Perbedaan Obat Generik Dan Obat Paten
www.diapoker.com .sayapoker.com agen bola
.www.bola54.com
.www.abcbola.com
www.galaupoker.com
sentabet.com .Judi Casino dan Togel Online Indonesia
.4playsports.com www.fansbetting.com
.www.sahabatdomino.com
pasangiklan
star88.net .BursaBet.net
www.9ikanbet.com www.9ikanpoker.com
.
.www.sports188.com
vicabet.com
www.pokervovo.com .bandar bola
.www.musikkaraoke.com
.agen poker online
.
.bandar bola
www.pokerkiukiu.com
.www.terminalbet.com www.tokopoker.com
agen judi agen judi
www.sodabet.com
Results 1 to 19 of 19

Thread: Perbedaan Obat Generik Dan Obat Paten

  1. #1
    M D V I raymond 01's Avatar
    Bergabung
    Feb 2013
    Lokasi
    Jakarta
    Posts
    763

    Perbedaan Obat Generik Dan Obat Paten

    poker uang asli

    live Score Bola Indonesia
    Dinamika pembahasan obat tak pernah ada habisnya, terlebih ketika membicarakan harga obat nan mahal di Indonesia.
    Untuk menanggulangi persoalan mahalnya harga obat, Pemerintah telah menerbitkan kebijakan kewajiban penggunaan Obat Generik bagi institusi layanan medis Pemerintah, melalui Permenkes No:HK.02.02/Menkes/068/I/2010, yang merupakan aturan baru dari peraturan sebelumnya, agar harga obat dapat terjangkau, murah, mudah didapat dan kualitasnya sama dengan obat paten ataupun obat bermerek.

    Pertanyaan dari masyarakat yang sering terlontar terkait dengan obat generik, diantaranya:
    Apa beda obat generik dan obat paten ?
    Mengapa obat generik lebih murah ?
    Apakah kualitas obat generik tidak kalah dengan obat paten?
    Apakah kualitas obat paten pasti lebih bagus dibanding obat generik ?


    PENGERTIAN :
    Untuk memudahkan perbedaan penamaan obat, terkait generik dan paten, definisi singkatnya adalah sebagai berikut:

    OBAT GENERIK:
    Adalah nama obat yang sama dengan zat aktif berkhasiat yang dikandungnya, sesuai nama resmi International Non Propietary Names yang telah di tetapkan dalam Farmakope Indonesia. Contohnya: Parasetamol, Antalgin, Asam Mefenamat, Amoksisilin, Cefadroxyl, Loratadine, Ketoconazole, Acyclovir, dan lain-lain. Obat-obat tersebut sama persis antara nama yang tertera di kemasan dengan kandungan zat aktifnya.

    OBAT PATEN:
    Adalah hak paten yang diberikan kepada industri farmasi pada obat baru yang ditemukannya berdasarkan riset. Industri farmasi tersebut diberi hak paten untuk memproduksi dan memasarkannya, setelah melalui berbagaii tahapan uji klinis sesuai aturan yang telah ditetapkan secara internasional. Obat yang telah diberi hak paten tersebut tidak boleh diproduksi dan dipasarkan dengan nama generik oleh industri farmasi lain tanpa izin pemilik hak paten selama masih dalam masa hak paten.

    Berdasarkan UU No 14 tahun 2001, tentang Paten, masa hak paten berlaku 20 tahun (pasal 8 ayat 1) dan bisa juga 10 tahun (pasal 9). Contoh yang cukup populer adalah Norvask. Kandungan Norvask ( aslinya Norvasc) adalah amlodipine besylate, untuk obat antihipertensi. Pemilik hak paten adalah Pfizer. Ketika masih dalam masa hak paten (sebelum 2007), hanya Pfizer yang boleh memproduksi dan memasarkan amlodipine. Bisa dibayangkan, produsen tanpa saingan. Harganya luar biasa mahal. Biaya riset, biaya produksi, biaya promosi dan biaya-biaya lain (termasuk berbagai bentuk upeti kepada pihak-pihak terkait), semuanya dibebankan kepada pasien.

