaun malam sexy warna merah di” jawabnya.
    “masa sih? Ah aku gak percaya” jawabku
    “ benaran aku gak bohong, kalau gak percaya kamu datang aja kesini, mau gak?”jawab ece.
    “emangnya suami ece gak dirumah?” tanyaku pura2.
    “ gak tuh, dia tugas malam lagi, udah kamu kesini aja, lagian ngapain dikamar kamu sendirian, mendingan temenin ece disini, datang ya” pinta ece.
    “ emangnya kita mau ngapain ce, hehe ece dah kangen ya sama kontolku?” candaku.
    “ hu dasar nakal…tapi iyaa sih..aku kangen berat nih sama punya kamu,hihi” jawab ece.
    “ ok deh kalau gitu, aku ketempat ece” jawabku.
    Akupun segera beranjak, dengan hanya menggunakan sarung tanpa celana dalam akupun menuju rumahnya dan langsung dibukakan pintu olehnya.
    “ tuh kan bener aku pakai gaun merah, sexy gak di?” kata ece sambil bergaya didepanku.
    “ wow iya yah, ece sexy banget, kontolku bisa gaceng nih kalau melihat ece begini” candaku.
    “ ah masa, coba kuperiksa..hihi”sambil tangannya meraba sarungku dan memegang kontolku yang memang sudah membesar dari tadi.
    “ ih iya loh di..****** kesayanganku sudah besar, coba kulihat masih sama gak bentuknya” katanya sambil membuka sarungku lalu dengan bernapsu segera menggenggam kontolku dan menciumnya, menjilatnya dan terus mengulumnya.
    “di kamu kemana aja..ece kangen banget sama kamu..hhhmm” Tanya ece sambil terus mengulum kontolku
    “shsshh..ah aku gak kemana2 ce, cm belakangan ini baru masuk kerja, oh iya ce ece punya adik perempuan yang namanya mitha ya?” tanyaku menyelidik.
    “iya..hhmm, dia tinggal disebelah rumah ece, kamu tau dari siapa?” Tanya ece
    “ ouch..ssshh..duh enak banget ce…aku pernah ketemua sama dia sekali didepan rumah ce” jawabku.
    “ iya dia baru datang dari kampung untuk kuliah” tambah ece
    “ cantik juga ya ce, gak kalah sama ece cantiknya” sambungku.
    “ hu dasar nakal ya..awas ya jangan diganggu adikku itu, dia masih lugu” kata ece mengancam.
    “ duuh ece cemburu ya..aku kan masih single ce masa tidak boleh kenal sama dia, lagipula kalau dia sudah mengenalku pasti dia akan senang sekali, yah seperti ece kan senang sekali kenal dekat sama aku,heheh” candaku sambil kuselipkan tanganku ke gaunnya lalu kuremas dadanya yang montok dan terus kupermainkan pentilnya yang terasa sudah mengeras.
    “ hu dasar nakal..” sahut ece merengut.
    “ dia belum punya pacar ce?” Tanya ku lagi.
    “ sepertinya belum di, ih kamu tanya2 terus, ayo donk masukin kontolmu, aku dah kangen berat nih,hihi” sahut ece lalu segera membuka seluruh bajunya dan membaringkan diri disofa ruang tamunya, tubuhnya yang bugil begitu menggairahkan, aku pun segera membuka bajuku dan mendekatinya dan memintanya untuk menungging untuk memasang gaya doggy style dan aku mulai mmasukkan torpedoku.
    “ ohh enaknya di batangmu…uuchs..masukin yang dalam di…aku kangeen berat nih sama batangmu…” rintih ece.
    “ iya ce..aku juga kangen sama ece…” balasku.
    Aku terus menggenjot ece dengan brnapsu karena malam ini ece sangat sexy sekali, tak sadar ternyata rintihan dan erangan nikmat kami terlalu keras dan membangunkan anaknya ece.
    “ma..mamah lagi ngapain ?” Tanya anaknya sembari melihat dengan raut wajah kebingungan.
    “eh… riri dah bangun ya…ini mamah lagi dipijat sama om..mamah lagi gak enak badan ri..kamu tidur lagi gih..nanti mamah temani kamu setelah selesai dipijat sama om..” jawab ece dengan nada kaget dan segera mengambil baju untuk menutupi tubuh bagian depannya lalu segera merubah posisinya sehingga berhadapan muka dengan anaknya sedangkan aku duduk disofa sambil memangku tubuh ece yang bugil dan torpedoku yang tegang masih berada didalam lubang memeknya.
    “gak mau ah mah…aku mau ditemani sama mamah..” jawab anaknya.
    “tapi mamah belum selesai dipijat ri..udah kamu jangan nakal ya” balas ece.
    “uuuh..aku tidurnya disini aja deh…” jawab anaknya.
    “ ya sudah kalau begitu, tp janji gak boleh ganggu mamah ya..” jawab ece
    “ udah sana ambil bantalnya bawa kesini ya” kata ece lagi.
    “iya mah..” jawab anaknya.
    “waduh gimana nih ce..nanti kita bisa ketahuan loh..” kataku.
    “ udah kamu tenang aja, dia kan masih kecil masih belum ngerti soal begini, aku juga pernah kepergok sama dia waktu main sama suamiku dan aku pakai alas an yang sama dan dia gak banyak tanya2 lagi, dah lanjutin aja di..” jelas ece.
    “ok de kalo gitu, lagian udah nanggung juga nih, masa mau jadi gatot, hehe” balasku.
    “gatot?? Apaan tuh di?” Tanya ece.
    “gagal ******* ce,hehehe” jawabku.
    “ih nakal kamu bisa aja, bikin aku gemes aja” kata ece sambil membelai kepalaku dan pipiku.
    Dengan posisi memangku ece disofa aku menjadi leluasa untuk memegang kedua payudara ece dan aku pun memulai meremasnya.
    Tak lama anaknya muncul dengan membawa bantal guling, keliatanya anaknya sudah sangat mengantuk.
    “ tuh disitu aja ri tidurnya” kata ece sambil menunjuk kesofa yang ada diseberang kami.
    “ iya mah..mamah koq dipijatnya gak sama papah?” Tanya anaknya.
    “ papah kamu kan lagi kerja ri..badan mamah dah gak enak banget nih, kebetulan aja om rony mau bantuin mamah, iya gak om rony?” kata ece menjelaskan sambil berbohong dengan mengganti namaku menjadi rony, mungkin dia takut nanti anaknya keceplosan bicara sama suaminya.
    “iya nih, om kasian liat mamah kamu sakit jadi om bantuin pijatin” balasku sembari meremas kedua payudara ece yang ditutupi baju.
    “ ohh..uucsh..dah kamu tidur gih..ayo om rony dilanjutin donk pijatnya..saya dah gak tahan nih” balas ece.
    “ok deh” balasku dan kulihat anaknya yang masih berumur kurang dari 3 tahun itu mulai memejamkan matanya lalu tertidur, mudah2an saja dia belum mengerti, kalau tidak bisa berabe urusannya.hehe pikirku.
    Akupun mulai menciumi bagian belakang tubuh ece sambil sekali2 menggigit tempat2 sensitive ditubuhnya dan tangan ku tak berhenti meremas dan memilin putting payudara ece.
    Ece pun bereaksi dengan mulai menggoyang2kan pantatnya naik turun.
    “ooohh…uuchss..enak banget pijatan kamu ron…aahh..kalau tiap malam bisa dipijat sama kamu pasti badan ku sehat nih..aahs” rintih ece sambil terus bergoyang dan semakin lama semakin cepat. Dan hampir kira2 10 menit kami melakukan gaya tersebut dan akhirnya pertahanan ecepun jebol.
    “aah..enak banget diii..eh ron..truss..aku tekan yang dalam ya..uuschhh..sebentar lagi aku nyampe…aaahhhss..akuuu….suuudahhh di…” rintin ece dengan tubuh yang melengkung menahan nikmat karena orgasme.
    Aku meminta ece untuk merubah posisi dengan terlentang dan kuminta dia membuka pahanya lebar2 dan mulai kumasukan torpedoku, segera saja kugenjot tubuh ece dan kutancapkan torpedoku dalam2 kelubang memeknya.
    Tubuh ece bergoyang2 dan kedua payudaranya pun ikut bergoyang membuat aku gemas untuk menciuminy dan menghisapnya, tubuh ece menggelinjang kenikmatan mendapat serangan seperti itu olehku, rambut kepalaku diremasnya kuat2.
    “ayo terus di..puaskan aku…sembuhkan aku diii…tekan yang dalam dii..uuuchshh..aahh” rintih ece.
    “iya ce..ah..tenang aja..aku pasti sembuhin kamu…badan ece pasti sehat besok waktu bangun pagi” balaku sambil terus kupompa lubang nikmatnya, kulihat ece sudah mulai terangsang lagi.
    Kuciumi bibirnya dan lidah kamipun saling bergelut menambah sensasi nikmat. Kira2 10 menit aku menggenjot tubuh ece dan keliatannya sudah ada hasilnya.
    “ooohhh di..terus di…aku mau nyampe..nih…terus ….uuuchs…enak banget di….” Rintih ece.
    “iya ce..kita bareng2 ya…aku juga mau ngecrot nih…aahh enak banget ce memek kamu..” kataku.
    Genjotanku pada tubuh ece semakin cepat dan akhirnya…
    “aaahhhh diiii…..enakkkk..trusss..aassccch aku keluar diiiiii”” jerit ece sambil melingkarkan kakinya pada pinggangku.
    “aahh…..sssstcchh…aku jug ace….” Balasku sambil kutancapkan dalam2 torpedoku kedalam memeknya.
    Kamipun tergelatak kecapean disofa, kami beristirahat sebentar setelah itu aku membantu ece untuk menggendong anaknya ke tempat tidur, lalu kami kembali keruang tamu dan duduk berdua disofa dengan tubuh yang masih telanjang, ece tiduran dipangkuanku sambil membelai torpedoku sambil sekali2 menciumi dengan rasa sayang, sambil berbincang2 akupun membelai tubuh ece dan sekali2 meremas dan memainkan putingnya payudaranya. Setelah cukup beristirahat kami kembali habiskan napsu syahwat kami hingga beberapa kali sampai kamipun kelelahan dan akupun pamit untuk beristirahat dirumahku, sebelum tertidur masih sempat kuperhatikan ece bercermin didepan kacanya sambil tersenyum2 lalu merebahkan dirinya untuk tidur, keliatannya dia puas sekali setelah ku entot dia berulang kali. Kumatikan komputerku dan kunyalakan alarmku untuk bangun pagi2 sekali karena aku mau ngintip mitha mandi pagi, uuh pasti indah sekali, aku harus segera tidur karena besok hari libur nasional aku mau manfaatkan liburanku untuk mendekati mitha,hehehe.
  5. #4
    Banci Tua thealvino's Avatar
    Bergabung
    Dec 2011
    Lokasi
    Sumatra
    Posts
    1,635

    Rumah kontrakan 4

    Esoknya aku bangun kesiangan, mungkin karena terlalu lelah melayani ece semalam, dengan tubuh gontai aku berjalan menuju kamar mandiku untuk membersihkan diriku, setelah selesai mandi kunyalakan komputerku untuk melihat targetku yaitu mitha, dilayar monitorku kulihat mitha sedang bersiap2 hendak pergi, wah rencanaku untuk mendekati mitha batal hari ini, tapi tak ada salahnya aku menggodanya, aku segera beranjak menuju keluar rumahku dan saat kubuka pintuku tepat sekali dia sedang berjalan didepan rumahku, akupun menegurnya, “ wah neng cantiq mau kemana pagi?” candaku.
    “eh mas ardi, ini aku mau ke kampus, lagi ada ujian” jawabnya.
    “ buru2 ya? Mau mas antar? Mas juga mau keluar neh” ajakku.
    “ makasih deh mas, aku dijemput sama temanku, tuh dia sudah nunggu” katanya sambil menunjuk keujung gang. Akupun melihat disana sudah menunggu seorang laki2 muda sedang bersandar dimotornya, lumayan ganteng juga.
    “oh gitu maaf ya, neng mitha dah dijemput sama pacarnya ya” tanyaku menyelidik.
    “eehhm, ssstt, dia belum jadi pacarku mas, dia lagi PDKT sama aku gitu” jawabnya dengan raut muka yang merah dan suaranya dikecilkan.
    “oh gituuu, hati2 loh kalau lagi PDKT, biasanya tanduknya bisa keluar, nanti bisa diseruduk loh, hehe” jawabku menggodanya.
    “ emangnya dia punya tanduk mas? Kayak banteng aja..” jawab mitha polos.
    “percaya deh sama aku, gak lama juga kamu bisa ngeliat tanduknya dia,hehe” jawabku sengit, karena kulihat mitha pagi ini cantik dan sexy sekali, dia mengenakan T-shirt putih pas ditubuhnya, bahkan keliatan press body sekali, sehingga kemontokan tubuhnya sangat terlihat, belum lagi dia menggunakan bra hitam yang kelihatan tercetak di T-shirt putihnya. Pikirku pasti teman cowoknya gak akan tahan.
    “ ah aku gak ngerti mas ngomong apa, dah aku mau pergi dulu nanti telat”jawabnya berlalu sambil tersenyum kepadaku.
    “oke deh, tapi tetap hati2 ya, kalau neng mitha mulai lihat tanduk jangan sungkan2 ya call mas ardi, hehe” candaku lagi.
    Kulihat mitha mulai menaiki motor pria tersebut tapi memang kulihat hubungan mereka belum akrab sekali karena dari cara duduknya kulihat mitha masih menjaga jarak.
    Yah gagal hari ini pikirku untuk mendekati mitha, yah sudahlah besok2 pasti ada kesempatan.
    Akupun kembali masuk kedalam rumahku untuk bersiap2 untuk kekantor, saat aku ingin mengeluarkan motorku, tiba2 aku mendapat sms dari siska,
    “di kamu kerja hari ini?”tanyanya.
    “ iya, kenapa sis?”balasku.
    “gak apa2, Cuma kangen aja, kamu gak kangen sama aku?” balas siska.
    “ gak, aku bosan sama kamu, paling2 kamu kangen sama pestolku,hehe” jawabku.
    “ ih kamu jahat sama aku, aku kan nanya nya serius…” balas siska.
    “ iya sorry2, yah pasti kangen lah, nanti malam aku kasih kado kejutan deh buat kamu” jawabku.
    “ apaan tuh?” Tanya siska penasaran.
    “kalau aku sudah beritahu berarti bukan kejutan lagi donk” jawabku.
    “aah apaan sih di? Kamu mau nakalin aku ya? Awas ya” Tanya siska semakin penasaran.
    “ yah pokoknya ditunggu aja malam nanti aksi ku,hehe, sudah ya aku mau berangkat kerja dulu, sabar ya, pasti seru deh, hehe, bye” jawabku.
    “hu dasar nakal, yah sudah hati2 ya sayang,bye” balas siska
    Akupun segera bergegas menuju tempat kerjaku, tunggu saja nanti malam sis, kamu pasti akan menikmati rencana terindah yang sudah kubuat,hehe, bathinku.
    Hari ini berjalan sangat lambat, akupun sudah tidak sabar untuk menjalankan rencanaku, kulihat siska juga tidak sabar karena dalam sehari ini sudah 4 kali dia kirim sms kepadaku, mencoba mengorek2 rencanaku, tapi tetap tak kuberitahu.
    Akhirnya sorepun datang dan sudah waktunya aku pulang, sebelum aku sampai kerumah aku mampir sebentar ke apotek untuk membeli sesuatu, setelah barang yang kuinginkan kudapatkan aku bergegas pulang kerumah, berolahraga sekitar 30 menit dan setelah santai sebentar aku pun mandi, setelah mandi aku menyalakan monitor laptop ku dan mulai mengawasi siska, kulihat dilayar komputerku suami siska baru selesai mandi dan sedang berpakaian, setelah berpakaian dia menuju ruang ke ruang tamu untuk membaca Koran, kulihat siska duduk disofa sambil menonton sebuah acara di tv, kulihat siska mengenakan baju tidur sexy warna merah marun dengan belahan dada berbentuk V yang sangat rendah sehingga kedua buah payudaranya yang montok seakan ingin meloncat keluar dan gaun tidur itupun sangat mini sekali sehingga paha siska yang mulus dan panjang itu terlihat hingga 20 cm diatas lutut, cantiq dan sexy sekali dia malam ini.
    Akupun mulai menjalankan rencanaku, aku berjalan menuju rumah siska dan dengan memberanikan diri mengetuk pintu rumahnya.
    “ Selamat malam, Mas, Mas Anton” panggilku.
    “ iya siapa ya?” Tanya anton dari dalam.
    “Ardi mas..bisa saya masuk?” jawabku.
    “oh kamu di, sebentar ya” sahut anton dari dalam.
    Tak lama pintu dibukakan oleh mas anton tapi siska tak kulihat lagi duduk disofa, aku dipersilahkan duduk disofa, tak lama aku melihat siska keluar dengan menggunakan mantel untuk menutupi gaun tidurnya yang sexy, pikirku mungkin dia diminta suaminya untuk mengganti baju, tapi tetap saja karena gaun tidurnya hanya ditutupi atasnya oleh mantel jadi paha mulusnya tetap saja kelihatan. Siskapun kembali duduk disofa disamping suaminya.
    “ada apa di?”Tanya mas anton.
    “ gak ada apa2 mas, lagi iseng saja dirumah, mau main kerumah teman tapi semuanya jauh2, selain itu juga mau tanya2 soal kerjaan saya, maaf kalau mengganggu ya mas” jawabku.
    “ oh gitu, gak apa2 di, kamu boleh kapan saja main kerumahku” jawab anton.
    “oh iya mas, ngomong2 mas anton hobi main catur gak? Tanyaku.
    “wah kamu mau nantangin aku main catur di, boleh aja siapa takut?”jawab anton .
    “mas anton ada caturnya?” tanyaku.
    “Ada di, sebentar kuambilkan” Mas Anton bergegas masuk kekamarnya, sedangkan siska dengan wajah bingung memandangku, dengan isyarat aku memegang bajuku kemudian menunjuk kepadanya lalu kuberikan jempolku, siskapun tersenyum lalu dengan nakalnya melebarkan kakinya sehingga terlihatlah cd G-string warna merah dibalik gaun tidurnya. Akupun tersenyum sambil menelan ludah.
    Tak lama mas anton keluar dari kamar sambil membawa caturnya dan kamipun mulai sibuk mengatur pion2 catur dan mulailah kami bermain.
    “ mau minum apa mas ardi? Dan kamu mas anton mau minum apa?tanya siska.
    “air putih juga gak apa2 bu siska” jawabku
    “buatkan kopi saja 2 gelas ma,ok” sahut anton
    “ok”jawab siska
    kulihat siska beranjak kedapur sambil berjalan melenggak lenggok seakan ingin menggodaku, untung saja suaminya tidak melihat. Tak lama dia kembali dari dapur dengan membawa 2 gelas kopi di nampan, tapi aku sedikit dikagetkan karena kulihat mantel yang dikenakan siska sudah terbuka dibagian depannya dan tersembullah kedua buah payudara montoknya dan saat dia membungkuk untuk menaruh kopi ke atas meja hampir saja kedua payudaranya terlepas dari gaun malamnya, kuperhatikan kalau dia sudah tidak pakai bra, siskapun melirik kepadaku sambil mengerling dengan nakalnya, suaminya tidak mengetahui aksi nakal istrinya untuk menggodaku.
    “ silahkan diminum kopinya mas ardi, kalau kurang jangan segan2 untuk minta ya” sahut siska.
    “oh iya terima kasih bu siska”jawabku.
    “ di kamu kalau panggil siska gak usah pakai ibu, kalian kan seumuran, memangnya istriku sudah tua, dia kan masih muda dan cantik di, bukan begitu ya ma?” kata anton.
    “ wah saya gak enak mas, kalau panggil bu siska dengan nama saja, mas anton atasan saya” jawabku.
    “ iya nih mas ardi, kita kan seumuran, yah sudah aku saja yang mendahului panggil kamu ardi biar rasa gak enak kamu berkurang,hihi” sahut siska.
    “ memangnya aku ini sudah kelihatan tua ya di? Udah gak cantik dan sexy ya?”Tanya siska menggodaku didepan suaminya sambil bergelayut mesra ditangan suaminya.
    “ ayo loh di, menurut kamu istriku siska ini masih cantik dan sexy gak? “ Tanya anton
    “ ah mas anton…memangnya kenapa mas?” balasku.
    “ hehe..kalau menurut kamu udah gak cantik dan sexy pikirku aku mau aku tukar saja,hehehe” jawab mas anton.
    “ih mas koq gitu sih sm aku, jahat..” sahut siska dengan nada manja dan dia mencubit lengan suaminya. Mas antonpun meringis kesakitan.
    “iya2 sory becanda ma” jawab anton.
    “ memangnya mau ditukar dengan apa pak? Bisa dengan motor aku gak?hehe”candaku
    “ boleh juga kalau kamu mau tuh,hehe, memangnya kamu rela motor kamu ditukar sama dia” jawab anton
    Siskapun tambah merengut dan kembali mencubit lengan suaminya.
    “wah kalau saya sih rela banget mas, siska kan cantik dan sexy sekali untuk ukuran wanita, 2 motor juga aku rela, hehehe”timpalku.
    “ah bisa aja kamu di, udah ah jangan ngomongin aku terus, tuh dilanjutin main caturnya” jawab siska
    “mama jangan marah ya, kita Cuma bercanda untuk meredakan ketegangan setelah stress bekerja hari ini” jawab anton.
    “ oh iya mas anton aku mau Tanya tentang flowchart system terbaru yang mau dipasang dikantor kita, tadi siang saya lupa mengcopy dari tempat mas anton, saya boleh pinjam gak?”tanyaku sambil memindahkan pionku maju mendekati rajanya.
    “ boleh, sebentar ya aku ambilkan” anton beranjak menuju kamarnya, tak lama kudengar suaranya memanggil siska.
    “ma tadi laptopku ditaruh dimana?” teriak anton dari dalam kamar.
    “sebentar pa aku kesana” sahut siska dan beranjak menuju kamarnya.
    Akupun tak menyia-nyiakan kesempatan ini, segera kukeluarkan bungkusan kertas di bajuku yang berisi bubuk dan kutuangkan kedalam minuman anton dan kuaduk sebentar dengan sendok dan aku kembali berpura2 serius meliha ke papan catur.
    Tak lama mereka berduapun keluar dari kamar dan kulihat ditangan anton sudah memegang file2 yang kumaksud.
    “ini di file2nya, kamu kembalikan padaku besok siang saja dikantor” kata anton.
    “ok., terima kasih ya mas anton, sorry kalau merepotkan” jawabku.
    “yuk kita teruskan main caturnya. Wah sepertinya benteng pertahananku sudah mau jebol nih, kamu punya rencana busuk apa nih di?”kata anton sambil menyeruput kopinya.