    Setelah masa hak paten berakhir, barulah industri farmasi lain boleh memproduksi dan memasarkan amlodipine dengan berbagai merek. Amlodipine adalah nama generik dan merek-merek yang beredar dengan berbagai nama adalah obat generik bermerek. Bukan lagi obat paten, lha wong masa hak paten sudah berakhir. Anehnya, amlodipine dengan macam-macam merek dan kemasan harganya masih mahal, padahal yang generik haraganya sekitar 3 ribu per tablet. Inipun menurut saya masih mahal.


    OBAT GENERIK BERMEREK:
    Adalah obat generik tertentu yang diberi nama atau merek dagang sesuai kehendak produsen obat. Biasanya salah satu suku katanya mencerminkan nama produsennya. Contoh: natrium diklofenak (nama generik). Di pasaran memiliki berbagai nama merek dagang, misalnya: Voltaren, Voltadex, Klotaren, Voren, Divoltar, dan lain-lain.

    Nah, jelaslah bahwa obat generik bermerek yang selama ini dianggap obat paten sebenarnya adalah obat generik yang diberi merek dagang oleh masing-masing produsen obat. Dan jelas pula bahwa pengertian paten adalah hak paten, bukan ampuh hanya karena mahal dan kemasannya menarik.


    PERBANDINGAN
    Dari sekilas penjelasan di atas, nampaklah bahwa khasiat zat aktif antara obat generik dan obat generik bermerek adalah sama sejauh kualitas bahan dasarnya sama. Contoh: misalnya saja kalian punya pabrik obat bernama cakmoki farma, yang memproduksi Natriun diklofenak dalam 2 produk. Yang satu obat generik, namanya otomatis Natrium diklofenak dengan nama produsen cakmoki farma. Adapun produk obat generik bermerek menggunakan nama yang dipertimbangkan agar mudah laku di pasaran, misalnya saja mokivoltar. Otomatis kualitas khasiat kedua obat Natrium diklofenak yang diproduksi cakmoki farma sama saja, soalnya membeli bahan dasar dari tempat yang sama dengan kualitas yang sama pula. Bedanya hanya pada nama, kemasan dan tentunya harga. Yang satu Natrium diklofenak generik dengan harga yang sudah ditetapkan sesuai peraturan dan satunya mokivoltar dengan harga lebih mahal, sesuai pangsa pasar dan segala lika-likunya.



    Masih banyak pertanyaan serta opini seputar obat generik dan obat bermerek, terutama terkait kualitas dan harganya.

    Akhirnya, tak ada salahnya kita belajar kepada negara lain yang telah mapan dalam memberikan informasi terbuka kepada khalayak, misalnya India, agar bangsa Indonesia lebih memahami seluk beluk obat dan berhak menentukan pilihan sesuai situasi dan kondisi masing-masing pengguna jasa layanan kesehatan.

    Silahkan berbagi.

    Semoga bermanfaat.
    Kekayaan itu penting tapi sehat jauh lebih penting,
    Tanpa hidup sehat, apalah arti hidup bahagia,
    Tubuh sehat, adalah awal suksesmu.
  2. # ADS
    Circuit advertisement
    Bergabung
    Always
    Lokasi
    Advertising world
    Posts
    Many
    BursaBet
     