    “hehe, mas anton gak akan tahu rencana busuk saya, hehe” jawabku, hehe iya sebentar lagi kamu akan masuk dalam rencana busukku,hehe. Tunggu saja.
    “ ah paling2 kamu mau ambil ratu punyaku,iya kan? Gak akan bisa di” jawab anton sambil terus berpikir.
    (hehehe memang aku mau ambil ratu siska milikmu untuk kuajak bercinta,hehe)
    Lama juga anton berpikir dan aku mulai melihat kalau dia sudah menguap dan matanya mulai redup.
    “mas anton jalan lagi donk, selamatin tuh ratunya mas anton,hehehe” kataku sambil tertawa.
    “iyaa nih…uuhh susah juga, uuuaahhp..koq aku ngantuk ya?” kata mas anton.
    “wah mas anton pura2 nih, sudah mau kalah trus pura2 ngantuk” sahut siska.
    “masa sama ardi aja kalah mas? Memangnya mainnya hebat?” Tanya siska lagi.
    Pertanyaan2 siska tidak ditanggapi oleh anton karena kulihat matanya sudah terpejam.
    “ wah kalau soal main sih jangan ditanya sis,hehe, apalagi kalau main kuda2 an diranjang, trus yang jadi kudanya kamu sis, pasti seru deh,hehe” sahutku semakin berani.
    “sssttt..nanti dia dengar loh di” kata siska dengan suara dikecilkan.
    “gak bakalan dengar sis, biarpun ada bom jatuh didekatnya,hehehe” jawabku.
    “oh jadi ini rencanamu di?” Tanya siska.sambil tanganya mendorong tubuh suaminya untuk bersandar disofa.
    “yah gitu deh, ini memang rencanaku untuk menyetubuhi ratunya mas anton, hehe” jawabku.
    “ih,dasar nakal banget deh kamu di, kamu kasih dia apaan di sampai pules begitu?” Tanya siska.
    “biasa Cuma obat tidur dengan dosis yang lumayan banyak, biar kita bisa main puas2 malam ini” kataku, dan siskapun berjalan mendekatiku dan berdiri didepanku, wajahku tepat didepan kemaluannya, dengan perlahan kuraba pantatnya dan mulai kuremas dengan penuh napsu dan kuturunkan cd g-stringnya hingga terlepas kelantai, didepan mataku kulihat dua buah gundukan daging kenyal plontos tanpa bulu seakan2 menantang untuk dilahap. Segera kuciumi kemaluan siska dan dengan tangan kananku kusingkap gundukan daging kenyal tersebut dan terbukalah lubang nikmat siska yang berwarna merah merekah kemudian lidahku mulai bergerak menjilati setiap inchi daging tersebut, sedangkan tangan kananku terus meraba dan meremas bokong siska yang montok. Siska pun mengejang2 nikmat tapi suaranya masih tertahan mungkin takut suaminya dengar, karena jarak kami tidak lebih dari 1 meter dari suaminya tertidur.
    “ enak sis jilatanku?” tanyaku.
    “uuch..uuch enak di..trus di enak banget” jawab siska dengan suara pelan.
    “apa sis? Aku gak dengar, kencangan dong ngomongnya” tanyaku nakal.
    “uuucchh..aaahh..uucccch..aarrdiii..eenak..bangett t..kamu pintar amat main lidahnyaa…”kata siska mulai berani, sambil matanya melirik kearah suaminya yang masih tertidur.
    Tangan siska meremas2 rambutku, kelihatannya dia menahan gairah yang luar biasa ditubuhnya, apalagi waktu klentitnya ku jilat dengan intens
    “ooohhhhss…uuuuccsss..aardiii..kamu apain klitku di…uuuch aku bisa gak tahan kalau begini dii…di masukin aja punyamuuu…aaahhcc” rintih siska.
    “ masukin apa sis.., maksud kamu apa sis?”tanyaku nakal.
    “masukin punyamu…aaachch..diii..aku gak kuat di…aacshhh” jawab siska.
    “apa sis?? Yang lebih specific donk…”kataku lagi.
    “masukkin ****** gedemu ke memekku di….entotin akuu diii..please…” jawab siska semakin berani.
    “nah gitu dong…tapi kan kamu ratunya anton..masa aku yang entotin..”jawabku nakal.
    “aku memang ratunya mas anton, tapi dia sudah kalah sama kamu, peluncurnya kamu lebih kuat dan besar, ratunya sudah kamu menangkan dii…ayo diii please entotin aku….”kata siska.
    “ok deh kalo begitu…coba kamu menungging saja tangan kamu pegangin sofa, aku mau masukin dari belakang” kataku sambil mengatur posisi tubuh siska, sengaja kuarahkan muka kami berdua ke wajah mas anton, maksudku supaya lebih mudah mengawasi dia, aku kawatir dia bangun.
    “di menghadapnya jangan ke suamiku ah, aku malu di..” sela siska.
    “gak apa sis, biar gampang ngawasinnya..ok…” jawabku.
    “terserah kamu aja deh..yang penting masukin donk kontolmu ini” pinta siska.
    “eit jangan dulu ah..aku mau minta kau jilati kontolku, please aku dah kangen nih sama bibir sexymu”kataku sambil menyuruhnya duduk disamping suaminya yang tengah tertidur pulasnya.
    Setelah siska duduk mulailah dia membuka celana pendekku lalu cd ku dan keluarlah torpedoku dengan gagahnya.
    “wah gagah banget peluncurnya kamu di…aku dah kangen berat nih sama dia” kata siska dan langsung melahap kontolku dengan mulutnya, dijilat,dihisap dengan penuh perasaan.
    “oohh..uuuchh…enak banget sis mulutmu itu…ternyata ratunya mas anton pintar sekali menjilat ******..apa mas anton tau kalau ratunya begini pintar, kalau dia tahu mana mau ditukar sama motorku..,hehe…uuuchh..aaahh…enak siis..truss..”kataku.
    “iya mas anton sungguh bodoh punya ratu cantik, sexy, pintar eh malah disia2kan, bahkan mau ditukar sama motor…sungguh terlalu ya di? enak gak dii jilatanku?” balas siska
    Sensasi yang kurasakan sungguh luarbiasa apalagi kami melakukannya di samping mas anton, aku juga merasa kalau siska juga merasakan hal yang sama, tubuh kami sudah sama2 telanjang bulat, tangankupun terus meremas, memilin di kedua gunung kembarnya siska yang sungguh indah.
    “ok deh ratu yang pintar ..sudah cukup pelayananmu, sekarang waktunya peluncur roketku bekerja untuk meng skak mate memekmu sekaligus mengalahkan permainan mas anton,hehehe”kataku sambil membimbingnya untuk bangun, kamipun berciuman lama dan mesra sekali sambil memeluk dan saling meraba tubuh kami.
    Setelah puas bercuiuman, siska menungging membelakangiku untuk melakukan gaya doggy style dihadapan suaminya.
    Lubang nikmat siska sudah sangat basah, kelihatannya dia sudah horny berat.
    Tak susah buatku untuk memasukkan torpedoku kedalam lubangnya, pelan tapi pasti terus kutembus memek siska hingga seluruh batang terbenam semuanya, kudengar siska mengambil napas.
    “mas anton sorry ya, ratumu yang cantik ini aku entotin, aku jamin dia puas deh..hehehe” kataku.
    “ iya mas anton sorry ya, abisnya tadi mas anton kalah sih mainnya, torpedonya ardi lebih hebat dari mas anton, mungkin agak lama selesainya mas, karena ardi kuat sih..aachh” balas siska.
    Perlahan mulai kugerakkan kontolku maju mundur, terasa sempit sekali kontolku didalam memeknya siska.
    “duuh siis..memekmu sempit banget sih…aku jadi keenakan nih..anget lagi didalam.” Kataku.
    “iya aku juga kerasa penuh banget dilubangku, ****** kamu yang kegedean kali, atau mungkin karena jarang dipakai sama mas anton..belakangan ini dia gak mau menyentuhku di..”jawab siska.
    Pelan2 mulai kupercepat gerakan kontolku maju mundur, siska menggeliat2 kenikmatan menerima seranganku.
    “ooochch…uuusschh..mas anton…aku dientot mas..aku dientotin sm ardi mas…ardi nakal mas..ooochhchc.uusshh..aduhhh mas kontolnya gede bangeeeet…ennnaaak..aku keenaaakann mas…mas jangan marah ya…aku dientot sm ardi….aaaaahhhhccss..ssshhhc…trus di..”rintih siska.
    Aku terus menggenjot tubuh siska dihadapan suaminya, setelah puas dengan doggi style aku meminta siska untuk duduk disofa dan melebarkan kakinya, kembali kumasukkan kontolku kedalam memeknya, kembali siska merintih menahan nikmat yang luar biasa.
    “ooochhh di aku mau keluar…trus tekan di..ssshhhc..ahahhhhh..aku keluar di…..mas anton aku dibuat orgasme sm ardi mas…..maaf ya mas…” rintih siska sambil melihat kearah suaminya.
    Aku yang belum orgasme terus mengenjot siska, tapi sepertinya kontolku belum ada tanda2 mau keluar, aku merubah posisi sekarang aku duduk disofa dan siska diatas tubuh, dan kembali kami melakukannya, tubuh siska terguncang2 dan payudaranya bergelantungan dan bergoyang dengan indahnya, aku meremas kedua payudaranya dan menjilati hhingga siska mendesis keenakan.
    Saking bernapsunya akupun berusaha bangkit berdiri dari sofa dengan keadaan ****** yang masih tertanam dimemeknya, siska seperti seorang anak kecil sedang bergelayut pada tubuhku dan kami melakukan penetrasi sambil berdiri, keadaan ini membuat siska kembali terangsang dan mulai mendesis menggila.
    “uusssshh..ssssshhccc….aahahhaccc…ardiii…kamuuuu kuat sekaliii,….sssscchhhh…aku bissaaa keluar lagiii nihhh….terusssss dii…ssshhh ..aaaahh” desis siska.
    “aku juga enak banget nih…sssisska…mas anton memek istri lo nikmat banget….sebentar lagi g mau ******* sm peju g ya….sshh…ahhh” balasku..
    “aahhh trus dii..dikit lagi….aassssschhhh aku dah nyampe diiii…asssshhh” teriak siska.
    Aku pun sudah mau keluar, trus semakin kupercepat genjotanku..dan akhirnyyya..
    “aaahhhhh….siss..enakk banget memek kamu…..aaahh aku dah keluar sissskk…terima nih pejuku….aasshshhh” balasku.
    “iya diii ******* aja yg banyak…oooch anget sekali peju kamu di….aaahhhh” desis siska.
    Kami berpelukan dan berciuman dengan sangat erat, kutancapkan dalam2 kontolku kedalam memeknya.
    Masih dalam posisi berpelukan aku menjatukan tubuhku di sofa, kamipun berpagutan dengan mesranya.
    “ thanks ya di…kamu sudah puaskan aku…jadi ini kado kejutan dari kamu…hebat kamu di..aku makin sayang sm kamu..” kata siska.
    “sama2 sis..aku juga sayang sama kamu, besok2 aku ada kejutan yang dahsyat daripada hari ini, tunggu saja ya tanggal mainnya..” kataku, sambil kembali kucium bibirnya yang sexy itu.
    “aku jadi gak sabar nih, kira2 apa ya?”balas siska.
    “rahasia donk, tunggu aja ya” kataku.
    “ok deh sekarang aku mau pulang dulu ya, suamimu mau digendong kekamar gak?”tanyaku.
    ‘boleh deh, tolongin ya di”jawab siska sambil menggunakan gaun tidurnya dan aku juga segera memakai bajuku.
    Pelan2 kami gendong tubuh mas anton dan kami pindahkan ke kamar, setelah itu aku segera pulang.
    Sesampainya dirumah aku merebahkan tubuhku untuk tidur, tapi baru mau memejamkan mataku handphoneku berbunyi, ternyata siska.
    “ada apa sis?” tanyaku
    “di kira2 mas anton bisa bangun jam berapa ya?” Tanya siska
    “hehe dosis yang aku kasih lumayan banyak sis, mungkin dia bangunnya bisa siang kali”jawabku.
    “dasar nakal kamu ya, kalau gitu aku ketempat kamu ya? Aku mau tidur sama kamu di”balas siska.
    “ha, emangnya mau ronde ke 2 sis?hehe, terserah kamu deh kalo berani” jawabku.
    “ ah masa gitu aja takut, aku kan dah bersetubuh sama kamu didepan dia, please di aku ketempat kamu ya…” pinta siska.
    “ok deh, hati2 jangan sampai ada yang liat ya , sekalian bawa baju buat besok”kataku.
    Malam itu siska ketempatku dan kami bergumul lagi sampai kira2 jam 2 pagi, setelah itu kami kecapean dan tertidur, sebelumnya kami telah memasang alarm untuk membangunkan kami jam 6 pagi, siska dan aku tidur telanjang bulat sambil berpelukan mesra seperti pasangan pengantin baru , dan pagi harinya aku terbangun lebih dahulu mendengar alarm, kulihat disampingku siska istrinya mas anton tergolek terlentang dalam keadaan telanjang bulat, sungguh cantik sekali istri mas anton ini, perlahan kujamah payudara siska dan meremasnya dengan lembut sambil kucium bibirnya.
    “halo cantik..selamat pagi…dah jam 6 loh, gih sekarang kamu mandi dan langsung pulang” kataku
    “uuuoohh..dah pagi ya di, cepet amat ya” sambil memeluk tubuhku dan tangannya mencari torpedoku.


    “wah torpedomu dah besar lagi, kuat banget sih di, memekku aja masih pegel”kata siska manja.
    “gimana gak gede, pagi2 buta melihat bidadari cantik telanjang,hehe” kataku sambil kuremas payudaranya.
    “di yuk kita mandi bareng. Mau gak, asyik loh” kata siska sambil beranjak dari kasur dalam keadaan telanjang dan berjalan melenggak lenggok menggodaku.
    “boleh, asyik juga tuh”jawabku
    Akupun segera mengejarnya kekamar mandi dan kami tertawa bersama dan menikmati persetubuhan sekali lagi dikamar mandi setelah itu kami berpisah.

    Hari ini aku pergi kekantorku, tapi seblum aku pergi kerja sengaja aku nyalakan kamera pengintaiku dan menyalakan mode merekam kegiatan dirumah siska, aku ingin tahu apakah apa yang telah kami lakukan semalam diketahui mas anton atau tidak, sengaja kusibukkan diriku mengerjakan pekerjaan2 kantor dan berusaha menghindari pertemuan dengan mas anton, tapi aku mengetahui dari rekan kerjanya kalau hari ini mas anton tidak masuk kerja, karena sakit, hehe skak mate deh lu pikirku, makanya jangan coba2 nantangin aku main catur hehe.
    Setelah seharian kerja akupun pulang kerumah, tapi begitu aku mau masuk kerumah, mas anton memanggilku.
    “baru pulang di?” sapanya.
    “iya mas, mas tidak kerja ya, dengar dari ibu Yuni katanya mas anton sakit?”tanyaku pura2.
    “gak tahu nih, mungkin kurang olahraga, aku mudah cape belakangan ini di” jawab mas anton.
    (terang aja kecapean, lah dikantor juga olahraga sama sekretarisnya, makanya aku bantuin mas untuk nemenin istri mas anton olahraga malam,hehehe, bathinku).
    “oh iya tadi malam mas anton ketiduran, pules banget, permainan caturnya jadi ketunda deh padahal aku dah mau menang loh kemarin, ratunya mas anton sudah aku culik,hehe”kataku.
    “ iya di aku juga gak tahu, semalam aku ngantuk berat, sorry ya di, tapi permainan kamu hebat juga ya di, selama ini aku belum pernah kalah kalau main catur, ternyata kamu hebat juga dan pertahanan kamu kuat juga, aku sih masih penasaran main sama kamu di, besok malam kita main lagi, mau gak?” Tanya anton.
    “boleh mas, siapa takut?”jawabku.
    “ok besok ya di, aku pasti bisa kalahin kamu” balas anton.
    “ok deh, saya masuk dulu yam as, mau mandi dulu” kataku.
    Sesampainya didalam segera kulihat rekaman kamera pengintaiku, kulihat jam 7 s/d 9 pagi mas anton masih tertidur, dan siskapun tidur disampingnya, kecapean juga pikirku habis tempur semalam,hehehe.
    Sekitar jam 9.15 kulihat tubuh mas anton mulai bergerak.
    “sis..sis dah jam berapa sekarang?” Tanya anton.
    “eh mas sudah bangun, sekarang dah jam 9 lewat 15 menit mas, mas anton tidurnya pules banget” jawab siska.
    “waduh aku mesti kerja nih, tapi kepalaku masih pusing nih” kata anton
    “kalau masih pusing mending dirumah aja, gak usah ngantor dulu mas, istirahat, sepertinya mas anton kurang istirahat, orang td malam lagi main catur sama ardi eh ketiduran, gimana sih, aku jadi gak enak sm ardi, dia yang bantuin bopong mas ke kasur”jawab siska.
    “iya aku juga gak tahu bisa ketiduran gitu, ya udah aku gak ngantor dulu deh” jawab anton.
    “mas tidurnya pules amat sih, sampai ngorok gitu” Tanya siska.
    “tadi malam aku mimpi gak enak ma” kata anton.
    “mimpi apaan sih mas” Tanya siska.
    “ aku mimpi kamu disetubuhi sama orang lain ma” jawab anton
    “koq mimpinya aneh banget sih, disetubuhi siapa mas aku dalam mimpimu?” Tanya siska berpura2.
    “ aku mimpi kamu disetubuhi sama ardi ma” jawab anton.
    “ha..sama ardi, koq bisa?” Tanya siska
    “ya bisalah namanya juga mimpi” jawab anton.
    “trus dalam mimpimu aku diperkosa gitu sama ardi?” Tanya siska.
    “ gak diperkosa, tapi yang aku ingat kamu begitu menikmati disetubuhi sama dia, aku begitu cemburu dalam mimpiku ma” jawab anton.
    “ kalau aku menikmati..berarti burungnya ardi besar dan keras donk mas, trus pasti dia hebat mainnya yam as?hihihi..wah boleh juga dicoba nih.hihi” Tanya siska menggoda.
    “ih kamu nakal juga ya mah, awas ya kalo kamu macam2 sm dia” ancam anton.
    “ tapi aku rada bingung sama dia mas, sampai sekarang masih belum punya pacar, padahal diakan lumayan ganteng dan bodynya lumayan bagus, jangan2 dia punya kelainan ya mas?”Tanya siska.
    “iya juga sih, aku juga gak ngerti mah” jawab anton.
    “trus diakan punya burung kalau aku perhatikan juga keliatan besar mas,hihi” goda siska.
    “kamu kapan liatnya mah? Koq bisa bilang burungnya besar, emangnya dia pernah tunjukin ke kamu?”Tanya anton menyelidik.
    “aku pernah liat gak sengaja mas waktu dia lagi cuci2 motor didepan rumah, dia hanya memakai celana untuk olahraga balap sepeda, yang ketat itu loh mas, aku liat besar sekali menonjol tercetak dicelananya mas,hihihi” jawab siska pura2
    “ wah kamu tuh ya ternyata diam2 nakal juga ya mah, mata kamu nakal banget, awas ya jangan pikir yang macam2 ya” balas anton.
    “ tapi aku penasaran sama dia mas, aku mau kerjai dia kalau mas sama dia main catur lagi, boleh gak mas?” bujuk siska.
    “kerjai gimana maksud kamu mah?” Tanya anton.
    “ aku mau coba goda2 dia pakai gaun sexy, Cuma mau tahu dia tuh laki2 atau banci sih,hihi, kan seru loh mas, mas anton pura2 gak liat aja ya, mau ya mas” rajuk siska.
    “ ah kamu ini cari2 masalah aja, nanti kalo dia jadi mupeng gimana loh?”Tanya anton.
    “ kalau dia jadi mupeng, berarti ketahuan kalau dia laki2, yah aku mau deh tanggung jawab, hihihi” jawab siska nakal menggoda suaminya.
    “ aku mau tahu perkasa gak tuh burungnya yang besar,hihihi” lanjut siska.
    “hu, enak aja, ih mama jadi nakal begitu sih, aku cubit loh godain aku terus”balas anton
    Dari kamarku aku tersenyum melihat keberanian siska menggoda suaminya, tapi dasar suaminya bodoh. Untungnya aku buat rekaman ini kalau tidak aku bisa masuk dalam bahaya, aku harus pura2 **** waktu main catur besok malam, hehehe. Nakal sekali istrimu mas anton, tapi justru itu yang aku suka dari istrimu, cocok dengan kepribadianku yang berani dan pantang menyerah sebelum mendapatkan apa yang kuinginkan.