  3. #2
    Korban Banci
    Bergabung
    Aug 2013
    Lokasi
    solo
    Posts
    52
    oke makasih gan infonya
  4. #3
    nice info gan... lumayan tambah2 ilmu
  5. #4
    Korban Banci
    Bergabung
    Jul 2013
    Posts
    24
    Oooohhhh rupanya begitu yach.......ternyata hanya trik dagang doank (Cuma jual merk) pdhl khasiatnya sama.
  6. #5
    wah info yang sangat bermanfaat. jadi tau deh! ntar kl mo bli obat gw tanya2 dulu deh ama yang jual, "tu obat generik ato bukan"
  7. #6
    Meneer VOC
    Bergabung
    Sep 2013
    Lokasi
    Indonesia
    Posts
    39
    Wow........nice info gan, rupanya selama ini yg di beli cuma merk doank (mahal= bagus), pdhl khasiatnya sami mawon.
  8. #7
    Korban Banci
    Bergabung
    Oct 2013
    Lokasi
    indonesia
    Posts
    12
    ooo gitu ya.......... ane pernah ngobrol sama dokter katanya dalam obat ada semacam zat yang bisa mempercepat obat itu diserap... nah katanya kalo obat paten zat nya itu lebih bagus dibanding obat generik.... apa betul gitu gan?
  9. #8
    M D V I raymond 01's Avatar
    Bergabung
    Feb 2013
    Lokasi
    Jakarta
    Posts
    763
    Quote Originally Posted by badsextor View Post
    ooo gitu ya.......... ane pernah ngobrol sama dokter katanya dalam obat ada semacam zat yang bisa mempercepat obat itu diserap... nah katanya kalo obat paten zat nya itu lebih bagus dibanding obat generik.... apa betul gitu gan?
    Obat generik bermerek yang selama ini dianggap obat paten sebenarnya adalah obat generik yang diberi merek dagang oleh masing-masing produsen obat.
    Dan jelas pula bahwa pengertian obat paten adalah hak paten, bukan ampuh hanya karena mahal dan kemasannya menarik.


    Adapun mengenai zat yg terdapat pd obat paten (di banding obat generik) yg katanya utk mempercepat obat itu di serap oleh tubuh, dapat saya katakan => itu trik marketing doank supaya obatnya cepat laku (Biasanya MedRep/produsen iming2 sesuatu ke dokter agar produk obatnya banyak di resepkan).


    Penjelasannya seperti ini:
    Obat dapat terbagi menjadi dua jenis:
    1. Obat yang bersifat basa lemah
    2. Obat yang bersifat asam lemah.

    Kedua jenis obat ini harus diperhatikan untuk menilai apakah obat ini baik dikonsumsi sebelum atau setelah makan.

    Pada dasarnya, semakin obat itu cepat diserap, maka semakin cepat obat itu bekerja, dan semakin baiklah obat itu dikatakan (mujarab).

    Obat basa lemah akan cepat diserap tubuh dalam kondisi basa, sedangkan obat asam lemah akan diserap dengan cepat jika dalam keadaan asam.

    Tubuh manusia memiliki saluran pencernaan tempat lewatnya obat peroral (obat yang masuk lewat mulut - usus) yang memiliki kondisi keasaman yang berbeda-beda.

    Kondisi normal lambung manusia adalah asam (pH= 2-4) dan kondisi usus manusia cenderung basa dengan pH sekitar 5-8. Jadi, obat basa lemah akan cepat mengalami absorpsi (penyerapan) di dalam usus, dan obat asam lemah akan cepat diserap di dalam lambung.

    Banyak faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kecepatan penyerapan obat ke dalam darah untuk disampaikan ke organ target untuk bekerja.

    Salah satu faktor yang dapat memodifikasi kecepatan penyerapan obat adalah dengan mengubah tingkat keasaman lambung dengan makanan.

    Ketika makanan memasuki lambung, maka tingkat keasaman lambung berkurang sehingga cenderung sedikit basa dan keadaan ini baik untuk penyerapan obat basa lemah.

    Oleh karena itu, agar obat basa lemah cepat diserap, maka dokter menganjurkan untuk mengkonsumsi obat tersebut setelah makan. Karena dengan masuknya makanan ke lambung, obat basa lemah dapat diserap tanpa harus mencapai usus terlebih dahulu yang membutuhkan waktu kira-kira 1-4 jam.