    Esoknya waktu bermain caturpun tiba, siangnya siska mengirim sms kalau dia akan membuat rencana untuk mengelabui mas anton karena dia curiga mas anton mengetahui apa yang kita lakukan, sebelum aku kerumah mereka aku melihat ke monitor laptopku untuk melihat rencana mereka untuk menjebakku, hehe, kulihat siska menggunakan gaun tidur warna pink yang transparan dan begitu mini, mereka berencana saat aku mengetok pintu rumah mereka maka yang membukakan pintu itu siska, seakan2 mereka sedang bercinta dan anton bersembunyi dikamar memperhatikan gerak gerikku, Hehe licik juga rencana mereka, tapi aku suka hal ini, kalian kira aku semudah itu dijebak.
    Sengaja kupakai celana pendek ketat yang biasa kupakai untuk bersepeda, keliatan torpedoku begitu tercetak menonjol dan kukenakan baju kaos putih yang ketat juga sehingga menampilkan tubuhku yang kekar,hehe.
    Kuketok pintu rumah mereka, dan lama aku mendapat jawaban dari dalam.
    “mas anton, mas..saya ardi, jadi main catur gak”seruku.
    “ iyaaa.tunggu sebentar di..” terdengar suara siska.
    Lama juga kutunggu mereka membukakan pintunya, hehehe, aku tahu rencana kalian, pintupun terbuka juga dan kulihat wajah cantik dan tubuh sexy siska yang hanya berbalut gaun tidur pink yang sangat sexy keluar.
    “maaf ya di..tadi lagi tanggung..masuk2..” undang siska
    “ohh..aku menganggu ga ya sis..emangnya lagi ngapain” tanyaku pura2 bodoh.
    “yah biasalah..mas anton minta jatah susu..hihi” jawab siska sambil menyadarkan tubuhnya disofa dan menyilangkan kakinya yang panjang dan mulus itu, kullihat pahanya begitu lebar tersingkap.
    “ emangnya mas anton masih suka minum susu, tapi memang susu bagus buat kesehatan loh”tanyaku pura2 dengan wajah malu dan pura2 kupalingkan dari siska.
    “ bukan susu yang itu di..ah masa kamu gak ngerti sih di..hihi” balas siska.
    “ maksudnya apaan sih sis?”tanyaku sengit.
    “yang kumaksud susu… ini loh” balasnya sambil memegang kedua payudaranya dengan kedua tangannya.
    “ oh jadi kamu maksud itu..berarti aku mengganggu kalian donk…maaf ya..aku pulang saja ya..”kataku sambil menelan ludah.
    “ gak apa2 di..tadi kata mas anton kamu disuruh tunggu sebentar, kita berdua sih tadi sudah selesai, dia sekarang mungkin masih istirahat, mau minum apa di? Aku ambilkan ya..”
    “ apa aja deh sis, makasih” jawabku, sambil aku melirik kearah pintu kamar mereka dan memang kulihat ada sepasang mata mengawasiku.
    Siska beranjak berdiri berjalan melenggak lenggok didepanku, tubuhnya benar2 sexy malam ini.
    Tak lama siska muncul dengan membawa segelas kopi susu dan berjalan dengan gemulainya kedepanku.
    “ ini minumanmu, kutambahkan susu biar sehat” katanya sambil membungkuk menaruh gelas dimeja, dan aku disuguhkan pemandangan yang sangat indah, aku kembali menelan ludah.
    “ maksud kamu ditambahkan susunya kamu itu” kataku sambil menunjuk payudaranya.
    “ih nakal ya kamu, nanti aku bilangin mas anton loh sudah berani godain aku”balas siska.
    “ tapi kan yang duluan godain aku kan kamu sis, tadi kamu pegang2 payudara kamu didepanku, trus kamu pakai gaunnya sexy banget, kalau diginiin mana kuat aku..” balasku sambil kupegang2 torpedoku yang memang sudah mulai beras dan keras.
    “iih..nakal ah ardi” kata siska sambil pura2 menutup matanya.
    “di itu celana kamu gak kesempitan apa?” Tanya siska nakal.
    “ gak tuh, emangnya kenapa sis” jawabku sambil kuelus2 torpedoku..
    “ keliatannya sesak banget aku ngeliatnya” jawab siska malu2.
    “ apa aku buka aja kali ya, abisnya kamu sibuk ngeliatin celanaku,hehehe” tanyaku nakal.
    “ ih udah ah..aku mau bangunin mas anton dulu, tunggi ya di”kata siska sambil berjalan berlenggak lenggok.
    Tak lama munculah mas anton dengan hanya memakai kaos kutang dan sarung keluar sambil menguap dan dibelakangnya siska mengikutinya.
    “waduh maaf di, aku ketiduran tadi, dah lama nunggunya?” Tanya mas anton.
    “gak apa2 mas, justr aku yang harus minta maaf karena mengganggu istirahatnya..”jawabku.
    “mas anton masih mengantuk ya, besok aja deh ya kita main caturnya, jadi mas bisa istirahat” kataku.
    “gak apa2 di..yuk kita lanjutkan permainan caturnya” kata anton.
    “ mas anton aku bisa kasih saran gak, apa gak lebih baik main kartu aja, jadi aku juga bisa main, aku kan bosan gak ada yang temanin” sahut siska.
    “ gimana ya di?” Tanya anton
    “ehm. Boleh juga sih, gpp kog” kataku.
    “ tapi kartunya ada gak mas anton” Tanya siska.
    “ sebentar aku cariin” jawab anton sambil melangkah kekamarnya.
    Setelah anton masuk kedalam kamarnya, siska mendekatiku dan berbisik kepadaku.
    “di tau gak tadi waktu aku kekamar, ternyata mas anton lagi asyik onani, mungkin dia terangsang melihat pembicaraan kita”
    “ masa sih sis?” tanyaku.
    “Iya di, aku juga kaget, aku Tanya mas lagi ngapain, tapi dia pura2 seperti gak ada apa2 gitu, pikirku aku mau ngerjain dia lagi di” kata siska.
    “ oh gitu, boleh juga, yuk kita buat permainan kartu yang seru dan hot, aku lumayan hebat loh main kartunya, pokoknya bisa aku aturin deh” kataku.
    “ iya yang kalah buka baju satu persatu sesuai permintaan yang menang, gimana di?” Tanya siska.
    “ oke, sepertinya seru juga tuh”jawabku.
    “sst dia datang di”kata siska sambil mengedipkan matanya.
    Tak lama anton keluar dari kamar sambil membawa kartunya.
    “yuk kita main, bagusnya dilantai aja, mah ambilin matrasnya biar bisa duduk enak dilantai”pinta anton.
    “ ok” jawab siska dan tak lama siska dtg membawa matras dan meletakannya dibawah.
    “mas enaknya yang kalah kena hukuman ya” kata siska
    “ apa hukumannya?” tny anton.
    “ buka baju satu persatu sesuai permintaan yang menang, mau gak?”jawab siska.
    Lalu dia berbisik ke suaminya.” Aku mau buktiin si ardi ini laki2 atau banci sih, mau yam as?”
    “oh gitu, boleh juga sih, gimana mau gak di?”Tanya anton.
    “ehhm. Boleh juga, keliatannya seru juga tuh” jawabku.
    “ayou kita main” seru siska.
    Dan kami pun mulai bermain dan aku punya rencana licik,hehe
    Permainan perttama aku pura kalah dan yang jadi pemenangnya mas anton, dia memintaku membuka bajuku.
    Permainan kedua mas anton yang kalah dan siska yang menang, dia meminta anton membuka bajunya juga.
    Permainan ketiga ternyata siska yang kalah dan anton yang menang, anton kelihatan kebingungan dan akhirnya dengan berat hati meminta siska membuka gaun tidurnya sehingga sekarang siska hanya memakai bra hitam yg sexy dan cd lingerie warna hitam yang sexy.
    “wah sexy banget istri mas anton” celetukku.
    “iiya di, menurut kamu sexy ya istriku?” Tanya anton gemetar.
    “sexy banget mas, mungkin bibirku bisa bohong, tp adikku ini gak bisa bohong mas” lanjutku sambil menutupi celana bagian depanku dengan kartu.
    Kulihat wajah siska memerah.
    “udah donk kita main lagi” kata siska.
    Permainan yang keempat kubuat siska kalah lagi dan aku yang memenangkan permainan, aku meminta siska membuka bra hitamnya, dengan ragu2 dan perlahan kulihat siska membuak kaitan bra hitamnya sehingga payudaranya yang montok berukuran 36 B itu pun meloncat keluar dari peraduannya dan putingnya mengacung mengeras, kelihatannya siska sudah terangsang.
    “ck.ck.ck..indah banget mas anton payudara siska, waduh bisa gak kuat aku” kataku sambil terus kupandangi payudara siska .
    “ayo teruskan permainannya, awas ya kau ardi, akan kubalas” balas siska.
    Siska yang mengocok kartunya dan kulihat payudaranya bergoyang2 dengan indahnya, kontolku semakin mengeras kurasakan dicelanaku.
    Permainan kelima dimainkan dan yang menang ternyata siska dan dia memintaku membuka celanaku, begitu celanaku kubuka keluarlah torpedoku yang sudah ngaceng karena aku sudah tidak pakai cd.
    “wah besar sekali tuh di”kata siska, sambil tangannya menutup matanya.
    “iya di, burung kamu koq bisa besar begitu, kamu pakein apaan di?” Tanya anton kaget melihat kontolku yang besar.
    “gimana burung saya gak jadi besar, disamping saya ada siska yang telanjang bulat, mana sexy banget lagi” kataku.
    “ah kamu bisa aja di, aku jadi malu” kata siska.
    Kulihat kontolnya mas anton juga sudah ngaceng, mungkin karena situasinya membuat semua jadi tegang dan mungkin baru kali ini dia membiarkan tubuh istrinya yang cantik jadi tontonan,apalagi aku terus memuji kecantikan dan kemolekan tubuh istrinya, yah mungkin saat ini didalam hatinya berkecamuk pikiran cemburu,nafsu dan bangga karena istrinya dipuji2 olehku.
    “tapi bener loh sis, tubuh kamu indah banget loh, lihat saja kontolku sampai keras begini” kataku sambil kuelus2 kontolku.
    “ayo ah teruskan mainnya”jawab siska dengan wajah memerah karena jengah.
    Pada permainan selanjutnya aku terus memenangkan permainan dan kubuat merka telanjang bulat, karena semua sudah telanjang maka kami membuat satu pertaruhan lagi bahwa siapapun yang menang boleh meminta apapun kepada yang kalah.
    Kesempatan ini tak kusia2kan aku memenangkan permainan tersebut.
    “duh ardi lagi yang menang, kamu minta apa di?” Tanya siska.
    “apaan ya..” kataku sambil menggaruk kepala dan melirik ke tubuh siska.
    “terserah kamu di, kan kamu yang menang” kata mas anton.
    “emangnya boleh apaan aja nih, ah aku gak enak mintanya mas, takut mas anton marah..” kata ardi.
    “ apaan sih di, aku sih gak apa2, terserah kamu di..”kata mas anton.
    “ beneran nih aku boleh minta..aku mau memegang dan menyusu sama siska..boleh gak mas?” kataku sambil melirik ke arah mas anton.
    “waduh..gimana ya di..tp kamu sudah menang ya..ya udah terserah deh” kata anton keberatan.
    “gimana mas…boleh ardi pegang2 payudaraku?” teriak siska
    “gimana ya..terserah kamu aja deh ma”kata anton.
    “gimana nih mas anton, kalau gak boleh gak apa2 sih..”kataku.
    ‘ya udah aku ijinin tapi jangan lama2 ya, aku kasih 1 menit aja ya” kata anton.
    “1 menit gak terlalu cepat mas, kalau 2 menit boleh gak?”kataku
    “ya udah deh..” kata anton lagi.
    Akupun segera mendekati siska dan mulai membelai, meremas, dan perlahan kudekati payudaranya dengan bibirku, kudengar mas anton menghela napas dan siska mulai mendesis keenakan saat lidahku bermain2 di pentilnya, apalagi saat kuhisap2 dengan intens, tangannya meremas rambutku dan matanya merem melek menikmati setiap sentuhanku. Kulirik anton ternyata dia terus memperhatikanku dan kulihat kontolnya semakin teracung tanda dia juga terangsang melihat istrinya dijamah olehku.
    Kurang lebih 2 menit aku terus meremas, menghisap dan menjilati kedua payudara siska dan akhirnya kuhentikan setelah kudengar desahan suara anton.
    “oke dah selesai, terima kasih yam as..” kataku.
    “iya..” kata anton.
    “kita mau teruskan gak mainnya” tanyaku.
    “teruskan donk”kata siska.
    “aku pikir kita sudahan aja deh, takut kebablasan di” kata anton.
    “ya terserah deh mas anton” kataku.
    “ah gak seru nih, kalau gini curang dong, aku diperlakukan gak adil..terusin donk” rengek siska.
    “memangnya kamu mau balas aku sis?” kataku.
    “ya iya lah, enak aja kamu main2in punyaku aja” kata siska.
    “mas anton terusin ya mainnya…please” rengek siska.
    “ kalau mas anton gak mau terusin, biar aku yang terusin berdua sama ardi deh” kata siska.
    “oke deh kita terusin mainnya” kata anton dengan berat hati.
    Kamipun melanjutkan permainan, aku melihat payudara siska ada tanda merah bekas kecupanku, memang tadi aku sengaja membuat cupang yang banyak pada payudaranya, pentilnya kulihat telah begitu mengeras,heheh udah gak tahan dia.
    Dalam permainan ini aku sengaja membuat siska menang, aku mau tahu apa yang akan dia minta.
    “ hihi sekarang aku yang menang, aku boleh minta apapun kan?”kata siska kesenangan,
    “aku mau balas ardi, boleh ya mas anton?” Tanya siska.
    “kamu mau ngapain dia sis” Tanya anton penasaran.
    ‘tapi mas ijinin gak?” Tanya siska.
    “ tergantung..minta apaan dulu?”kata anton.
    “bener nih gak marah?” Tanya siska.
    “iya..” balas anton.
    “aku mau pegang2 burungnya ardi mas, boleh?” Tanya siska.
    “waduh..kamu gak salah sis?” Tanya anton.
    “iya mas, aku balas dia” kata siska.
    “ya udah terserah kamu aja deh” kata anton.
    “makasih yam as” jawab siska sambil mencium pipi anton.
    Perlahan siska mendekatiku dan mulai memegang kontolku, tangannya yang kecil ternyata tidk dapat menggenggam seluruh batangku. Dia terus meraba dan berusaha untuk merangsangku, wajahnya semakin didekati ke kontolku seperti sedang memeriksa setiap senti dari batang kontolku, pelan dan lembut dia mengocok kontolku, akupun mulai mendesah kenikmatan, kulihat anton semakin gelisah melihat aksi istrinya.
    “ di..burung kamu besar dan keras sekali ya, tanganku aja gak muat megangnya, kepalanya juga bulat banget kaya jamur, licin banget kepalanya, pacar kamu bisa kepayahan nih kalau dimasukkin punyamu ini”
    “gitu ya sis, emangnya kamu suka sis? Aku sih belum pernah cobain masukkin ke dalam punya perempuan, emangnya lubang perempuan kecil yam as anton?” tanyaku.
    “iii..ya di..punyamu besar sekali, tapi lubang perempuan itu elastis di, mungkin pertamanya aja agak susah.”jawab anton.
    “ayo donk udah kita lanjutin mainnya, mama koq kterusan sih?” kata anton./
    “iiiya pa sory, habisnya aku kaget liat koq ada burung sebesar ini, ini mah dua kalinya punya papa loh” kata siska lalu melepaskan pegangannya pada kontolku.
    “kamu kaget apa senang mah?” kata anton
    “yaahh…hhihi..dua2nya pah..hihi mama jadi malu”kata siska memerah.
    Kami pun melanjutkan permainan dan kali ini aku yang memenangkan permainan.
    “hehe sekarang aku balas kamu sis..tadi aku sudah kau buat enak..tapi masih kurang” kataku.
    “masih kurang gimana di?’ Tanya siska/
    “aku pernah liat di film2 blue, si perempuan hisap2 dan jilatin burung lelaki” kataku.
    “jadi kamu minta dijilati olehku di?”tny siska.
    “iya donk, menurut temanku katanya enak banget kalo dijilati sm perempuan, boleh?” kataku sambil melirik kepada mas anton.
    “ya terserah kalian aja deh, aku gak ikutan, aku mau tidur aja” kata mas anton dengan nada kesal dan beranjak menuju kamarnya.
    Akupun dan siska kebingungan saling melihat.
    “gimana nih sis?” Tanya ku.
    “udaahan aja deh mainnya di, mas anton dah marah tu” jawab siska.
    “yah curang dong kalau begitu”kataku
    “ya udah aku bayar dulu hutangku, tapi aku hisapin sebentar aj ya” kata siska.
    “mas anton, Boleh gak aku hisapin punyanya ardi sebentar aja?” Tanya siska sedikit berteriak.
    “terserah mamah aj…..” jawab anton berat hati dari dlm kamar.
    Akuupun segera duduk disofa dan meminta siska segera menjilati kontolku.
    Siskapun mulai menjilati kontolku dan menghisap2nya dengan penuh gairah.
    “ssshhh..aduh siiss…enak bgt bibir kamu….aaachhh..” desisku sengaja kukeraskan supaya kedengaran anton, aku yakin dia pasti sedang mengintip.
    Tanganku pun tak mau diam saja, mulai aku bergerilya pada payudara siska dan aku juga mulai meraba kemaluan siska, siskapun mendesis2 keenakan.
    “ooocch di..kamu nakal ya…uuuusssh..enak di…..kamu enak di diginin” kata siska seperti seorang anak kecil yang mendapatkan mainan baru.
    “ooochh..enak banget sis..ternyata kamu pintar banget menjilat ****** ya..siapa yang ajarin sih..?” jawabku.
    “pastinya suamiku yang ajarin lah..tapi batangnya lebih enakkan punyamu di..” kata siska.
    “apaan sis? Aku kurang dengar..coba kerasin lagi suaranya..”kataku
    “batang kamu besar dan enak sekali ardiii…” teriak siska.
    “mah..sudah donk..udah malam ma…” teriak anton dari kamar.
    “iiya pa..tunggu bentar ya tanggung nih..” kata siska.
    “ma..inget ya..aku bisa marah loh” kata anton lagi.
    Akhirnya kami menyudahi permainan kami dan segera kupakai pakaianku dan aku segera pamit.
    “mas anton aku pulang ya, besok kita main lagi ya..” teriakku.
    “iya di” jawab anton
    Sebelum berpisah masih sempat aku meremas payudara siska didepan pintu dan mencium bibirnya.
    “dah sana kamu pulang dulu, oh iya boleh kuminta obat tidurmu, nanti malam aku tidur ditempatmu ya.tungguin aku ya di, paling aku selesaikan sebentar saja dengan suamiku, habis itu dia paling dah tepar sampai pagi dan untuk menjaga spy dia gak bangun aku mau kasih obat tidur aja, biar dia pules, nanti kita lanjutin ya di.” Jelas siska.
    Segera kuberikan obat tidur yang tadi memang sudah kusiapkan kepada siska, dan akupun pulang.