    Berbeda halnya dengan obat asam lemah, obat jenis ini lebih baik dikonsumsi sebelum makan alias ketika lambung dalam keadaan kosong atau asam. Sehingga dokter akan meminta pasien untuk mengonsumsi jenis obat asam lemah sebelum makan agar diserap dengan cepat oleh lambung.

    Semoga bermanfaat...
    Kekayaan itu penting tapi sehat jauh lebih penting,
    Tanpa hidup sehat, apalah arti hidup bahagia,
    Tubuh sehat, adalah awal suksesmu.
  10. #9
    Korban Banci
    Bergabung
    May 2012
    Lokasi
    A, A
    Posts
    11
    informasi seperti ini yang ditakutkan oleh industri farmasi pemegang hak paten. tks infonya, benar-benar tercerahkan
  11. #10
    Korban Banci
    Bergabung
    Feb 2012
    Lokasi
    jakarta
    Posts
    10
    kalo ngga salah ingat sih bro,pernah dibilangin sama teman yg medreps,sebenarnya isi/komposisinya antara obat generik dan obat paten (generik bermerk) sama saja,cuma saat proses produksinya apanyaa gitu yang beda,sehingga daya kerja obat generik dengan obat generik bermerk beda (obat generik bermerk "biasanya" daya kerjanya lebih cepat dari obat generik biasa,misalnya kalo kita sakit gigi,minum asam mefenamat dengan minum mefinal kan lebih cepat reaksinya kalo minum mefinal,padahal isi dan kadarnya sama persis)
  12. #11
    M D V I raymond 01's Avatar
    Bergabung
    Feb 2013
    Lokasi
    Jakarta
    Posts
    763
    Quote Originally Posted by bluemind View Post
    kalo ngga salah ingat sih bro,pernah dibilangin sama teman yg medreps,sebenarnya isi/komposisinya antara obat generik dan obat paten (generik bermerk) sama saja,cuma saat proses produksinya apanyaa gitu yang beda,sehingga daya kerja obat generik dengan obat generik bermerk beda (obat generik bermerk "biasanya" daya kerjanya lebih cepat dari obat generik biasa,misalnya kalo kita sakit gigi,minum asam mefenamat dengan minum mefinal kan lebih cepat reaksinya kalo minum mefinal,padahal isi dan kadarnya sama persis)
    Terima kasih bro atas sumbang sarannya.....

    Jika kita bertanya kpd seorang medrep tentu jawabannya akan seperti itu, bahwa obat paten lebih bagus drpd obat generik krn dia di gaji utk memasarkan produk obat paten.
    Tapi jika kita bertanya kpd seorang apoteker, farmakolog, lulusan fakultas farmasi atau sarjana farmasi, jawabannya pasti akan beda bro.


    Sekedar ilustrasi aje (Bukan iklan lho........),

    A. Obat generik dgn komposisi Asam Mefenamat 500 mg.





    B. Obat Paten dgn merk: Mefinal, komposisi Asam Mefenamat 500 mg, di keluarkan oleh Sanbe Farma.





    C. Obat Paten dgn merk: Ponstan, komposisi Asam Mefenamat 500 mg, di keluarkan oleh Pfizer.


    Satu hal lagi, faktor sugesti & psikologis sangat berperan penting akan kesembuhan suatu penyakit.
    Last edited by raymond 01; 14-12-2013 at 03:21. Alasan: Biar rapi
    Kekayaan itu penting tapi sehat jauh lebih penting,
    Tanpa hidup sehat, apalah arti hidup bahagia,
    Tubuh sehat, adalah awal suksesmu.
  13. #12
    Korban Banci
    Bergabung
    Dec 2013
    Lokasi
    Jakarta
    Posts
    14
    Terimaksih infonya gan,
  14. #13
    Info yg bermanfaat
  15. #14
    Korban Banci
    Bergabung
    Apr 2014
    Lokasi
    Makassar
    Posts
    10
    obat generik lebih murah
  16. #15
    Korban Banci SBYudhoyono's Avatar
    Bergabung
    May 2014
    Lokasi
    Cikeas
    Posts
    52
    Saya pikir penggunaan obat khususnya antibiotik perlu dievaluasi lagi bagi para dokter/dokter gigi. Hal ini dikarenakan bahaya resistensi dari bakteri yang saat terjadi. Isu ini sudah dibahas di tingkat global dan Saya rasa para dokter tidak lagi menjadikan antibiotik sebagai obat dewa. Apalagi masyarakat umum yang suka membeli antibiotik langsung di apotek tanpa resep dokter.