    Benar saja kamipun melakukanya lagi malam itu dirumahku, kali ini jauh lebih hot karena kami terbawa suasana waktu main kartu tadi,mungkin ada 3 kali siska orgasme dan akupun mengalami 2 kali orgasme, kami tertawa bersama dengan bahagia, setelah itu kami tertidur dengan berpelukan dan tubuh yang telanjang
  6. #5
    mantap gan daerah mana tuh kntrkan?
  7. #6
    Penjual Sex Toys
    Bergabung
    May 2011
    Lokasi
    jakarta
    Posts
    34,934
    ane mau banget tu gan
    kayaknya ane bisa mintak juga gan
    SaFe Sex.. oR No SEX aT aLL..
    BuT StiLL Fun aNd hEaLthY...
    visit : www.hk-toys.com
  8. #7
    nikmatnya tetangga seperti siska yang pengertian.
  9. #8
    mantap gan.
  10. #9
    mantap gan embat 3 tiganya.
  11. #10
    mantap ada lnjutannya gak?
  12. #11
    ceritanya bagus banget bosss,..d tggu seri 5 nya sama ece geulis....
  13. #12
    Korban Banci
    Bergabung
    Nov 2012
    Lokasi
    suroboyo
    Posts
    12
    Bagi2 dunk Gan....
  14. #13
    Mantap..... Neh... Crita bersambung tp Ġɑ̤̈̊ bikin bete... Sukses bro
  15. #14
    Korban Banci
    Bergabung
    May 2012
    Lokasi
    jakarta
    Posts
    26
    Mantap Crita Nya,.......Bikin terbawa Suasana Bro.....
  16. #15
    woew...... keren,,,,, lanjut bro....
  17. #16
    Korban Banci
    Bergabung
    Jun 2013
    Lokasi
    banjarmasin
    Posts
    1
    mantap gan critanya, crooooooot
  18. #17
    Korban Banci
    Bergabung
    Nov 2013
    Lokasi
    kebumen
    Posts
    5
    ajiiib gan critanye ,,,
  19. #18
    Calon Banci
    Bergabung
    Sep 2012
    Lokasi
    jkt
    Posts
    237
    mau dong ngontrak di situ...............
  20. #19
    BANNED
    Bergabung
    Nov 2013
    Lokasi
    Jakarta
    Posts
    1

    Lanjutan (Ternyata yg di sini Part 1-4 di tetangga itu = Part 1 - 8)

    Nyari2 di forum tetangga, ktemu sambungannya...

    Krn bkn TS, saya post di sini aja ya...

    Malam itu kami tertidur sangat lelap dengan tubuh telanjang kami berpelukan, menjelang jam 6.30 pagi aku terbangun karena ingin buang air kecil, pelan2 kulepaskan tangan siska yang masih memeluk tubuhku, aku tidak ingin membangunkannya, dengan tubuh yang masih telanjang aku bangkit menuju ke toilet untuk buang air kecil, setelah kembali aku terdiam melihat siska yang tertidur dengan posisi terlentang, wow..sungguh pemandangan indah yang sulit kulukiskan, aku duduk ditepian ranjang disamping tubuh siska, seakan akan tak puas2nya mataku melihat setiap inchi tubuh siska yang telanjang, secara refleks kontolku tegang, sebelum aku berbuat lebih jauh otakku mempunyai ide nakal, segera kuberjalan ke laci mejaku untuk mengambil camcorder dan kutekan tombol aktif untuk mengambil video shoot dan kuletakkan ditempat yang tak diketahui siska, lalu kembali aku bergerak berbaring disamping siska dan tanganku mulai meraba payudaranya dan mengecup pundaknya, mulanya siska masih belum bergeming tapi setelah kumainkan pentil payudaranya, siskapun bereaksi..
    “ehhhmm..ardi nakal..emangnya gak ngantuk?” Tanya siska dengan mata yang masih terpejam, sedangkan tangannya bergerak mengelus punggung tanganku yang tengah meremas payudaranya.
    “ akunya sih dah ngantuk, tapi adikku ini yang nakal,hehe..coba aja kamu pegang nih..” jawabku sambil membimbing tangan kanannya ke kontolku yang tegak menegang.
    Kini posisi siska tidak terlentang lagi tapi memelukku dari sebelah kanan sembari tangan kanannya menggenggam kontolku yang tegak dengan sempurna.
    “ehhmm..aduh koq bisa gede lagi di? ****** kamu kuat banget sih di?” Tanya siska kaget.
    “sebenarnya wajar aja sih kontolku gede lagi, abisnya kamu yang cantiq bugil abis diranjangku, kamu mesti tanggung jawab nih” jawabku.
    “ehmmm kamu bisa aja, pintar banget ngerayu aku…tapi aku gak mau..aku mandi dulu ah…” jawab siska sambil berusaha bangkit dari pembaringan.
    Tapi tanganku berhasil memegang tangannya sehingga terjadi adegan tarik menarik antara aku dan siska, siska yang saat itu dalam posisi berdiri dan aku duduk ditepian ranjang, dengan adanya tarik menarik tersebut sungguh aku melihat gerakan yang sangat erotis dari siska, khususnya dari kedua payudaranya yang ikut bergoyang saat tanganya kutarik..indah sekali..tubuh siskapun melemas saat tubuhnya kutarik sekali lagi dan kini tubuhnya tepat didepanku, wajahku tepat berada ditengah-tengah payudaranya yang montoq menantang dan kedua tanganku berada di kedua pantatnya..uuuh..posisi yang menantang sekali buatku..dengan lembut kukecup kedua payudaranya dan kucium juga perutnya yang rata.
    “ehmm…ardi…kamu membuatku melayang di…aku sayang kamu di…” rintih siska.
    “ehmm..sepertinya kamu memang harus mandi sis…” kataku.
    “emang kenapa? Koq gak dilanjuti..apa aku kurang sexy?” Tanya siska sambil menggoyang-goyangkan tubuhnya sehingga kedua payudaranya bergoyang-goyang dengan indahnya..
    “ kamu sexy..sekali sayang..tapi..” kataku.
    “tapi kenapa..masih ada waktu koq..suamiku pasti masih teler??”jawab siska sambil terus bergoyang, kali ini gerakan seperti seorang striptees menari-nari dihadapanku.
    “bukan itu maksudku…tapi karena tubuhmu sudah bau sekali…bau peju!! Hehehe..sana gih mandi” jawabku sambil kuputar tubuhnya dan kupukul dengan lembut pantatnya yang montoq.
    “hu..dasar nakal kamu di..awas ya..aku gak kasih lagi loh..” jawab siska sambil merengut dan berjalan berlenggak lenggok menuju kamar mandi. Uuhh sungguh sexy nih perempuan..bathinku.
    “ bener nih aku gak dikasih lagi??” tanyaku sambil berjalan mengambil camcorderku dan membawanya ke kamar mandi untuk mengambil gambar siska yang akan mandi.
    “ aah ardi..malu ah…sana gih” kata siska sembari berusaha menutup pintu kamar mandi setelah sadar aku mengambil gambarnya saat sedang mandi.
    “ngapain mesti malu??kan seluruh tubuhmu sudah aku lihat, aku hanya ingin mengabadikan saat2 kita bersama, aku takut berpisah denganmu..” kataku.
    “koq kamu ngomong seperti itu di?? Aku akan selalu bersama kamu koq..” jawab siska sembari mendekat kepadaku dengan tubuh yang basah dan mencium bibirku.
    “iya aku percaya sama kamu, tapi boleh kan aku mengambil gambarmu sekarang, habisnya kamu seperti bidadari dari kayangan lagi mandi, sayang kan kalau tidak diabadikan?hehe” rayuku.
    “ok deh..kalau itu mau mu…ambil yang bagus ya..” jawab siska.
    “ oke..tapi kamu juga harus bergaya yang sexy donk..tenang aja pasti ada bayarannya deh..” jawabku.
    “hah.. ada bayaranya? Kamu jangan bercanda ah di..emang aku perempuan apaan pake dibayar segala..” jawab siska sambil merengut..uuhh wajahnya tambah menggemaskan sekali saat dia marah.
    “ bukan itu maksudku..pokoknya kamu akan suka deh..udah deh kamu sekarang mandi yang bersih..bersihin tuh peju di vaginamu..hehehe” jawabku sambil terus kuarahkan camcorderku ke tubuhnya yang telanjang.
    “ini kan gara2 peju kamu di..dasar..”
    Akupun terus mengambil gambarnya sampai..
    “di ayo sini mandi sama2..dah taruh gih camcordernya” ajak siska.
    “oke deh..” jawabku lalu kutaruh camcorderku ditempat yang tepat agar tetap dapat mengambil gambar lalu akupun menyusul siska mandi.
    Setelah didalam segera kupeluk siska dan kamipun saling menggosokan tubuh kami dengan sabun dan saling membilas, setelah bersih siska berjongkok didepan kontolku dan memegang kontolku lalu pelan tapi pasti kontolkupun masuk dalam mulutnya dan dengan lembutnya kontolku dihisap, dijilat dari mulai ujung kepalanya sampai dengan buah pelirnya semuanya habis disapu oleh lidah siska.
    “ohh sis….kamu makin pintar aja…kamu bikin enak kontolku aja..gak takut disodok ya sama pentunganku?aahhh” rintihku keenakan sambil kubelai2 rambutnya yang basah dan tanganku yang lainnya mengelus punggung siska.
    “iya donk…eeehhmm..abisnya ****** kamu lebih enak dari es krim sih…gede banget lagi…siapa yang takut..eehhhmmm..cup.cupp…sllruup” jawab siska sambil terus mengemut kepala kontolku.
    Setelah sekian lama siska meminta kontolku agar dimasukan kedalam vaginanya.
    “di..masukkin yu..aku dah gak kuat nih…please entotin aku di” pinta siska seperti merengek.
    “gak ah…gak mau..entar malam aja..aku takut suamimu dah bangun , lebih baik kita cepat2, kamu harus kembali secepatnya” jawabku.
    “yah nanggung donk…please di entotin aku sekali lagi…please perkosa aku di….” rengek siska.
    Rengekan siska tidak kugubris, aku langsung keluar dari kamar mandi meninggalkannya dan segera mengeringkan tubuhku dengan handuk, tak lama siskapun keluar dan kuberikan handukku kepadanya. Selama menggunakan pakaian Kami tak banyak bicara, sepertinya siska agak kecewa dengan keputusanku, pikirku biar saja, aku ingin memberi kejutan untuk dia.
    “di aku pulang ya..” kata siska.
    “oke deh..baik2 ya…aku sayang kamu sis..” jawabku.
    “huh..kamu gak sayang sama aku…” balasnya lalu mencubitku dengan gemas dan langsung bergegas menuju pintu dan keluar.
    Dalam hati aku tertawa geli, melihat tingkah pola siska yang sedang menahan bara napsu birahi dalam dirinya, sabar ya…setelah kurang lebih 2 menit akupun bergegas keluar sambil membawa camcorderku dan menuju pintu rumahnya dan mengetuk pintu rumahnya, tak lama muncul wajah dari balik tirai. Lewat mimiknya aku memastikan dia bertanya ada apa, lalu kujawab dengan isyarat untuk membuka pintu. Tak lama pintupun terbuka dan kulihat siska hanya menggunakan handuk pendek yang hanya bisa menutupi payudara dan vaginanya.
    “ada apa di?” Tanya siska lagi.
    “ aku masih ada perlu sama kamu..suamimu masih tidur?” tanyaku
    “keperluan apa? Dia masih tidur, seprtinya dia teller berat, abisnya tadi malam aku kasih obat tidur cukup banyak dalam minumannya, ada apa sih” jawab siska.
    “gak aku Cuma mau tepati janjiku..” kataku sambil kutuntun siska menuju kamarnya dimana suaminya sedang tergeletak tidur pulas sekali.
    “janji apaan sih dia?” Tanya siska penasaran.
    “kan aku janji mau bayar kamu waktu jadi model di kamar mandi, nah ini bayarannya” balasku lalu segera kutarik handuk kecil itu dari tubuhnya sehingga tubuhnya kembali telanjang dihadapanku dan dihadapan suaminya yang tengah tertidur, lalu kutaruh camcorderku ditempat yang tepat untuk merekam.
    “aih..kamu nakal banget di..jadi itu maksud kamu, kenapa gak bilang aja” balas siska.
    “surprise donk..hehehe” balasku lalu dengan cepat kubuka seluruh bajuku dan kamipun sama2 telanjang, lalu segera kurebahkan tubuh siska disamping anton, kami pun berciuman dan berpelukan dengan ganasnya disamping tubuh anton. Setelah berciuman, perlahan kuturunkan ciumanku kelehernya, terus turun menuju payudaranya, cukup lama kuhisap kedua payudaranya dan siskapun mendesah..merintih dengan cukup keras..tanpa takut suaminya mendengar..gairahnya menggelegak keluar seakan tak terbendung..pelan dan pasti ciumanku turun menuju perut dan terus menuju vaginanya, dengan lembut kucium kedua pahanya dan siska menggeliat geliat seperti ular menikmati setiap ciumanku ,aku terdiam sejenak memperhatikan vagina siska yang sekarang tepat dihadapanku, siskapun bereaksi dengan berusaha menutup vaginanya denga tangan dan menjepit kakinya.
    “ahh..ardi jangan..kotor tau..geli ah..dah masukkin aja kontolmu,please..” rintih siska.
    Tapi gerakannya dapat kutahan sehingga vaginanya tetap terbuka dihadapanku..bau vagina yang sangat khas tercium dihidungku, begitu menggodaku..
    “kan tadi dah mandi..tenang aja sis..kamu pasti suka..” jawabku.
    “gak mau ah..jijik di..” balas siska.
    “ah aku gak jijik…kamu aja gak jijik sama kontolku..sekarang kamu merem aja..nikmati aja ya…siap2..” balasku lalu segera kucium bibir vaginanya dan terus merambat kubuka bibir vaginanya dan kulihat klitorisnya kelihatan membesar, dengan lembut kujilat klitorisnya, siska yang baru pertama kali mersakan hal tersebut pada vaginanya nampak seperti orang kelojotan dan mendesah tidak karuan menahan sensasi geli bercampur nikmat.
    “aahhh…uucchh..uuchh..di…ah…geli…uuchhc..aduh di..kamu apain aku di…enak tau…” rintih siska
    “tuh kan enak…” jawabku sambil kuteruskan jilatan lembutku pada vaginanya.
    “ahhh…uuchhch..di kamu apain aku??...aaachhh…di..trus..di..” rintih siska
    “aku apain kamu?..coba kamu Tanya anton…lagi diapain kamu sama aku..ayo tanya” ledekku.
    “aaacchh…mas anton…aku diapain sama ardi mas?...uuucch.uucchh..aachh” rintih siska.
    “kamu tuh aku jilatin sis…bilang gih sama anton..” lanjutku.
    “aaachch..mas anton memekku dijilat sama ardi mas…uuchchh..enak banget mas…mas anton koq gak pernah jilatin memekku sih??...aaacchch..uussss..ardi pinter banget jilatinnya mas…ssshhhss…” rintih siska keenakan.
    “aaachch..di…aku gak kuat…aku mau keluar….di….sssshhhh..uuchch..aku keluar di…” teriak siska sambil tubuhnya menekuk dan meregang karena orgasme.
    “gak apa2 sis…keluarin aja…enakkan?”kataku.
    “sshshsh..enak banget di….kamu pinter…ah.ah.ah”jawab siska disela sela deru napasnya.
    Siskapun tergeletak lemas, aku membiarkannya istirahat sejenak dan berbaring disamping kanannya sedangkan tubuh suaminya ada disebelah kirinya ,setelah dia bisa menguasai dirinya, dia bangkit untuk duduk lalu tanpa diminta dia langsung mengemut kontolku dengan penuh napsu seakan ingin membalas perlakuanku barusan, aku membiarkan memaikan kontolku sambil pelan2 kuraba2 payudara dan seluruh tubuhnya untuk membangkitkan kembali gairahnya.
    Setelah cukup lama dia bermain dengan kontolku, segera kuminta dia untuk menungging dengan kepala menghadap ke suaminya dan dengan mantap kuarahkan kontolku ke vaginanya dan kutancapkan sedalam2nya, siskapun menjerit saat ****** besarku masuk dan dengan tekanan yang cukup cepat dank eras kutancapkan torpedoku di lubang nikmatnya. Siska menjerit, merintih menerima perlakuan dariku.
    “aahchh..di…pelan2 dii…ssshhh…aacch….kamu apain aku di….sshshhsh”jerit siska.
    “ngapain kamu??...ahhh..katanya kamu minta aku entot..hus.hus..katanya kamu minta aku perkosa…sekarang aku perkosa kamu sis…” balasku sambil kupacu kontolku dengan kecepatan tinggi dan kutekan sedalam2nya hingga terasa mentok kerahimya.
    “accchh..sshhs…di…oh…iya..di….oke di…please entotin aku diiii…please perkossa aku di….mas anton aku dientotin ardi mas..ssshhhhaaachch..aku diperkosa mas…..sshhsh…” jerit siska.
    Terus saja kupacu tubuhku seperti sedang menunggang kuda pacuan sehingga tubuh siska menempel rata pada ranjang dan hanya pantatnya yang bulat saja begitu indah menungging menikmati terjangan torpedoku.
    Tak lama siskapun menjemput orgasmenya
    “aacchchh dii…aku keluar diiii..ssshshhs..terusss di entotinnn aku….” teriak siska.
    Sekitar 10 menit kuterjang siska dengan posisi tersebut lalu aku cabut kontolku dan kuangkat tubuh siska yang lemas dan kutempatkan diatas tubuhku, akupun duduk ditepian ranjang dan tubuh siska kupangku, kontolku kembali kumasukkan kedalam vaginanya, dengan posisi tersebut aku dapat memainkan kedua payudaranya dan menghisap putingnya..siska seperti sedang mengendarai kuda, tubuhnya turun naik dan napasnya begitu berat.
    Kami pun terus berpacu hingga akupun tak dapat menahan orgasmeku..
    “aacchh..terus sis….uuchch..mas anton….istrimu pintar sekali sih….uuuchhch..cantiq…sexy….montok…pinter nyepong…. enak banget dientotnya dan….sangat pintar ngentot…uushchch…aku mau keluar siis…”rintihku.
    “ssshhh…aacchh…di…aku juga mau keluar di….tunggu aku…..yes…aacccch” teriak siska.
    Goyangan siska semakin cepat dan kuat, kontolku terasa dijepit2 oleh vaginanya…nikmatnya sungguh tak terlukiskan……tak lama kami pun menggapai puncak kenikmatan bersama2.
    “ahhcc…sis…..aku keluaarrrr sis…terus goyang sis….” Jeritku sambil kupeluk tubuh siska dengan erat dan kubenamkan dalam2 kontolku ke vaginanya.
    “aascccchhh…di…aku..juga…..enak sekali di…shhhh….” Teriak siska.
    Kamipun tergeletak lemas diranjang dengan tubuh yang masih berpelukan dan kedua kelamin kami masih bersatu seakan tak ingin berpisah, kami berciuman dengan sangat lama dan mesra sekali. Setelah itu kami tertidur cukup lama, mungkin sekitar 20 menit dengan posisi siska berada diatasku dan kelamin yang masih menyatu. Saat kami tersadar kami pun kembali berciuman dan sungguh beruntung anton masih tertidur, akupun segera beres2 untuk pulang meninggalkan siska yang melanjutkan untuk tidur disamping suaminya.
    Mohon maaf klo kalimatnya jd berantakan, maklum, teknik jeplak-ny susah, ga bs copas lngsng dr sblh...

    Edit :
    Sayang-ny tidak ditemukan lg lanjutan yg stlh ini...
    Kelihatanny thread-ny jg sudah mati di forum sebelah, last reply thn 2010 soalnya...
    Last edited by hackedhacker; 03-12-2013 at 23:38.
  21. #20
    sumpah ini cerita paling hot yang pernah gue baca....
Halaman 1 dari 2 12 LastLast

Tags for this Thread

rajacapsa.com   Bandar Bola Online   www.zonajudi.com
ib189.com

doyanpoker.com

www.bv898.com

arwanapoker.com

jeeppoker.com