    Oh ya kalau Saya pribadi lebih suka pakai obat generik. Lebih murah tapi khasiat sama. Supaya memberi teladan ke masyarakat. hehe
  17. #16
    Nice inpoooooooooooooooooh,
  18. #17
    Korban Banci
    Bergabung
    Oct 2013
    Lokasi
    balikpapan
    Posts
    10
    makasih om in formasinya amat sangat berharga
  19. #18
    Korban Banci
    Bergabung
    Oct 2013
    Lokasi
    balikpapan
    Posts
    10
    semoga ada info info yang penting lainnya dan berharga
  20. #19
    Korban Banci
    Bergabung
    May 2012
    Lokasi
    Jakarta
    Posts
    93
    mo tny aja ama ts atau ama agan2 yang laen, kl kita mo beli obat daftar K untuk dijual lagi dimana yah? yang asli n murah serta boleh beli nya dikit2 aja...krn ane ada toko obat, krn sampe sekarang ane jual obat daftar K untung nya mepettt bgt (ane tau kl mo jual daftar K hrs pake ijin, tp mo bilang apa, namanya jg cari rejeki n ga nipu)... kl ada saran terima kasih
  21. #20
    M D V I raymond 01's Avatar
    Bergabung
    Feb 2013
    Lokasi
    Jakarta
    Posts
    763
    Quote Originally Posted by sukapembokat View Post
    mo tny aja ama ts atau ama agan2 yang laen, kl kita mo beli obat daftar K untuk dijual lagi dimana yah? yang asli n murah serta boleh beli nya dikit2 aja...krn ane ada toko obat, krn sampe sekarang ane jual obat daftar K untung nya mepettt bgt (ane tau kl mo jual daftar K hrs pake ijin, tp mo bilang apa, namanya jg cari rejeki n ga nipu)... kl ada saran terima kasih
    Bukan bermaksud menggurui.......

    Setau saya obat daftar K tidak ada, yg ada adlh obat dgn logo K (dulu di sebut daftar G = Obat harus resep dokter).

    Menurut Permenkes RI No. 949/Menkes/Per/VI/2000, golongan obat terdiri:
    1. Obat Bebas
    2. Obat Bebas Terbatas
    3. Obat Keras
    4. Obat Narkotika
    5. Obat Psikotropika

    Kalau agan punya toko obat dan ingin mencari nafkah disana, sebaiknya agan memiliki izin (kecuali kalau agan cuma jualan iseng belaka sambil mengisi waktu luang), krn jualan obat itu hampir mirip dgn jualan rokok => Modal gede untungnya tipis.

    Dengan memiliki izin tentunya agan bisa berhubungan langsung dgn PBF dan obat di jamin asli, disamping itu agan jg bisa menjual produk pendukung seperti: alkes, kosmetik, perlengkapan bayi dsbnya.

    Kalau punya modal berlebih, mungkin bisa membuka apotek kecil2an (yg penting bisa memenuhi standar OWA), atau ikut Franchise/waralaba APOTEK K-24, Griya Farma, Kimia Farma dsbnya.

    Semoga membantu.
    Kekayaan itu penting tapi sehat jauh lebih penting,
    Tanpa hidup sehat, apalah arti hidup bahagia,
    Tubuh sehat, adalah awal suksesmu.
tokepoker.com   Bandar Bola Online   www.zonajudi.com
arwanapoker.com

doyanpoker.com

jinpoker.com
www.bolavegas.com

jeeppoker.com

SoundCloud Indonesia